
Saat ini Max dan Hana sedang berkeliling di mall mencari hadiah yang pas untuk di berikan pada Sila nanti malam.
"Kita mau cari apa sih sebenar nya sudah dari tadi berkeliling gak ada satupun yang dapat"ujar Max mulai kesal karna semua isi mall tersebut sudah mereka kelilingi.
"Bisa sabar tidak sih nama nya hadiah harus yang spesial"ucap Hana.
"Lalu sekarang kita mau kemana lagi sudah hampir semua toko kita masuki"ucap Max.
"Aku juga bingung"ucap Hana kikuk di balas tatapan datar dari Max.
"Sedari tadi kau juga belum tau apa yang ingin kau berikan pada nya"tanya Max di jawab cengengesan oleh Hana karna benar.
"Kau ingin aku bunuh Reyhana"geram Max karna kaki nya sudah sakit berkeliling dari tadi.
"Memang nya kau tau apa yang ingin kau berikan pada nya"tanya Hana membuat Max terdiam karna ia juga tidak tahu.
"Begini saja kau ingat-ingat dulu Sila menginginkan apa biar itu saja yang kita beli"ucap Max pada akhir nya.
"Aku juga tidak tahu karna sejak kami membuka cafe kami tidak pernah lagi membeli apapun karna kami sudah tahu bagaimana rasanya mencari uang sendiri maka dari itu kami jarang membeli barang jika tidak di butuhkan"ucap Hana dengan jujur.
Max mengangguk karna ia juga merasakan nya jika dulu Hana akan selalu mengajak nya belanja kini hanya ke cafe membantu di sana.
"Kita belikan tas dan jam tangan saja untuk nya biasa nya kan cewek suka dengan barang seperti itu dari pada kita keliling tidak jelas seperti tadi"ucap Max.
"Ya sudah itu saja aku juga bingung mau membelikan apa"jawab Hana.
Akhir nya mereka membeli tas dan jam tangan mahal untuk Sila sebagai hadiah,untuk sahabat nya Hana tidak akan segan mengeluarkan banyak uang hanya membeli hadiah karna bagi nya memberikan nya pada mereka juga sekali setahun jadi dia tidak pernah mempermasalahkan jika tentang harga.
"Kita makan dulu aku lapar"ajak Hana.
"Kau kira hanya kau saja yang lapar aku juga sedari tadi berjalan tidak jelas begitu mana kaki ku sedikit sakit lagi"protes Max.
"Hehe maaf sebagai ganti nya aku yang akan mentraktir mu"ucap Hana.
Kini mereka berdua duduk di salah satu restoran tak jauh dari mall tersebut dan memesan makanan untuk mereka.
"Kapan kalian jadi nya pulang"tanya Hana pada Max.
"Sekitat tiga hari lagi"ucap Max.
"Kenapa jadi cepat pulang bukan kah kalian dua minggu di sini"tanya Hana karna tadi ia tak sengaja mendengar pembicaraan papa dan om itu.
"Entah lah seperti nya masalah perusahaan"ucap Max.
"Kau tinggal saja di sini dulu masih libur juga"ucap Hana.
__ADS_1
"Hanya satu minggu lagi,,lagi pula aku juga akan membantu papa mana tahu papa butuh bantuan ku bukan"ucap Max di balas cibiran oleh Hana yang mendengar perkataan sepupu nya tersebut.
"Sejak kapan kau jadi anak penurut begitu"tanya Hana.
"Semua orang akan berubah pada waktu nya tahu"jawab Max ketus.
"Bagus lah jika kau berubah begini agar om dan tante gak pusing dengan tingkah mu lagi"ucap Hana.
"Cih seperti kau saja yang gak begitu"cibir Max.
Mereka akhir nya mengakhiri pembicaraan dan mulai makan dengan diam mungkin karna sudah lapar, selesai makan mereka kembali ke rumah sudah sore.
"Tumben suami mu sudah di rumah"tanya Max menatap mobil Regan sudah terparkir di sana.
"Mungkin pekerjaan nya sudah selesai maka nya dia pulang lagi pula kan sekanga mahasiswa juga sedang libur jadi gak terlalu banyak pekerjaan nya"jelas Hana turun dari dalam mobil setelah mobil mereka berhenti di belakang mobil milik Regan.
"Sudah pulang"tanya Regan menatap Hana.
"Hmm"dehem Hana sambil kepala nya mengangguk.
"Mama dan papa kemana"tanya Regan karna saat ia kembali tidak ada siapa pun di rumah.
"Mungkin sebentar lagi baru pulang"jawab Hana.
"Mas ingin teh"tanya Hana pada Regan.
"Jam berapa kalian akan pergi nanti"tanya Regan menatap Hana.
"Setelah makan malam mas"jawab Hana di angguki Regan.
"Mas benar gak mau ikut"tanya Hana menatap Regan karna ia sudah mengatakan nya pada Regan.
"Kalian saja yang pergi"ucap Regan,bagaimana tidak menolak ajakan istri nya jika semua isi nya nanti teman-teman mereka yang ada dia yang paling tua di sana.
"Baiklah"ucap Hana mengangguk.
Tak lama orang tua Hana dan Max kembali ikut berkumpul dengan mereka yang duduk di sofa.
"Kenapa lama sekali pulang nya"tanya Hana menatap papa nya.
"Ada masalah sedikit di perusahaan"ucap mama Hana di angguki Hana.
"Kalian kenapa pada ngumpul di sini"tanya mama Max menatap mereka bertiga.
"Kami juga baru kembali dan duduk di sini ma"jawab Max.
__ADS_1
Setengah jam berbincang akhir nya mereka masuk ke dalam kamar masing-masing begitu pun dengan Hana dan Regan.
"Mas mau mandi sekarang"tanya Hana.
"Nanti saja"ucap Regan duduk di sofa.
"Kalau begitu aku mandi duluan"ucap Hana di angguki Regan.
Hana masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuh nya lebih dulu,lima belas menit ia pun keluar dari sana dengan pakaian santai.
"Apa ada masalah"tanya Hana menatap Regan.
"Duduk di sini"ucap Regan menepuk sofa tersebut menyuruh Hana duduk di samping nya.
"Kenapa"tanya Hana.
"Minggu depan mas akan keluar kota mengisi seminar di sana selama seminggu karna ada beberapa kampus"jelas Regan.
"Lalu"tanya Hana.
"Kamu gak papa mas tinggal di sini dulu"tanya Regan.
"Tidak masalah"ucap Hana mengangguk.
"Kalau belum masuk kuliah mas akan mengajak mu juga sekalian jalan-jalan"ucap Regan.
"Lain kali kita akan pergi"ucap Hana di angguki Regan.
Saat jam makan malam tiba mereka pun ikut bergabung dengan yang lain nya di meja makan,setelah selesai makan Hana langsung ke kamar nya untuk bersiap ke acara ulang tahun Sila.
"Kau akan pergi menggunakan baju itu"tanya Regan menatap datar ke arah Hana yang memakai rok begitu pendek.
"Hmm aku belum pernah memakai nya maka nya aku ingin memakai nya sekarang"jawab Hana menatap penampilan nya di cermin.
"Ganti pakai saja gaun yang panjang"ucap Regan.
"Ck aku tidak suka memakai gaun"dengus Hana.
"Kau mau pergi atau tidak"ucap Regan menatap Hana dengan dingin membuat Hana menciut seketika,ia pun mengambil gaun panjang sesuai dengan ucapan Regan membawa nya ke kamar mandi untuk di pakai.
.
.
.
__ADS_1
Halo kakak semua jangan lupa baca juga cerita Mencintai Lelaki Yang Sama(Nikah Paksa) dan cerita lain nya yah.
Juga like,vote dan komen nya serta tekan Rite bintang 🌟🌟🌟🌟🌟 nya yah agar Author lebih semangat lagi.