
Setelah hari pernikahan mereka Regan memutuskan untuk tinggal di rumah nya sendiri karna ia ingin hidup mandiri sekalian agar kedua nya bisa semakin dekat, Saat ini mereka sedang membersihkan rumah yang akan mereka tinggali walau awal nya Hana menolak namun melihat Regan menatap nya dingin membuat nyali nya menciut.
"Haiss kenapa juga sih ini rumah berdebu begini malah yang membersihkan nya cuma berdua doang gak rame-rame"gerutu Hana yang sedang menyapu lantai.
"Ini rumah juga kenapa besar sekali kan susah buat bersihin nya malah gak ada pembantu lagi,kalau begini tiap hari yang ada gua akan tua sebelum waktu nya membersihkan semua nya sendiri belum lagi yang lain nya,kalau saja gak pindah dari rumah mama hidup gua senang-senang aja kalau makan ya ambil saja gak perlu masak kalau rumah kotor ada yang bersihin"omel Hana yang bicara tak henti-henti membuat Regan geleng kepala mendengar nya.
"Kerjain saja gak usah mengomel tak jelas begitu"ucap Regan.
"Gimana gak ngomel ini rumah besar nya minta ampun yang isi cuma berdua gak ada pembantu lagi siapa yang akan membersihkan rumah ini setiap hari pak"ucap Hana ketus.
"Tentu saja kau yang membersihkan nya"ucap Regan santai.
__ADS_1
"Wah anda santai sekali mengatakan nya pak Regan yang terhormat"ucap Hana menatap tajam ke arah Regan.
"Itu kan sudah tugas mu Reyhana sebagai istri pasti kau tau bukan apa yang akan kau kerjakan"ucap Regan.
"Enak saja bapak bicara memang nya gua ini pembantu pak Regan apa"protes Hana.
"Yang bilang pembantu siapa kau bukan kau yang membersihkan nya siapa lagi yang tinggal di sini kan kita berdua"ucap Regan.
"Nanti kita bagi tugas biar cepat"ucap Regan di angguki Hana dengan cepat.
"Lagi pula pak Regan pelit amat sih sewa pembantu dua doang"dengus Hana membuat Regan menatap Hana datar.
__ADS_1
"Bukan pelit tapi kita akan belajar hidup mandiri dulu jika nanti sudah punya anak baru saya akan mencari pembantu agar ada yang membantu mu mengurus rumah"ucap Regan.
"Ehh pak itu masih lama kali lagi pula siapa juga yang mau punya anak bapak gak lihat apa kalau saya ini masih kecil"ucap Hana ketus.
"Usia kamu sudah bisa memberikan saya anak saya ingin cepat memiliki anak karna usia saya sudah semakin tua"ucap Regan.
"Salah bapak sendiri kenapa dari dulu gak menikah dan baru menikah sekarang malah nikah sama anak kecil lagi"ucap Hana ketus yang di balas tatapan dingin oleh Regan.
Regan berjalan mendekati Hana membuat Hana gelalapan hingga membuat nya tak sadar melangkah mundur karna langkah Regan semakin mendekat ke arah nya hingga tubuh nya terhenti tepat di tembok.
"Jangan mendekat"ucap Hana menatap Regan yang kini berada di depan nya.
__ADS_1
Regan hanya menatap Hana dan mengukung Hana di depan nya dengan kedua tangan nya membuat Hana gugup ingin keluar tapi kaki nya seolah tak bisa berjalan karna gugup mata nya bahkan tidak berani menatap Regan hingga hanya bisa menunduk menatap lantai.