
"Kita akan membahas ini di rumah saja tidak baik di sini masih banyak orang juga ini pesta keluarga"ucap Regan di angguki Hana.
"Kalian sudah selesai makan"tanya mama Hana menghampiri kedua nya dengan makanan di tangan nya yang baru saja ia ambil.
"Baru saja mah"jawab Hana.
"Mama makan dulu sudah lapar dari tadi"ucap mama Hana segera menyantap makanan nya setelah di angguki kedua nya.
"Mama dan papa gak datang mas"tanya Hana menatap Regan karna mertua nya itu belum juga datang.
"Mungkin sebentar lagi"jawab Regan.
"Mereka datang terlambat karna tiba-tiba ada urusan mungkin sebentar lagi akan datang"jelas mama Hana karna ia sudah mendapat kabar dari sahabat nya tersebut.
"Ma apa benar jika Sila dan Max akan ikut ke luar negeri juga"tanya Hana penasaran meski Sila sudah menjelaskan nya.
"Seperti nya begitu kau tau jika Max anak satu-satu nya juga"jawab mama Hana.
"Tetapi Sila juga begitu ma"ucap Hana.
"Walaupun Sila juga begitu tetapi status nya sekarang sudah berbeda ia telah menikah sebagai seorang istri kemana pun suami nya mengajak nya tinggal harus ikut"jelas mama Hana di angguki Hana karna ia juga merasakan nya namun ia berharap Sila tinggal di sini karna ia tidak mau kedua sahabat nya jauh dari nya.
Saat mereka sedang berbincang-bincang setelah mama Hana menyelesaikan makan nya mama Regan menghampiri mereka bertiga.
__ADS_1
"Mama baru datang"tanya Hana menyalami mertua nya begitu juga dengan Regan.
"Iya sayang mama dan papa tadi ada urusan sebentar"jelas mama Regan.
"Ayo duduk"ajak mama Hana pada sahabat nya tersebut.
"Bagaimana kabar kalian"tanya mama Regan.
"Kami baik ma"jawab Hana.
"Belum ada kabar baik untuk kami kah"tanya mama Regan menatap anak dan menantu nya.
"Mama doakan saja semoga secepat nya"ucap Hana dengan senyum di wajah nya membuat kedua wanita yang tidak muda itu lagi tersenyum lebar mendengar nya.
Regan yang mendengar ucapan istri nya tersebut menatap Hana intens ia tidak mau memberikan harapan palsu pada sang mama yang memang begitu ingin cepat mendapatkan cucu.
"Kenapa"tanya Hana pada Regan.
"Kamu benar-benar ingin cepat memiliki anak atau hanya ingin menyenangkan mama saja"tanya Regan dengan wajah serius.
"Hmm aku sudah memikirkan nya ingin cepat memiliki anak"jawab Hana.
"Benarkah"tanya Regan dengan wajah senang nya karna sebenar nya ia juga ingin cepat memiliki anak namun seperti sebelum nya ia tidak mau memaksa istri nya itu.
__ADS_1
"Hmm"dehem Hana mengangguk kan kepala nya tersenyum samar ikut senang melihat wajah bahagia suami nya itu.
"Terimakasih,kita akan merawat nya bersama dengan baik nanti"ucap Regan memeluk Hana erat.
"Mass,,,"ucap Hana pelan menepuk pundak Regan sedikit kuat karna Regan memeluk nya begitu erat membuat nya sesak.
"Maaf mas terlalu senang"ucap Regan melepaskan pelukan nya.
"Tidak perlu sekuat itu juga kali mas"dengus Hana dengan kesal.
"Hehe maafkan mas sayang"ucap Regan mengelus pipi Hana yang memerah.
"Kalian berdua kenapa"tanya mama Hana menatap putri dan menantu nya.
"Gak papa ma"jawab kedua nya kompak segera kembali duduk seperti semula.
"Kalau ingin mesra-mesra an jangan di sini banyak orang"ucap mama Regan menggoda kedua nya yang kini terlihat tak sungkan lagi satu sama lain.
.
.
.
__ADS_1
Halo kakak semua jangan lupa like,vote dan komen nya yah😄.