
Mobil milik Regan berhenti tetap di belakang mobil milik Hana,ia keluar dari dalam mobil nya dan membuka pintu mobil Hana membuat Hana terkejut dengan tindakan Regan bahkan ia juga terkejut melihat Regan ada di depan nya.
"Mas Regan"ucap Hana keluar dari dalam mobil.
"Siapa Han"tanya Max menatap Hana karna ia memang tidak mengenal Regan sama sekali maka dari itu bertanya.
"Dia.."ucap Hana.
"Harus nya saya yang bertanya anda siapa kenapa anda bisa pergi dengan istri saya"potong Regan menatap Max dengan tajam.
"Dia suami kamu"tanya Max menatap Regan lalu menatap Hana.
"Hmm"dehem Hana di balas anggukan oleh Max berjalan lebih dulu masuk ke dalam rumah membiarkan suami istri tersebut di luar.
"Dia siapa kenapa ia bisa masuk ke rumah begitu saja"tanya Regan datar.
"Sepupu ku mas nama nya Max,ayo masuk ke dalam"jawab Hana menarik tangan Regan masuk ke dalam.
"Kenapa kau tidak mengatakan nya jika kau pergi bersama nya,bukan kah aku sudah mengatakan pada mu agar pulang jangan sore"ucap Regan.
"Aku sudah menelpon mas tadi tapi tidak angkat"ucap Hana.
__ADS_1
"Lagian ponsel mas di mana rupanya aku juga mengirim pesan untuk mas"tambah Hana.
"Aku tadi ada rapat di kampus dan tidak sempat melihat ponsel ku"jelas Regan karna memang ia belum melihat ponsel nya sama sekali.
"Kalau begitu bukan salah ku lagi"ucap Hana membuat Regan terdiam.
"Regan"ucap papa Hana tersenyum tipis menatap menantu nya sudah datang.
"Pa"ucap Regan menyalami mertua nya tersebut.
"Sini duduk gabung dengan kami"ajak papa Hana di angguki Regan segera ikut duduk.
"Ini adik nya papa om nya Hana"ucap papa Hana mengenalkan adik nya tersebut.
"Tidak masalah Om"ucap Regan.
Hana sendiri meninggalkan para lelaki tersebut ke kamar nya untuk membersihkan tubuh nya lebih dulu,selesai ia keluar dengan pakaian santai menuju dapur di mana mama dan tante berada.
"Buat kan minum untuk suami mu dan lain nya Han"suruh mama Hana.
"Iya ma"ucap Hana segera membuatkan minum untuk para lelaki tersebut.
__ADS_1
"Tante kira kau masih manja saja Hana"ucap tante Hana menatap Hana sedikit terkejut karna ia tahu bagaimana Hana yang begitu di manjakan oleh kedua orang tua nya bahkan ke dapur pun jarang.
"Sekarang tidak lagi dia sudah menikah harus bisa semua terutama masalah dapur,ada suami yang harus dia urus belum lagi nanti jika ia mempunyai anak harus serba bisa"jelas mama Hana.
"Mama apaan sih"ucap Hana kesal. Ia segera mengantarkan minuman tersebut ke ruang tamu dimana para lelaki itu sudah sibuk berbicara bisnis.
"Kenapa dengan wajah mu"tanya Max menatap Hana yang terlihat kesal.
"Tidak papa"ketus Hana.
"Dasar aneh"cibir Max namun tak di hiarukan Hana sama sekali. ia kambali pergi dari sana setelah selesai dengan tugas nya.
Tujuan nya adalah kolam berenang di belakang untuk menghilangkan rasa kesal nya namun otak nya berpikir tentang apa yang di katakan oleh mama nya juga teringat perkataan kedua sahabat nya tersebut kembali teriang di kepala nya.
.
.
.
Halo kakak baca juga cerita Mencintai Lelaki Yang Sama(Nikah Paksa) dan cerita lain nya yah.
__ADS_1
Jangan lupa untuk Like,vote dan komen nya serta Rite bintangπππππ nya juga.