Menikah Dengan Musuh Kesayangan

Menikah Dengan Musuh Kesayangan
eps. 2 MDMK


__ADS_3

Aku melajukan motor ku dengan cepat,, memutari arena,, garis finish sudah di depan mata... Aku menambah kecepatan dan...


'What ?! Aku kalah ? Nichol lebih dulu melintasinya,,, Argh... bagaimana bisa ?' Batinku bertanya-tanya.


Ya.. Aku kalah cepat! Nichol sudah lebih dulu melewati garis finish. Rasanya kesal, ingin marah namun juga ingin menangis. Kesepakatan yang sudah dibuat dan disetujui tidak mungkin dibatalkan lagi.


Aku turun dari motor dengan kecewa, menghampiri yang lain, dan seketika teman-temanku mengerubungiku.


"Lo kalah, Jess..." Ucap mereka terheran-heran.


"Iya iya,, tau gw..." Ucapku dengan kesal sambil batin terus mengumpati kekalahanku.


Nichol berjalan mendekatiku, dan membawaku ke tengah arena. Aku pasrah dengan kesepakatan ini.


"Oke guys,,, gw minta perhatiannya sebentar... ada pengumuman buat kalian..." Teriak Nichol membuat semua anggota berkumpul.


"Ada apa ? Kek serius banget..." Ucap mereka berbisik.


Aku mendekat pada Nichol dan berbisik, "Tanding sekali lagi yuk? Tanding panjat tebing gimana? ditebing beneran.." Bisikku membujuk Nichol agar mengulang pertandingan.


"Kesepakatan awal ngga bisa lu rubah! suka atau ngga, kita udah sepakat! Jadi lu harus terima!" Jawab Nichol dengan tegas.


"Ck. iya iya, terima gw!" Ucap ku kesel menjauh kan badan dari Nichol.


"Berhubung gw menang,, dan dia kalah... sesuai kesepakatan..." Ucap Nichol terpotong-potong. "Kita... damai sama grup Black Rose,,, dan untuk balasannya..." Ucap Nichol membuat orang terkejut.


"Balasannya apa ?" Tanya Christy dari grup Devil.


"Jangan bilang kalo Jessi ngorbanin diri dia..." Ucap Ryan membuat orang terkejut.


"Good Job,,, tepat sekali... dia bilang kalo dia bakal ngabdi sama gw seumur hidup..." Ucap Nichol membuat semua orang terkejut dan terheran-heran.


"Lo kira gw polwan,,, yang ngabdi sama lu doank..." Bantah ku. "Gw masih punya hak ya ngatur lu,,, karena kemarin bukan ini kesepakatannya..." Lanjutku.


"Sama saja,, sayangku..." Ucap Nichol membuat ku jijik.


"Sayang-sayang pala lu peyang..." Ucapku ketus dengan melipat kedua tangan didepan dada dan membuang muka.


"Trus apa donk ?" Tanya Anne sambil makan keripik.

__ADS_1


"Mau gw atau lu yang ngasih tau..." Ucap Nichol.


"Gu.. Gu.. Lu aja.." Ucap ku gagu.


"Oke,,, tanggal 2 February 2012 lu semua dateng ke acara gw,, di bali..." Ucap Nichol membuat orang bingung.


"Acara apa ?" Tanya Christyn.


"Naik apa ?" Tanya Anne.


"Lu yang bayarin kan ?" Tanya Bryan.


"Acara pernikahannyage sama si tengil ini" Jawab Nichol sambil menyentil kepalaku.


"Sakit b*g*" Ucapku sambil mengusap-usapbagian yang sakit.


"Semua fasilitas nya gw yang nanggung..." Lanjut Nichol membuatku kaget dan yang lain juga ikut kaget.


"Lo gila ya ? Gw yakin lu belum minum obat sih... Keluarga gw aja belum tau..." Ucap ku merasa tak percaya apa yang di katakan oleh Nichol.


"Wih... selamat ya..." "Ngga ngira ternyata Jessi suka musuh sendiri" Ucap semua orang pada ku dan Nichol.


"Ngaku aja lu udah suka gw sejak lama 'kan?" Tanya Nichol merasa pede dengan tebakannya.


Aku tak habis pikir dengan jalannya pikiran Nichol. Ini gila sih... Aku kira bakal ditutup tutupin buat rencana nikah ini, dan menikah diam-diam, Tapi dia .. membuat pesta dan membayar semua tanggungannya! HuOrang Kaya memang beda!


"Tau ah,,, gw mau balik dulu... capek..." Ucap ku menghindari situasi.


"Kok pergi ?" Tanya teman-temanku.


"Di suruh pulang sama ibu,,, lu pada makan aja sepuasnya... yang bayar si Nichol,,, kalo gak mau ancem aja..." Ucap ku lalu pergi.


Ntah,,, mereka mengikuti perintah ku atau tidak,, yang pasti hari ini dia harus berdompet tipis.


Aku pulang ke rumah,, dan langsung pergi tidur. Hari ini aku sangat lelah,,, lelah pada kenyataan hidupku.


Keesokan paginya...


Aku berangkat kuliah,,, aku berpamitan pada ibuku lalu pergi. Sesampainya di kampus,,, aku pergi ke kanti terlebih dulu dan memesan minuman sambil mengerjakan skripsi.

__ADS_1


"Oi..." Ucap seseorang sambil menepuk pundak ku.


Aku menengok ke samping. "Anne... Christyn..." Panggil ku.


"Masih sibuk aja sama nih tugas,,, gw juga masih di anggurin..." Ucap Anne.


"Ya... gw mah mau lulus,,, emang elu... kagak mau lulus ngajak-ngajak gw..." Ucap ku menyinggung Anne.


"Enak aja..." Ucap Anne.


"Oiya... ngomong-ngomong makasih loh... gara-gara lu grup kita damai,,," Jelas Christyn.


"Walau harus ngorbanin lu..." Ucap Anne dan Christyn secara bersamaan,,, lalu tertawa.


"Iya sama-sama..." Ucapku. "Gimana acaranya kemarin ?" Tanyaku.


"Nichol berubah,,, dia jadi baik banget... sumpah dijajanin anak-anak sama dia..." Ucap Anne.


"Trus... dompetnya ?" Tanyaku lagi.


"Pastinya dompetnya kosong,,, dia sampe kesel karena itu..." Ucap Christyn.


"Hhh... baru pembalasan awal,,," Ucapku.


"Tapi lu sama dia cocok tau,,, demi dah..." Ucap Christyn.


"Kalo ngomong suka ngasal kau..." Bantah ku.


"Yee... gak caya,,, cocok kan, ne..." Ucap Christyn sambil menyenggol Anne.


"He'em... cocok bet kek romeo and juliet..." Jawab Anne,,, lalu mereka tertawa bersama lagi.


"Tau lah... gw mau ke kelas, bentar lagi masuk..." Ucap ku sambil membereskan barangku lalu pergi.


"Ya ngambek masa... hahahaa.." Ucap mereka lalu tertawa lagi.


Mereka memang dekat,,, tapi karena beda grup dan ada permasalahan diantara grup kami,, mereka jadi jauh. Aku terpaksa menerima tantangan itu demi perdamaian,, walau ku akui Nicholas memang tampan. Argh... lupakan.


Aku berjalan masuk ke kelas,, tak lama dosen masuk dan kelas di mulai.

__ADS_1


__ADS_2