Menikah Dengan Musuh Kesayangan

Menikah Dengan Musuh Kesayangan
eps. 37 MDMK


__ADS_3

Keesokan harinya...


Aku bangun pagi dan membuat sarapan.


Dari atas Ia turun menggunakan pakaian casual dan bukan jas.


"Nggak kerja?" Tanyaku sambil menuangkan jus untuknya.


"Kerja..."


"Kok pakai baju itu... bukan nya udah gw siapin bajunya?"


"Dibalikin lagi,, males ke kantor..." Ucapnya


"Boleh lah bantu-bantu..." Ucapku.


"Nggak..."


"Hmmpphh.. Awas kau nanti..." Ucapku kesal.


Selesai sarapan, Nichol pergi ke ruang kerjanya, sedangkan aku membereskan pekerjaan rumah.


Saat aku membereskan rumah, tiba-tiba ada orang yang masuk tanpa permisi.


Aku menghampirinya, "Anda bisa lebih sopan lagi?" Tanyaku menegurnya.


"Siapa ya? Berani banget negur gw.." Ucap wanita itu.


"Saya pemilik rumah ini.." Ucap ku.


"Pemilik rumah atau pembantu? Cepet ambilin minum..." Ucapnya, dengan sabar aku mengambilkannya minum dan memberikan kepadanya.


"Cari siapa?"


"Nicholnya ada? kalo ada panggilin, bilang aja cewenya dateng..." Ucapnya sambil duduk di sofa padahal aku tidak menawarkannya untuk duduk.

__ADS_1


"Sibuk... Mending pergi..." Jawabku.


"Ngusir gw?" Tanya nya.


"Iya, kenapa?! Gak suka?! Mau ribut?!" Tanyaku dengan nada geram.


"Lo..." Ia menyiramkan air yang ada di gelas kepada ku dan melempar gelasnya hingga mengenai jidad ku.


"NICHOL-!!!!" Aku berteriak memanggil Nichol. "Lo... sekarang keluar dari rumah gw..." Ucapku sambil menarik tangannya.


Saat Nichol turun, wanita itu pura-pura terjatuh, ia mulai bersandiwara.


"Kenapa ini?" Tanya Nichol.


Sebelum aku menjawabnya, Wanita itu lebih dulu berakting, "Dia tak suka kepadaku, dia menamparku... hiks.. hiks.." Ucapnya.


"Dih... sa'ae lu ngarangnya jubaedah... lu jatoh sendiri jugak..." Bantahku.


"Jessi..." Panggil Nichol.


"Apa"


"GW GAK SALAH DAN GW GAK NGELAKUIN HAL KAYAK GITU" Ucapku dengan tegas.


"Coba reka ulang adegannya.." Ucapnya.


Aku pun tak keberatan, "Dia duduk di kursi ini, terus nyiram gw, trus gw tarik buat dia keluar abis gitu dia jatoh.." Jelasku sambil mereka ulang kejadian.


"Dia mendorongku Nichol..." Ucap wanita itu.


"Mana tampar menamparnya? Coba gimana cara lu nampar dia.. gw pen liat.." Ucap Nichol.


"Oke.." Aku mendekat pada wanita itu, lalu menampar pipinya sangat keras hingga bunyi nya bergema di ruangan.


"Bagus... ini namanya kenyataan bukan akting belakang..." Ucap Nichol. Lalu Nichol memanggil penjaga yang ada di depan, untuk menyeret wanita itu keluar.

__ADS_1


"Jangan sampai wanita ini datang ke sini..." Pesan Nichol pada penjaga, setelah itu penjaga membawa wanita tadi keluar, wanita itu terus meronta tak ingin pergi, namun aku masa bodo.


"Sayang... kau ini ingin menggodaku?" Bisik Nichol lalu menggendongku. Aku mengalungkan tanganku ke lehernya dan bersender pada pundaknya.


Nichol membawaku ke kamar, dan menempatkan ku diranjang lalu ia mengobati luka ku.


"Lain kali kalo ketemu tuh cewe jangan di kasih hati, trus jangan percaya sama tuh cewe walaupun dia ada bukti..." Ucap Nichol.


"Kenapa?"


"Buktinya semuanya palsu, dia ratu drama di kampus dulu... Gak ada orang yang percaya sama dia, jadi lu jangan percaya juga..." Ucap Nichol


"Owh.."


"Dah.. lu istirahat aja, biar gw yang melanjutin cucian..." Ucap Nichol.


"Makasih..."


"Hmm..." Ia mencium keningku lalu pergi.


________________________________________


📌ÑØTƏ :


Hai semua...


😓Maaf maaf maaf buat kalian semua...


🤕Karena jarang up, trus kalo up dikit...


🤕Aku sibuk...


😭Yang biasanya sabtu & minggu ku cari referensi buat up cerita, tapi ini malah numpuk ngerjain tugas..


😭Jadi jarang up...

__ADS_1


😓Sekali lagi maaf ya...


☺💖Makasih juga yang udah support aku...


__ADS_2