
Pukul 16.00
Setelah sholat ashar,, aku bersiap-siap untuk pergi ke bogor
"Bell... Bella... udah belom..." Teriakku.
"Iya kak,, udah nih..." Ucap nya sambil menghampiri ku. "Naik apa kak ke sana ?" Tanya Bella.
"Mobil..." Jawab ku.
"Berdua ?" Tanyanya lagi.
"Nggak berombongan ..." Jawabku
"Sempit donk ?"
"Gak tau juga, dek..." Ucap ku sabar. "Ya udah yuk,,, Kakak dah ijin ke Ibu,," Ucapku,, menggandeng tangan Bella dan sebelahnya lagi mendorong koper mini.
Saat keluar, aku melihat ada Nichol. "Eh... lu kok gak bareng yang lain ?" Tanyaku.
"Jemput lu,, lama banget gw nunggu..." Ucap Nichol.
"Lh... Maaf,,, gw gak tau..." Ucapku menunduk.
"Udah lah lupain,,, cepet masuk... kalo gak ntar kemaleman..." Ucap Nichol memasukkan koperku ke bagasi.
Aku duduk di sebelah bangku kemudi dan Bella di belakang. Lalu Nichol menjalankan mobilnya. Di perjalanan suasana terasa hening,,, Bella tertidur pulas,, Nichol fokus menyetir dan aku hanya menatap jalanan yang ramai dengan kendaraan.
"Nichol..." Panggil ku.
"Hnnn..." Masih fokus menyetir.
__ADS_1
"Kalo misalnya gw pengen ngajar cita-cita boleh gak ?" Tanya ku.
"Pertanyaan bodoh macam apa itu ? Ya boleh lah..." Ucap Nichol. "Ngapain juga gw ngelarang lu,,, itu cita-cita lu..." Ucap Nichol.
"Kan biasanya cewe yang udah nikah cuman di rumah..." Ucapku. "Kan percuma gw belajar lama,, kalo ujungnya di rumah..." Ucap ku sewot.
"Iya tau,,, gw masih baik aja ngasih lu ngejar cita-cita,,, asal gak boleh lalai..." Ucap Nichol. "Harus sesuai dan sepadan sama bakat..." Ucap nya lagi.
"Iya tau..." Ucap ku.
"Emang cita-cita lu apaan ?" Tanya Nichol.
"Traveler..." Jawabku.
"Oh... Pake biaya sendiri loh,,, ntar gw gk mau bayarin..." Ucap Nichol. "Lagi pula lu kan ngambil jurusan kedokteran, ngapain jadi traveler" Lanjut Nichol.
"Iya sih, tapi barang kali ilmu kedokteran gw kepake buat ngebantu orang kan ngga sia-sia.. Gw juga yakin bisa ngelakuin dua hal itu" Ucap ku percaya diri.
"Bodo..." Ucap ku kesal. "Suka-suka gw dong, mampu atau ngga nya asal gw yakin sama kemampuan gw pasti bisa..." Jelasku. "Lagian gw juga ngga bakal nyusahin lu"
"Iya iya... terserah lu dah,," Ucap Nichol pasrah.
Setelah itu suasana kembali hening dan Nichol kembali fokus ke depan,, sedangkan aku memakan cemilan.
Setelah perjalanan panjang yang cukup melelahkan,, akhirnya kami sampai di bogor. Disana sudah ada teman-teman ku. Aku dan Bella menyapa mereka,, "Hai... semua..." Ucapku.
"Wah... dengan siapa tuh..." Ucap Anne menggelitik.
"Pantas lama,,, berduaan dulu toh..." Ucap Christyn memutar jenuh bola mata.
"Apaan sih..." Ucap ku malas.
__ADS_1
"Hhh... malu dia..." Ucap Anne sambil tertawa bersama Christyn
"Hai manis..." Sapa Christyn kepada Bella.
"Hai kak Christyn..." Sapa balik Bella.
"Eh... si manis ikut toh,,, kamu liburan di sini dek..." Ucap Anne.
"Iya kak..." Ucap Bella sembari senyum.
"Kamu tumben gak nyariin Ryan..." Ucap Christyn.
"Emang kak Ryan ikut ?" Tanya Bella.
"Ikut donk kn acara grup, pasti dia ikut..." Ucap aku, Anne dan Christyn secara bersamaan.
"Hhh... kalian masih sama seperti dulu..." Ucap Bella sambil terkekeh. "Boleh tolong cariin dia ?" Tanya Bella.
"Bentar,,, aku panggilin dulu ya..." Ucap Christyn menghampiri Ryan.
"Ehemmm...." Suara deheman dari sampingku.
Aku menoleh ke samping terlihat Nichol dengan ekspresi yang cukup menyeramkan.
"Enak banget ya,,, asala turun... lu kira gw babu lu..." Ucap Nichol kesal.
Aku melihat ke bawaan Nichol,, "Astaga... maaf aku gak sengaja..." Ucap ku merebut koper dari tangannya.
"Tapi niat..." Lanjutku dibarengi Anne dan Bella lalu kami tertawa.
"Siapa yang mencariku ?"
__ADS_1