Menikah Dengan Musuh Kesayangan

Menikah Dengan Musuh Kesayangan
eps. 20 MDMK


__ADS_3

Aku pergi menemui clienku, ia mungkin sudah menungguku terlalu lama, karena tadi aku harus ganti baju terlebih dahulu dan jalanan lumayan ramai.


"Maaf, sudah membuat anda menunggu lama...'' Ucapku menyalaminya.


"Tidak apa,,," Ucapnya.


"Jadi langsung saja kita mulai..." Ucapku duduk di depannya. Ia memulai pembicaraannya dan memberikanku dokumen-dokumennya, sambil mendengarkan aku membaca isi dokumennya.


(PROV. JESSICA)


Aku sudah duduk diam di apartement ini cukup lama, aku mulai bosan.


"Tasya..." Panggilku.


"Iya kak..." Ia menengok ke arahku.


"Keluar yuk... kakak bosen nih..." Ucapku.


"Tapi ntar tasya diomelin kak nichol kalo ngajak kakak keluar..." Ucapnya.


"Ayo lah... urusan kakakmu nanti biar aku yang nanggung, emang kamu gak bosen apa cuman nonton beginian sepanjang waktu...." Ucapku masih membujuk.


"Bosen sih... tapikan..."


"Tuh kan, udah gak usah pikirin kakak kamu, aman deh nanti kamu gak bakal diomelin..." Ucapku.


"Bener ya... tasya gak bakal dihukum sama kak nichol..." Ucapnya.


"Iya... nanti kalo kamu dihukum aku hukum balik kakak kamu..." Jawabku. "Udah sana kamu siap-siap..." Lanjutku.


"Oke..." Tasya beranjak dari tempatnya dan bersiap-siap, begitupun juga aku.



Jadi aku ganti pakaian dan pakai 👆👆👆


Selesai bersiap-siap, aku dan tasya pergi ke mall untuk refresing, aku ke mall naik taxi.


"Tasya mau apa?" Tanyaku ke Tasya.


"Umm... pergi ke tempat makan itu,kak..." Ucapnya menunjuk salah satu resto yang ada di mall itu.


"Oke..." Aku menurut pada Tasya. Kamipun ke resto itu dan memesan makanan.

__ADS_1


"Tasya sering ke sini? sampai hafal daftar menunya..." Tanyaku.


"Iya,,, Kak Nichol yang sering ngajak aku kesini..." Jawabnya.


"Oh ya? Kak Nichol itu gimana sih kalo menurut tasya?" Tanyaku lagi.


"Dia tuh baik, perhatian, lucu, pinter walau sering ngeselin..." Jawabnya.


"Kamu punya kakak dua kan? Nichol sama Laura?" Ucapku.


"Iya... kok kakak tau sih..." Ucapnya.


" Tau donk... apa sih yang kakak gak tau..." Ucapku membanggakan diri.


"Isi hatinya kak nichol... kaka pasti gak tau..." Jawabnya.


"Mmm... kalo itu sih... umm... kakak juga tau..." Ucspku ragu-ragu.


"Apa?"


"Gak ah... takut salah..." Ucapku.


Saat kami asik ngobrol tiba-tiba Nichol datang ntah dari mana.


"Nichol/Kakak?!" Aku dan Tasya merasa kaget.


"Kalian... siapa yang ngijinin keluar?" Ucapnya.


"Gw, kenapa? Gak boleh? Lo kira gw gak bosen apa? Bosen tau... Ya akhirnya gw ajak aja Tasya buat nemenin gw..." Jelasku.


"Haduh... Tasya,,, bener gitu?" Nichol bertanya pada Tasya dan tasya hanya mengangguk. "Oke... gw maafin..." Ucapnya lalu duduk depanku. Ia memesan minuman.


Tak lama setelah itu pesanan kami datang, kami menyantapnya.


"Siapa yang mau bayar makan nih?" Tan Nichol.


"Elu lah... masa gw..." Ucapku.


"Hmmm..."


"Tasya abis ini pengen kemana?" Tanyaku.


"Nonton..." Jawabnya.

__ADS_1


"Oke... abis ini kita pergi nonton..." Jawabku.


Setelah kami makan, kami pergi nonton.


.


.


.


Habis nonton kita ke granmed karena aku harus mencari beberapa buku untuk menyelesaikan skripsiku.


"Masih banyak skripsi lu?" Tanya Nichol sambil memantau adiknya.


"Gak sih, tinggal dikit..." Jawabku sambil mencari buku.


"Owh..."


Saat aku menemukan buku yang aku cari dan ingin mengambilnya, Nichol lebih dulu mengambilkannya.


"Lah kok..."


Tak lama tasya datang menghapiri kami dengan membawa buku yang sudah ia pilih.


"Tasya dah selesai pilih bukunya?" Tanyaku.


""Iya..." Jawabnya.


"Bentar ya, aku mau cari satu buku lagi..." Ucapku pada tasya dan ia hanya mengangguk. Aku mengambil sebuah novel setelah itu aku menghampiri tasya dan nichol.


"Udah ketemu bukunya?" Tanya Nichol.


"Iya udah nih..." Ucapku. Setelah itu aku membayar buku-bukunya.


"Tasya pulang gih.... Bunda nyariin kamu..." Ucap Nichol pada tasya. "Lagian kamu jadi nyamuk disini..."


"Uang?" Ucap tasya menyodorkan tangannya dan nichol memberiknnya uang. "Nah gitu donk..." Ucap tasya. "Ya udah... kak nichol, kak jessi... tasya balik dulu ya..." Ucap tasya berpamitan padaku dan nichol.


"Hati-hati..." Ucapku.


"Dah yuk..." Ucap Nichol mengajakku sambil menggandeng tanganku.


"Eh... kemana?" Tanyaku.

__ADS_1


__ADS_2