Menikah Karena Dijebak

Menikah Karena Dijebak
Baikan


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


*****


Setelah Ares keluar dari ruang rapat itu El juga ikut keluar dengan menggandeng tangan Najwa begitupun Rania yang ikut keluar.


Najwa merasa seneng banget kala tangannya di genggam sama suaminya tapi tiba tiba senyum Najwa meredup kala melihat Rania berjalan dengan mengimbangi langkah El untuk membicarakan hasil rapat barusan, sedangkan Najwa merasa tidak suka saat melihat suaminya berinteraksi dengan Rania yang berpakaian kurang bahan, posisi mereka sekarang sedang jalan bertiga beiringan dengan El yang berada di tengah tengahnya.


"Ih siapa sih wanita itu kelihatannya deket banget sama mas El mana pakaiannya minim banget lagi" gumam Najwa dalam hati karena kesal melihat El berinteraksi dengan sekertarisnya padahal El hanya membahas masalah hasil rapat tadi.


"Owh ya udah besok lusa kamu ikut aku ke bali untuk mengecek pembangunan Resort yang ada di sana" ujar El yang langsung diiyakan oleh Rania.


"Baik tuan" jawab Rania dengan girangnya, sedangkan Najwa tampak bengong apa tadi katanya suaminya ingin pergi kebali bersama wanita lain.


Setelah itu El langsung masuk ke dalam ruangannya bersama dengan Najwa sedangkan tangan El sedari tadi masih setia menggenggam tangan Najwa.


"Perempuan yang tadi itu siapa sih mas?" tanya Najwa setelah masuk ke dalam ruangan suaminya.


"Dia seketarisku namanya Rania" jawab El dengan duduk di kursi kebesarannya.


"Mas El memang bener kalau lusa mas El mau pergi ke bali dengan wanita itu?" tanya Najwa yang sebenernya tidak setuju jika suamianya akan pergi kebali bedua dengan wanita lain.


"Iya memangnya kenapa?" tanya El yang mulai memerikasa bekas berkas yang sudah menupuk di atas mejanya.


"Gak boleh mas pergi berdua dengan lawan jenis yang bukan mukhrimnya" ujar Najwa memberitahu.


"Tapi dia harus ikut kerena dia kan sekertarisku" jawab El.


"Tapi mas kenapa harus berdua sih nanti jatuhnya dosa apalagi penampilan wanita itu sangat minim siapa tau ajakan nanti mas El jadi ke goda sama wanita itu" ujar Najwa dengan duduk cantik di atas sofa.


mendengar perkataan dari istrinya El langsung menaruh berkas yang tadi sempat di pegangnya ke atas meja lalu El berdiri dari kursi kebesarannya untuk mendekati Najwa. "Kalau aku mau udah dari dulu aku sama Rania tapi sayang aku gak kegegoda olehnya, asal kamu tau ya aku bukan laki laki gampangan yang mau kepada setiap wanita, lagian Rania sebagai sekertaris harus siap ikut denganku kemana pun aku pergi" jawab El yang ikut duduk di samping Najwa.


"Ya tetep aja mas itu gak boleh, pokoknya mas El gak boleh pergi berdua dengan siapa tadi namanya Rania ke bali"

__ADS_1


"Kamu kok jadi ngatur aku sih lagian aku ke bali itu karena urusan kerja bukan mau ngapa ngapain"


"Aku itu cuma gak mau suamiku pergi berdua dengan wanita lain nanti jatuhnya fitnah jadi gak boleh mas, siapa tau aja kan mas El khilaf jadi biar terhindar dadi dosa mas El gak boleh pergi beduaan dengan Rania" ujar Najwa yang kekeh gak memperbolehkan suaminya pergi dengan Rania.


"Kamu cerewet banget sih lagian aku itu sedang ada pembangunan Resort di bali"


"Ya udah kalau gitu Najwa harus ikut"


"Kamu itu udah kaya bodyguardku aja sih kemana mana ngintilin mulu" ujar El dengan geleng geleng kepala.


"Ya biarin lagian aku gak mau kalau suamiku ini berduaan dengan wanita lain, aku ingin ikut supaya suamiku ini terhindar dari dosa" jawab Najwa sedangkan El merasa lemah dengan wanita yang berada di depannya yang sialnya adalah istrinya sendiri, apalagi kalau Najwa udah bawa bawa nama suami rasanya El mudah luluh.


"Ya udah terserah kalau mau ikut biar kita sekalian honey moon disana" jawab El dengan berbisik yang langsung membuat wajah Najwa merona merah, padahal Najwa gak sama sekali fikiran untuk ke sana.


"Ih apa sih mas mesum banget pikirannya kesana mulu apa lagi kalau mas El hanya pergi berdua dengan wanita itu" ujar Najwa yang memikirkan jika suaminya yang mesum itu akan pergi kebali hanya berdua dengan wanita lain, sedangkan El langsung menggetok kepala Najwa karena bisa bisanya istrinya berfikir yang tidak tidak tentangnya padahal El gak pernah aneh aneh dengan wanita lain.


"Awhhh sakit tau mas" keluh Najwa kala El menggetuk kepala istrinya.


"I...ya maaaf mas siapa tau aja kan namanya juga laki laki"


"Jangam samakan aku dengan laki laki di luaran sana, lagian kamu udah tau dosa tapi kenapa malah berbicara berduaan dengan ikan ikan itu" ujar El yang masih kesel dengan istrinya.


"Iya Najwa minta maaf mas lagian Najwa pikir bicara di tempat umum jadi gak pa pa, tapi kalau mas Ek gak ngebolehin aku janji gak akan mengulanginya lagi" jawab Najwa dengan menggenggam tangan suaminya. "Sekali lagi maafin Najwa ya mas" ujar Najwa dengan memelas sehingga membuat El jadi gak tega untuk bersikap cuek terus menerus dengan istrinya lagian Najwa itu udah khalal untuknya.


El jadi gemes banget melihat Najwa yang memelas gitu. "Iya sayang tapi janji ya jangan di ulangi lagi" ujar El dengan menarik Najwa kedalam pelukannya, uhhhh perasaan Najwa jadi berbunga bunga kala suaminya bersikap semanis itu pakai memanggilnya sayang pula bikin Hati Najwa bergetar saja, dan berada di pelukan suaminya Najwa jadi merasa nyaman.


"Mas El harus percaya dong sama Najwa lagian setelah mas El mengucap ijab qobul hati dan perasaan serta diri Najwa ini sudah milik mas El sepenuhnya"


NYESS


Seketika perkataan Najwa bikin hati El jadi adem memang ya Najwa ternyata pintar merayu suaminya 😁😁.


"Benarkah?" tanya El dengan perasaan yang susah buat di jelasin, intinya El seneng aja Najwa berkata seperti itu.

__ADS_1


"Iya Najwa udah sah jadi istrinya mas El jadi mulai saat ini jangan bahas lagi laki laki lain di dalam pernikahan kita" ujar Najwa yang di angguki oleh El. "Lagian itu gak baik mas, dengan mas El membawa bawa nama laki laki di dalam rumah tangga kita itu sama aja dengan mas El selalu mengingatkan Najwa dengan laki lak lain" tambah Najwa lagi.


"Iya ya sayang" jawab Bima dengan memencet hidung Najwa karena gemes selanjutnya El malah mendarat bibirnya di bibir merah merona milik istrinya.


"Emmmm" gumam Najwa yang sedikit terkejut dengan ulah suaminya, bukan apa apa Najwa hanya takut aja jika ada orang yang tiba tiba masuk ke dalam ruangan suaminya.


Dan benar saja tiba tiba Rania masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.


CEKLEKKK


"Maaf tuan" ujar Rania yang melihat tuanya sedang berciuman dengan Najwa.


El langsung melepas tautan bibirnya kala melihat sekertarisnya itu masuk sedangkan Najwa merasa malu banget karena ke gep sedang berciuman. "Kamu itu bisa gak sih ketuk pintu dulu sebelum masuk" bentak El dengan kesal.


"Ma....maaf tuan saya lupa" jawab Rania dengan menunduk.


"Ya udah ada apa?" tanya El dengan datar.


"Ini ada berkas yang harus anda tanda tangani tuan" ujar Rania dengan memperlihatkan sebuah berkas yang ada di tangannya.


"Taruh aja di meja" titah El.


"Baik tuan" Rania segera menaruh berkas itu di atas meja tuanya. "Saya permisi tuan" ujar Rania yang langsung keluar dari ruangan El.


"Huhh ya ampun hampir aja copot nih jantung di bentak sama tuan, lagian tuan itu beneran sudah menikah ya sama wanita tadi" gumam Rania setelah menutup pintu ruangan El.


"Ini semua gara gara kamu tau gak sih mas, main cium sembarangan kan Najwa jadi malu" ujar Najwa yang malah menyalahkan suaminya, belum juga El menjawab perkataan istrinya tiba tiba ada seorang gadis cantik memasuki ruangan El, gadis itu dengan senyum cerianya langsung memeluk El begitu saja sehingga membuat wajah Najwa menjadi masam.


Huhhh baru aja tadi mereka baikan udah ada gadis cantik yang main peluk suaminya aja.


BERSAMBUNG


MANA LIKE KOMEN VOTENYA BUAT AUTHOR

__ADS_1


__ADS_2