
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN
******
Seharusnya penerbangan jakarta - yogya tidak sampai dua jam tapi karena Riska dan Ken harus bersiap terlebih dahulu lalu setelah itu baru ke bandara dan dari bandara barulah terbang ke yogya, sesampainya di bandar udara internasional adisutjipta barulah Riska dan Ken menuju ke hotel tempat Putrinya menginap.
Sesampainya Di sana Ken langsung menghubungi Bryan untuk menanyakan dimana putrinya berada tapi Bryan malah tidak bisa di hubungi, karena kebingungan akhirnya Ken dan Riska meminta rekaman CCTV hotel dengan alasan Putrinya dalam bahaya.
Akhirnya pihak hotel memperlihatkan CCTVnya, Ken dan Riska melihat kejadian yang sesungguhnya, dalam rekaman CCTV itu memang tidak terdengar begitu jelas suaranya yang ken dan Riska tau sebelum putrinya jatuh pingsan di situ juga ada Bryan dan seorang laki laki yang mengenakan pakaian muslim, di dalam rekaman itu terlihat Bryan sangat marah dan pergi begitu saja meninggalkan Nesya dengan seorang laki laki lalu setelah itu putrinya malah jatuh pinsan dan selanjutnya laki laki itu terlihat agak ragu ragu untuk menolong Nesya, akhirnya laki laki yanv berpakaian muslim seperti seorang kiyai itu mengangkat Nesya lalu membawanya ke dalam kamar hotel nomer 104.
Tanpa basa basi Ken dan Riska langsung menuju ke kamar nomer 104, saat ini jam sudah menunjukkan pukul lima pagi, sampainya di kamar itu Ken dan Riska langsung masuk begitu saja karena mereka sudah mendapatkan kunci cadangan dari pihak hotel.
Setelah Pintu di buka Ken dan Riska merasa terkejut karena Ken dan Riska melihat seorang laki laki yang baru saja selesai dengan sholatnya, sedangkan laki laki itu juga sama terkejutnya karena tiba tiba kamar hotelnya dibuka oleh orang asing.
"Maaf anda siapa ya kenapa bisa masuk kedalam kamar ini?" tanya seorang laki laki itu yang ternyata adalah gus Ikhsan anak dari seorang kiyai dari kota solo, kebetulan sekali Ikhsan ke yogya karena ada panggilan untuk mengisi ceramah di suatu acara.
"Seharusnya kami yang tanya kamu itu siapa? kenapa kamu membawa anak gadis kami ke dalam kamar, sudah kamu apain putri kami" jawab Ken yang melihat putrinya terbaring di atas ranjang.
"Owh jadi itu Putri anda, maaf tuan saya tidak berbuat apa apa dengan putri anda, saya cuma menolongnya karena semalam tiba tiba Putri anda jatuh pingsan" ujar Ikhsan dengan jujur karena memang Ikhsan tidak berbuat apa apa dengan Nesya sedangkan Ken dan Riska sebenernya percaya dengan perkataan laki laki yang saat ini berada di depannya karena laki laki itu terlihat orang yang baik, Ken dan Riska juga melihat Putrinya dalam keadaan baik baik saja dengan bajunya yang masih utuh dan Ranjang pun masih tanpak rapi.
"Ya mana kami tahu, kan kalian semalaman di dalam kamar hanya berduaan" balas Ken dengan pura pura pura tidak percaya sedangkan Nesya yang mendengar suara keributan jadi terbangun dari tidur nyenyaknya.
Setelah Nesya bangun betapa tetkejutnya dia karena Nesya melihat kedua orang tuanya yang mendadak ada di yogyakarta.
__ADS_1
"Mamah, papah" panggil Nesya dengan muka bantalnya. "Kok mamah sama papah tiba tiba berada disini?" tanya Nesya.
Riska langsung menghampiri putrinya ke arah ranjang lalu segera memeluknya. "Sayang kami datang kesini karena mengkhawatirkanmu, kami telah mendapat laporan dari seseorang jika kamu membawa seorang laki laki dalam kamar hotel, apa itu benar?" jawab Riska dengan balik bertanya dengan Putiknya yang manja itu.
Nesya tanpak bingung dengan perkataan mamahnya karena seingatnya Nesya gak pernah membawa seorang laki laki dalam kamar hotelnya. " hah nggak kok mah Nesya gak pernah berbuat seperti itu"jawab Nesya dengan jujur karena Nesya memang benar tidak penah memasukkan seorang laki laki ke dalam kamar hotelnya.
Tiba tiba Nesya terperanjat kaget kala melihat sekeliking kamar yang bukan kamar hotel yang telah dia sewa. "Loh kok tiba tiba Nesy ada di sini sih" ujar Nesya yang seketika teringat tentang tadi malam sebelum jatuh tumbang ke lantai.
"Samalam kamu pingsan dan saya bingung mau bawa kamu kemana, akhirnya saya terpaksa membawamu ke dalam kamar saya" jelas Ikhsan yang tidak tau jika Nesya semalam bukan pingsan melainkan tertidur karena Bryan telan mencampurkan obet tidur kedalam sisa minumannya.
Seketika Nesya samar samar mengingat dengan laki laki itu yang tiba tiba datang mendekat karena ingin menolongnya, mungkin laki laki itu mengira Nesya sedang sakit atau palah gitu.
"Kalian berdua sudah tidur satu kamar san saya tidak percaya jika kamu tidak bebuat macam macam dengan putri saya, saya mau kamu bertanggung jawab, kmau harus nikahin Putri saya" ujar Ken yang seketika membuat Nesya menganga.
"Apa pah menikah?" tanya Nesya.
Ken sengaja menikahkan Nesya dengan Ikhsan karena Ken Berfikir itu jauh lebih baik dari pada anaknya selalu mengharapkan El yang sudah beristri, lagian Ken menilai Ikhsan itu laki laki yang baik dan bertanggung jawab apagi Ikhsan adalah seorang ahli agama, Ken berharap Ikhsan bisa membimbing anaknya menjadi jauh lebih baik.
"Tapi pah Nesya tidak mengenalnya, bagaimana bisa papah menyuruh Nesya untuk menikah dengan laki laki asing ini" ujar Nesya yang tidak setuju, sedangkan Ikhsan hanya diam dia tau berada dalam satu kamar dengan seorang wanita yang bukan mahromnya itu pasti akan timbul fitnah dan Ikhsan harus bertanggung jawab atas itu.
"Dia harus bertanggung jawab denganmu sayang, kamu tidak taukan apa yang sudah dia perbuat semalam denganmu" balas Ken yang tetap kekeh ingin menikahkan putrinya dengan laki laki sholeh itu sedangkan Nesya jadi tanpak berfikir, bagaimana jika laki laki asing itu sudah berbuat yang gak gak terhadapnya kan bisa rugi Nesya kalau laki laki itu tidak bertanggung jawab, apalagi selama ini Nesya belum pernah berpacaran karena yang dia sukai selama ini hanya El jadi Nesya selalu saja menolak laki laki manapun yang menyukainya, katakanlah Nesya terlalu bodoh untuk urusan yang tabu seperti itu.
"Kamu harus menikah dengannya sayang titik keputusan papah tidak bisa di ganggu gugat, dan kamu" ujar Ken dengan menunjuk ke arah Ikhsan. "kamu harus menikahi Putri saya"
"Baiklah, tapi saya harus bilang dulu kepada keluarga saya" jawab Ikhsan yang sudah setuju untuk bertanggung jawab terhadap gadis cantik yang sudah di tolongnya semalam, sedangkan Ken mengangguk setuju.
__ADS_1
"Ya sudah kamu bilang saja dengan keluarga kamu dulu tentang masalah ini dan kamu harus ikut pulang kami ke jakarta karena kami orang jakarta" balas Ken yang di setujui oleh Ikhsan.
Seharusnya pagi ini Ikhsan pulang ke solo karena urusanya di yogyajarta sudah selesai tapi gara gara dirinya menolong seorang hadis cantik malah masalahnya jadi panjang.
Akhirnya Ikhsan menghubungi keluarganyabyangvberada di solo sedangkan Ken istrinya serta putrinya memilih bersiap karena akan kembali lagi ke jakarta.
"Halo Gus bagaiman apa kamh sudah bersiap untuk pulang" jawab kiyai Ansory di sebrang sana setelah sambungan telfonnya terhubung, kiyai Ansory sangat tau jika putranya pagi ini akan pulang dari Yogyakarta.
"Belum abah, Ikhsan gak jadi pulang pagi ini karena ada masalah" ujar Gus Ikhsan.
"Masalah apa Gus?" tanya abahnya yang terdengar masih santai lalu gis Ikhsan menceritakan semua kejadian yang dialaminya dengan jujur tanpa terlewatkan sedangakn Kiyai Ansory masih santai banget memdengar putranya terkena masalah.
"Baiklah gus saat ini juga abah dan umi akan terbang ke jakarta" jawab Kiyai Ansory yang tidak ada raut panik sedikitpun, kiyai Ansory sangat percaya dengan Putranya yang tidak akan berbuat macam macam dengan lawan jenis yang bukan mahromnya, putranya itu sangat tau ajaran agama jadi putranya tidak mungkin berani macam macam yang melanggar syari'at islam.
Setelah sambungan telfon terputus kiyai Ansory segera mengabari istrinya tantang apa yang sudah terjadi kepada putranya dan saat itu juga kiyai Ansory beserta istrinya langsung memilih untuk terbang ke jakarta lebih tepatnya di kediaman Ken dan keluarga.
Begitu juga dengan Ikhsan dan kekuarga Nesya mereka saat itu juga langsung terbang ke jakarta, Ken sudah menyuruh asistennya untuk menghandle pekerjaan yang berada di yogyakarta.
BERSAMBUNG
AYO MANA PENYANGATNYA BUAT AUTHOR JANGAN LUPA
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
TERIMAKASIH