
SELAMAT MEMBACA
******
El yang dipeluk dengan gadis cantik itu langsung membalas dengan memeluknya pula. "Hay baby kamu sudah pulang, kapan?" tanya El sedangkan Najwa semakin kesal saat suaminya memanggil gadis itu dengan sebutan baby.
"Zeline baru aja nyampai tadi pagi terus langsung ingin ketemu kak El" jawab seorang gadis yang ternyata bernama zeline itu.
"Eh eh kalian berdua itu bukan muhrim jadi gak boleh peluk pelukan" ujar Najwa dengan menarik tangan suaminya supaya menjauh dadi gadis cantik itu, memang ya suaminya itu selalu aja menang banyak kemarin dipeluk sama gadis cantik dan sekarang juga begitu, sungguh Najwa jadi kesal.
"Jadi ini istrinya kak El, Halo kak kenalin aku Zeline adik sepupunya kak El" Zelin mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan Najwa, sedangkan Najawa nampak mlongo apa tadi katanya adik sepupu, sumpah demi apapun Najwa jadi malu banget karena udah sempat marah marah.
"Eh iya aku Najwa" jawab Najwa yang jadi kikuk sendiri. "Ma...maaf aku gak tau kalau kamu itu adiknya kak El" ujar Najwa dengan membalas uluran tangan zeline.
"Owh, jadi kakak mengira aku ini perempuan lain begitu" ujar Zeline karena melihat istri dari kakak sepupunya yang awalnya terlihat cemburu, tapi setelah tau siapa dirinya kakak iparnya itu malah terlihat malu malu.
"Makannya jangan asal marah marah" celetuk El yang tersenyum senang karena melihat istrinya yang sempat cemburu.
"Ya maaf mas kan Najwa gak tau" jawab Najwa yang membuat seorang wanita yang berdiri menyender dipintu itu geleng geleng kepala karena melihat interaksi antara anak dan keponakannya.
"Haduh kalian ini lucu banget sih" ujar Sena yang sedari tadi menyaksikan tingkah putrinya yang manja dengan kakak sepupunya.
"Eh ada tante Sena juga ternyata"
Kemudian El memperkenalkan adik sepupu dan tantenya ke istrinya. "Sayang kenalin ini namanya tante Sena adiknya Daddy dan ini anaknya tante yang paling Manja namanya Zeline jadi kamu gak usah cemburu" ujar El yang sengaja menggoda istrinya.
"Ih apa sih mas siapa juga yang cemburu" elak Najwa dengan memukul lengan suaminya.
"Hay tante kenalin saya Najwa" ujar Najwa dengan mengulurkan tangannya tapi Sena tidak membalas uluran tangan itu melain kan Sena langsung memeluk Najwa.
"Iya saya tantenya El, jadi kamu wanita cantik dan sholehah yang udah di ceritakan kak Bima"
"Ah tante bisa aja" jawab Najwa dengan malu malu karena di bilang Cantik oleh Sena.
"Owh ya El, Najwa maafin keluarga tante ya yang gak bisa hadir di acara pernikahan kalian yang dadakan itu, soalnya keluarga tante kemarin sedang Liburan di paris" ujar Sena menjelaskan.
"Iya gak pa pa kok tante" jawab El dan Najwa bersamaan.
__ADS_1
"Owh iya zeline punya oleh oleh loh buat kak El dan kak Najwa"
"Owh iya mana oleh olehnya buat kak El" ujar El dengan menengadahkan tangannya.
"Nih ada parfum, Coklat, dan shal buat kak El dan kak Najwa" Zeline memberikan tiga paper bag itu ke kakak sepupunya.
"Wah makasih baby" ujar El dengan mencubit kedua pipi zeline dengan gemes, perempuan yang paling El sayang selain mamahnya itu adalah Zeline adik sepupunya.
Sena mempunyai dua anak, yang pertama anak laki laki yang bernama Exel berusia 23 thn sedangkan zeline satu minggu lagi baru genap berusia 17 tahun.
Seline kelas 11 sekolah menengah ke atas, gadis itu sangat manja sekali dengan El, ya wajar aja secara El tidak mempunyai adik ataupun seorang kakak dirinya hanya anak tunggal makannya El itu sangat menyayangi Zeline sebagai adik perempuanya, berbeda dengan Zelin kalau dengan Exel malah mebalikannya kedua kakak adik sepupu itu saling ejek satu sama lain selalu aja ribut kalau bertemu tapi kalau gak ada di tanyain seperti sekarang ini ni.
"Exel mana tan?" tanya El yang gak melihat Exel.
"Exel mah biasa langsung molor" jawab Sena.
"Iya tuh padahal tadi ya Zeline udah ajakin ke kantor kakak tapi orangnya gak mau, ya udah aku ajak mommy aja" tambah zeline sedangkan El mengacak rambut zeline karena gemes.
"Ya ampun kak jadi berantakan kan" ujar zeline dengan memanyunkan bibirnya padahal rambutnya udah di kuncir rapi tapi malah di acak acak sama El.
"Ah iya tante Najwa malah seneng kok kalau mereka saling menyayangi" jawab Najwa yang malah ke ingat dengan Rizky kakaknya, pasalnya kakaknya itu juga sangat menyayanginya, huhhh baru juga pisah dengan keluarganya beberapa hari rasanya Najwa udah kangen aja.
******
Malam harinya ketika waktunya makan malam kenzo dan Riska sudah berada di meja makan dan bersiap untuk makan, kalau biasanya Nesya ikut makan malam taoi tidak untuk kali ini, gadis itu belum turun juga sehingga Kenzo menanyakan anaknya.
"Sayang Nesya mana? tumben gak ikut makan malam bareng kita?" Tanya Kenzo dengan menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.
"Mungkin anak itu masih kecewa kali pah jadinya ngambek" jawab Riska menebak karena Riska sudah hafal betul dengan sikap anaknya.
"Nesya Kecewa kenapa sayang?" tanya Kenzo penasaran pasalnya dia tidak merasa membuat anaknya kecewa.
"Nesya itu merasa kecewa karena ternyata El itu sudah punya istri pah" jawab Riska yang membuat Kenzo terkejut.
"Apa? istri?" tanya Kenzo sedangkan Riska hanya menganggukkan kepalanya. "tapi kok anaknya Nikah Bima gak ngengundang kita ya"
"Nah itu dia pah Riska juga mikirnya begitu, Riska udah berusaha memberitahu Nesya supaya anak itu jangan berbuat nekat yang bisa mempermalukan keluarga kita nantinya, mamah sudah menasehatinya supaya anak kita melupakan El pah" jalas Riska sedangkan Kenzo menganggukkan kepalanya setuju.
__ADS_1
"Kalau El sudah Punya istri ya Nesya mau gak mau harus lupain El sayang, nanti deh biar papah yang menasehati Nesya, untung saja papah belum ngomong kalau ingin ngejodohin mereka dengan Bima mah" ujar Kenzo.
"Iya pah mamah juga mikirnya begitu" jawab Riska.
Akhirnya setelah makan Kenzo pergi kamar anak perempuannya yang manja itu, maklum lah ya Nesya anak gadisnya satu satunya jadi wajar jika Kenzo memanjakannya.
TOK.....TOK.....TOK....
"Sayang buka pintunya ini papah" panggil Kenzo dengan mengetuk pintu kamar anaknya dan gak lama Nesya segera membukanya.
"Iya ada apa sih pah" jawab Nesya setelah membuka pintunya.
"Sayang papah masuk ya, papah ingin bicara sama kamu" mau gak mau Nesya terpaksa membiarkan papahnya untuk masuk ke dalam kamarnya.
"Ada apa sih pah?" tanya Nesya dengan mendudukkan bokongnya dia atas ranjang.
"Ya ampun sayang kamu belum mandi ya?" tanya Kenzo yang melihat Nesya dengan tampang acak acakan.
"Nesya lagi males ngapa ngapain pah" jawab Nesya dengan lesu, Kenzo di buat geleng geleng kepala dengan kelakuan anaknya, ya begitulah Nesya selalu mengurung diri dikamar dan malas untuk nagapa ngapain jika hatinya sedang tidak baik baik saja.
"Dengerin papah, anak papah ini sangat cantik banget pasti bayak laki laki di luaran sana yang suka sama kamu" ujar Kenzo dengan memegang wajah cantik anak gadisnya.
"papah bohong buktinya El gak suka tuh sama Nesya" jawab Nesya dengan melepaskan tangan papahnya dari wajahnya.
"Siapa bilang, El suka kok sama kamu cuma El itu tidak mencintaimu sayang, saran papah lupain saja El anak papah ini cantik banget pasti banyak laki laki yang mengantri diluaran sana, dengerin papah mencintai seseorang yang tidak mencintai kita itu sangat sakit sayang jadi carilah laki laki yang sangat mencintaimu karena dengan begitu papah yakin pasti kamu akan sangat bahagia nantinya" ujar Kenzo yang mencoba membujuk anaknya supaya tidak lagi mengharapkan El.
"Gitu ya pah" jawab Nesya dengan menangis.
"Iya sayang percaya sama papah, udah anak papah yang cantik ini jangan nagis ntar cantiknya hilang loh" ujar Kenzo dengan menghapus air mata putrinya.
"Ya udah kalau gitu Nesya gak mau bertemu dengan El sampai Nesya bisa untuk meluapakannya"
Kenzo langsung memeluk putrinya untuk menenangkanya biarlah putrinya itu menghindari El untuk sementara waktu, biar putrinya itu bisa melapangkan hatinya.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA DUKUNGANNYA BUAT AUYHOR LIKE KOMEN VOTE YA
__ADS_1