
setelah sampai di sebuah mall Nesya dan Gus Ikhsan segera turun dari mobil, Gus Ikhsan segera menggandeng tangan Nesya ketika mereka berjalan memasuki mall tapi dengan Sigap Nesya langsung menolaknya.
"Ih kenapa mesti di gandeng segala sih gus, lagian aku bukan anak kecil masak jalan aja pakai di gandeng segala" ujar Nesya dengan melepaskan genggaman tangan gus Ikhsan pada tangannya.
"Kalau gak di gandeng ntar kamu hilang lagi dek" balas gus Ikhsan yang takut jika Nesya hilang di keramaian kan bisa gawat mau bilang apa nanti ke kedua mertuanya jika Nesya hilang.
"Aku udah gede gak akan hilang, lagian bilang saja jika kamu itu mencari kesempatan dalam kesempitan biar bisa pegang pegang tangan aku kan, ayo ngaku gus" tuduh Nesya, Nesya memang sengaja gak mau di gandeng karena ada niatan mau kabur.
"Ya allah dek lagian juga gak akan dosa jika aku yang pegang kan udah khalal ini"
'Tapi aku gak mau karena aku bukan anak kecil"
"Ya udah iya tapi dek Nesya jalannya jangan jauh jauh ya dek" ujar gus Ikhsan yang langsung di angguki oleh Nesya."Kita masuk ke toko baju itu aja ya dek" gus Ikhsan menunjuk ke sebuah toko baju muslim.
"Kok kesana sih gus, gak ah aku gak mau di sana kan cuma ada baju muslim, gak gaul" tolak Nesya.
"Loh dek kan memang tujuanku mengajak dek Nesya kesini mau beli baju muslim untuk dek Nesya, yang di rumah kan bajunya astagfirullahallazim semua dek" ujar Gus Ikhsan yang membuat Nesya mlotot.
"enak aja baju aku yang di rumah itu bagus semua" balas Nesya yang tidak terima.
"Ya sudah jika dek Nesya gak mau kita kembali pulang saja dan nanti jika di rumah dek Nesya di dalam kamar saja terus karena aku gak akan mengizinkan dek Nesya keluar kamar jika dek nesya memakai pakaian sexy itu" ujar Gus Ikhsan yang membuat Neaya semakin mlotot, itu artinya Nesya gak bisa kemana mana dong masak iya di dalam kamar terus udah kaya tahanan aja😃😃.
"Ya gak bisa gitu dong Gus masak iya aku di dalam kamar terus" protes Nesya.
"Jadi gimana mau gak beli baju muslim kalau gak ya udah dek Nesya di dalam kamar aja terus" ujar gus Ikhsan memberi pilihan.
"kalau gak jadi beli beli baju itu artinya aku akan gagal kabur dong terus masak iya aku di dalam kamar terus" Gumam Nesya dalam hati dengan berfikir fikir.
"Iya udah iya aku mau beli baju muslim" jawab Nesya pada akhirnya.
__ADS_1
"Nah gitu dong dek, jika dek Nesya setuju untuk membelinya berarti dek Nesya juga mau memakainya loh nanti" ujar Gus Ikhsan yang hanya di angguki oleh Nesya.
Akhirnya Gus Ikhsan dan Nesya memasuki toko baju muslim itu, selagi gus Ikhsan terlihat sibuk memilih milih baju muslim untuknya Nesya berusaha untuk kabur tapi sayang Gus Ikhsan sudah bisa membaca gerak gerik Nesya yang ingin kabur.
"Dek kamu bisa pilih mana yang kamu suka" ujar Gus Ikhsan yang menyuruh Nesya untuk memilih.
"Iya gus aku mau pilih di sebelah sana dan kamu tolong pilihin di sebelah sini ya gus" balas Nesya sedangkan Gus Ikhsan hanya mengiyakan keinginan dari Nesya.
walaupun jarak mereka agak jauh tapi Gus Ikhsan selalu memantau Nesya dari tempatnya memilih baju, di saat Nesya mulai mengendap endap gus Ikhsan di buat geleng geleng kepala oleh ulah Nesya.
Di saat Nesya mau membuka pintu toko untuk keluar tiba tiba gus Ikhsan sudah ada di belakang Nesya. "dek Nesya mau kemana?" tanya gus Ikhsan yang seketika mengagetkan Nesya.
"Aduh gus kamu ngagetin aja sih" gerutu Nesya yang niatnya sudah gagal.
"Dek Nesya mau kemana?" tanya gus Ikhsan lagi.
"Kamu gak mencoba untuk kabur kan dek, lagian asal dek Nesya tau di luaran sana itu sangat berbahaya untuk perempuan secantik dek Nesya, kemarin ada berita seorang gadis di perkosa dan di bunuh lalu mayatnya di buang di dasar jurang, memangnya dek Nesya mau kaya gitu" ujar Gus Ikhsan yang sengaja menakut nakuti Nesya supaya Nesya tidak ada niatan untuk kabur.
"Hah yang bener kamu Gus" balas Nesya dengan memegang tangan gus Ikhsan karena takut.
"Beneran dek masak aku bohong sih, lagian kalau dek Nesya mau kabur juga silahkan" ujar Gus Ikhsan dengan melepas pegangan tangan Nesya lalu Gus Ikhsan segera kembali lagi untuk memilih baju, gus Ikhsan yakin jima Nesya gak akan berani kabur lagi setelah dirinya menakut nakutinya.
"Gus kok kamu gitu sih kan aku jadi takut" Nesya segera mengejar Gus Ikhsan dan Nesya juga reflek memegang tangan gus Ikhsan saking takutnya.
"Makannya dek gak usah pakai acara kabur, di luaran sana itu lebih berbahaya kamu tau sendirikan jika nonton berita, berita serem serem ada pemerkosaan lah pembunuhan lah penyiksaanlah"
"Stop stop gus udah aku takut" kini Nesya malah bergelayut dilengan gus Ikhsan sehingga gus Ikhsan bisa merasakan kenyalnya kedua gundukan milik Nesya, gus Ikhsan membiyarkan Nesya begitu toh Nesya sudah khalal baginya.
"Ya sudah Dek Nesya jadi mau pilih yang mana ini?" tanya gus Ikhsan.
__ADS_1
"Terserah kamu aja deh gus mau pilih yang mana lagian Nesya mana tau jika di tanya baju begituan" balas Nesya.
Gus Ikhsan akhirnya memilihkan banyak sekali baju muslim untuk Nesya, setelah selesai membeli baju muslim gus Ikhsan mengajak Nesya untuk makan malam terlebih dahulu sebelum pulang.
"Dek kita makan di restoran dulu ya sebelum pulang" ajak Gus Ikhsan yang langsung di setujui oleh Nesya karena kebetulan Nesya juga udah merasa lapar banget.
Setelah selesai makan kebetulan gus Ikbsan jadi kebelet pipis. "Dek kamu tinggu disini sebentar ya aku mau ke toilet sebentar" ujar Gus Ikhsan yang udah kebelet ingin buang air kecil.
"Tapi gus aku takut, aku gak mau disini sendiri" balas Nesya yang udah narik narik tangannya gus Ikhsan supaya Nesya gak di tinggal sendiri.
"Aduh Dek sebentar aja ya"
"Ya sudah kalau begitu Nesya ikut gus" tanpa pikir panjang Gus Ikhsan langsung mengangguk karena udah kebelet.
sesampainya di toilet pria Nesya ingin ikut masuk tapi Gus Ikhsan langsung melarangnya. "Eh Dek kamu tunggu di luar aja ini toilet pria perempuan gak boleh masuk"
"Tapi Gus aku takut, kamu jangan lama lama ya" ujar Nesya dengan nada manja sehingga membuat gus Ikhsan jadi gemes banget sama Nesya.
"Iya iya dek janji cuma bentar"
Akibat di takut takuti Gus Ikhsan Nesya jadi ketakutan beneran entahlah Nesya itu setiap mendengar kata diperkosa sudah takutnya minta ampun padahal gayanya sok kekinian banget giliran denger berita gitu nyalinya langsung menciut.
Gus Ikhsan menepati janjinya, gak butuh waktu laman gus Ikhsan sudah keluar dari toilet, jujur saja gus Ikhsan juga takut ninggalin Nesya lama lama, Gus Ikhsan Takut jika Nesya hilang secara Nesya tidak tau daerah tempat tinggalnya.
"Udah Dek bentar kan gak lama, sekarang kita pulang yuk lagian sudah malam" ajak Gus Ikhsan yang langsung diiyakan oleh Nesya.
BERSAMBUNG
MANA DUKUNGANNYA BUAT AUTHOR JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE , TERIMAKASIH
__ADS_1