Menikah Karena Dijebak

Menikah Karena Dijebak
Membawa Nesya pulang ke Solo


__ADS_3

Tepat sepertiga malam Gus ikhsan terbangun dan betapa terkejutnya gus Ikhsan mendapati Nesya yang tertidur dengan memeluk dirinya, kaki Nesya berada di atas kaki gus Ikhsan, kepala Nesya dengan cantiknya berada di dada bidangnya sekan Nesya menganggapnya sebuah guling.


"Astagfifullahallazim Nesya kalau gini keadaanya aku bisa khilaf beneran" gumam Gus Ikhsan dengan berusaha menyingkirkan tubuh Nesya yang sedang memeluknya dengan Erat bahkan Gus Ikhsan sampai bisa merasakan kedua buah aset Nesya yang menepel sempurna di lengannya.


Setelah berhasil menyingkirkan tubuh Nesya yang memeluknya Gus Ikhsan segera menyelimuti Nesya kembali pasalnya selimut yang di gunakan sudah mlorot karena aksi tidur Nesya yang masyallah, gus Ikhsan sampai geleng geleng kepala di buatnya.


Gus Ikhsan segera masuk ke dalam kamar mandi untuk mengambil wudlu karena Gus Ikhsan sudah terbiasa bagun di waktu sepertiga malam untuk melaksanakan sholat tahajud, setelah melaksanakan sholat tahajud gus Ikhsan lantas memanjatkan do'a tidak lupa gus Ikhsan juga berzikir.


Setelah itu Gus Ikhsan kembali tidur lagi di sebelah Nesya, di saat azan subuh berkumandang Gus Ikhsan di kejutkan dengan suara teriakan Nesya.


'Aaahhhhh" teriak Nesya yang terkejut karena bangun bangun berada dalam pelukan Gus Ikhsan, padahal Gus Ikhsan tidak memeluknya melainkan Nesya sendiri yang secara tidak sadar sudah memeluk gus Ikhsan.


"Aduh Nes kamu beisik banget sih pakai teriak teriak segala" ujar Gus Ikhsan kala mendengar teriakan Nesya, untung kamar Nesya kedap suara jadi tidak ada yang mendengarnya.


"Habisnya kamu itu mesum banget pakai peluk peluk aku segala" jawab Nesya.


"lagian siapa yang peluk kamu sih Nes yang ada juga kamu yang peluk aku, tuh lihat tempat di sebelah kamu kosong sedangkangkan aku hampir jatuh gara gara kamu, lagian kamu itu peremouan tapi gaya tidur kamu masyaallah banget Nesya bisa sampai kemana mana bahkan aku ini bisa bisa gak kebagian tempat tidur" jelas Gus Ikhsan sedangkan Nesya baru menyadari jika memang dirinya tadi yang peluk peluk gus Ikhsan.


"Lagian kamu sih pakai tidur di ranjangku segala"


"Lantas aku harus tidur di mana kalau tidak di ranjang kamu?" tanya Gus Ikhsan.


"Kamu kan bisa tidur di sofa" jawab Nesya.


"Nesya kita ini sudah menikah gak baik tidur pisah ranjang, lagian kamu sudah khalal bagiku, jika pun aku peluk peluk kamu juga tidak dosa, bahkan melakukan hal lebih pun boleh bahkan kamu yang akan berdosa jika menolaknya" ujar Gus Ikhsan yang membuat Nesya jadi bungkam.


Apa yang di katakan Gus Ikhsan itu memang bener adanya jadi Nesya memilih diam dan kembali tidur dengan menyelimuti seluruh tubuhnya.


"Dek kok kamu malah tidur lagi sih, mending ambil wudlu terus kita sholat bareng bareng" ujar Gus Ikhsan yang ingin mengajak Nesga untuk sholat berjama'ah dengan dia yang akan menjadi imamnya.


"Dek, Dek memangnya aku ini adek kamu apa" balas Nesya.


"Kalau gak mau di panggil adek lantas mau di panggil apa sayang?" tanya Gus Ikhsan.


"Ih apaan sih kamu Gugus udah sana katanya mau sholat"


"Kamu kalau kalau panggil suami yang bener dong dek, panggil Mas gitu kek" ujar Gus Ikhsan yang di abaikan oleh Nesya.


Tanpa pikir panjang Gus Ikhsan segera mengambil wudlu unguk melaksanakan sholat subuh.

__ADS_1


keesokan Paginya Gus Ikhsan sudah bersiap karena hari ini Gus Ikhsan akan memboyong Nesya untuk tinggal di rumahnya, Nesya sudah siap dengan pakaian sexynya, di saat Nesya ingin keluar dari kamar dengan sigap Gus Ikhsan langsung mencegahnya.


"Dek, kamu mau kemana?" ganya Gus Ikhsan.


"ya mau keluar katanya hari kita akan se solo" jawab Nesya.


"kalau mau keluar ganti dulu bajunya" titah Gus Ikhsan, karena Nesya memakai dress ketat yang mempertontonkan paha mulusnya bahkan belahan dadanya terlihat, Gus Ikhsan tidak akan mengizinkan istrinya berpenampilan terbuka seperi itu jika akan keluar kamar beda lagi kalau di dalam kamar Gus Ikhsan membebaskan Nesya untuk memakai pakaian apapun yang dia sukai.


"Gak kenapa harus di ganti lagian Nesya suka sama bajunya" jawab Nesya yang gak mau mengganti bajunya.


Gus Ikhsan berjalan mendekati Nesya untuk mengikis jarak di antara keduanya tapi Nesya malah berjalan semakin mundur sehingga dirinya mentok di dinding.


"Ka ..... kamu mau ngapain gus?" tanya Nesya yang merasa gugup, pasalnya kini Gus Ikhsan sudah mengungkungnya.


"Terserah akulah mau ngapain kamu, bukannya kamu mempertontonkan tubuh molekmu ini untuk di nikmati, jadi jangan salahkan aku kalau aku akan menelanjangimu si sini, jadi kamu mau memilih menggati bajumu atau ...." belum selesai gus Ikhsan berbicara sudah di potong oleh Nesya.


"Okey, Okey aku memilih untuk ganti baju, puas" ujar Nesya yang membuat Gus Ikhsan ingin ketawa padahal Gus Ikhsan hanya berniat mengerjai Nesya saja, menurut Gus IkhsanTernyata Nesya itu masih polos hanya saja penampilannya yang sok sokan mengikuti tren masa kini.


"Aduh Gus semua baju aku memang seperti ini terus aku ganti yang mana?" tanya Nesya yang bingung mau pakai baju apa, takutnya nanti malah di suruh ganti lagi.


"Ya udah sini biar aku yang pilihin" jawab Gus Ikhsan.


"kamu gantilah dengan yang ini" ujar Gus Ikhsan dengan menyerahkan dress itu kepada Nesya, sedangkan Nesya langsung menerimanya dan tanpa banyak tanya Nezya langsung mengganti bajunya dengan dress pilihan gus Ikhsan.


"Mah, Pah saya pamit dulu ya" ujar Gus Ikhsan bersalaman dengan kedua mertuanya.


"Iya Gus, mamah dan papah titip Nesya ya Gus jaga dia dengan baik, kamu yang sabar menghadapi sifat manja dan kekanakannya Nesya" balas Ken yang memberi pesan kepada gus Ikhsan.


"Iya Gus, tolong didik putri kami supaya menjadi lebih baik lagi, kami percayakan Putri kami kepadamu Gus" tambah Riska.


"Iya mah, pah, mamah dan papah gak usah khawatir sekarang Nesya sudah menjadi tanggung jawab saya jadi saya akan berusaha menjaga dan mendidiknya" jawab Gus Ikhsan yang membuat hati ken dan Riska menjadi lega.


Ken dan Riska sangat mempercayakan Nesya di tangan Gus Ikhsan.


"Sayang kamu jadilah istri yang baik dan nurut sama suami" pesan Riska dengan memeluk Nesya.


"Iya mah"


"Ingat ya sekarang kamu sudah punya suami layanilah suamimu dengan sepenuh hati dan kamu harus lebih dewasa lagi" pesan Ken dengan memeluk anaknya.

__ADS_1


"Iya pah" jawab Nesya, Nesya terpaksa mau gak mau harus ikut tinggal dengan Gus Ikhsan di solo.


Akhirnya hari itu juga Nesya, Gus Ikhsan serta kedua orang tuanya memutuskan langsung terbang ke Solo.


***


sesudah kejadian kala Bryan mempunyai niat jahat terhadap Nesya kini Bryan malah mendengar kabar jika Nesya sudah menikah, sugguh Bryan tidak terima jika Nesya menikah dengan laki laki lain, bahkan kini proyek yang yang sedang di tangani oleh Nesya di gantikan oleh asistennya Ken.


"Ahhhhh kurang ajar" Bryan mengamuk sehingga menghancurkan barang barang yang berada di dalam kamar hotelnya.


"Nesya itu hanya boleh menikah denganku gak ada laki laki lain yang boleh menikahinya"


BRAKKKKK


Bryan membanting apa yang ingin dia banting sehingga kini kamarnya sudah seperti kapal pecah, Bryan mengambil beberapa botol minuman setelah itu Bryan meminumnya dengan cara meminum secara langsung dari botolnya sehingga Bryan mabuk berat dan mengoceh tak tau arah yang pasti ocehannya itu selalu menyebut nama Nesya Nesya dan Nesya.


***


Sedangkan pesawat yang di tumpangi oleh Najwa dan El sudah mendarat sempurna di bandara soekarno hatta, di bandara sudah ada mobil yang siap untuk menjemput Najwa dan El tapi tiba tiba Najwa malah jatuh pingsan untung saja El segera menangkapnya kalau tidak mungkin Najwa sudah jatuh tersungkur ke tanah.


"Sayang kamu kenapa" ujar El dengan menepuk pipi Najwa secara pelan tapi Najwa tidak ada respon.


"hey sayang bangunlah jangan membuatku khawatir" ujar El lagi tapi tetep tak ada tanggapan dari istrinya sehinga membuat El panik di buatnya.


tanpa ba bi bu El langsung menggendong Najwa ala bridal style ke mobil.


"Pak buruan langsung ke rumah sakit sekarang" titah El dengan panik ketika sudah masuk ke dalam mobil.


"Baik tuan" jawab supir itu yang langsung menginjak pedal gasnya menuju ke rumah sakit.


BERSAMBUNG.


JANGAN LUPA DUKUNGANNYA BUAT AUTHOR


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2