Menikah Karena Dijebak

Menikah Karena Dijebak
Meluluhkan hati Najwa


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN


******


Najwa ngambek dan malas jika diajak bicara dengan El sedangkan El kini berusaha membujuk istrinya supaya gak ngambek lagi.


"Sayang katanya kamu lagi datang bulan kok sholat sih, apa jangan jangan kamu bohong ya sama aku" ujar El yang kini mendekati istrinya yang sedang duduk di atas ranjang.


Najwa diam tidak menjawab perkataan dari suaminya, Najwa sudah terlanjur marah dengan suaminya yang keterlaluan itu, apa suaminya itu gak mikir dengan perasaannya, Najwa hanya pura pura sibuk dengan ponsel ditangannya.


"Sayang kok kamu malah diam aja sih, dosa tau mengabaikan suami itu, kamu kan tau itu" ujar El lagi.


"Kalau suaminya kaya mas El gak akan dosa" balas Najwa dengan asal dan masih ketus sedangkan El jadi merasa kesal dengan istrinya.


Sepertinya istrinya itu lebih mementingkan ponselnya di bandingkan dengan dirinya, karena kesal El langsung merampas ponsel milik istrinya.


"Ih mas El apaan sih balikin gak" ujar Najwa yang ingin mengambil ponselnya kembali tapi dengan sigap El langsung mengangkatnya tinggi tinggi sehingga Najwa tidak bisa mengambilnya.


"Gak akan" jawab El.


Najwa memilih mebaringkan tubuhnya dengan membelakangi suaminya sedangkan El ikut membaringkan tubuhnya di atas ranjang, El langsung memeluk istrinya dari belakang.


"Sayang udah dong jangan marah" ujar El.


"Ih mas jangan gini dong lepasin" Najwa memberontak gak ingin di peluk oleh suaminya Najwa terlalu sakit hati saat melihat suaminya menarik tangan wanita lain. "Ngapain sih mas El peluk peluk Najwa kenapa gak minta peluk aja sana sama wanita tadi" ujar Najwa dengan menangis sedangkan El jadi tidak tega melihat istrinya menangis.


"Iya aku minta maaf, kamu jangan marah dong ya" El brusaha merayu istrinya supaya tidak ngambek lagi.


"Memangnya wanita itu siapa sampai sampai mas El mengejarnya dan menarik tangannya pula?" tanya Najwa yang ingin mendengar sendiri penjelasan dari suaminya.


"Dia itu mantan aku, diantara kita belum ada kata putus, dia meninggalkanku begitu saja tanpa kejelasan apa pun dan aku sudah menganggapnya putus karena aku fikir dia gak mencintaiku lagi makannya dia pergi meninggalkanku" jawab El dengan jujur. "lagian kamu cuma salah faham aku mengejarnya gak ada maksud apa apa kok, aku memanggilnya hanya ingin meminta penjelasan dan meluruskan status yang sebenernya, kenapa dia ninggalin aku tanpa kejelasan itu saja" jelas El yang gak ingin istrinya salah faham.


Kini Najwa merubah posisinya menjadi duduk sedangkan El yang melihat istrinya duduk jadi ikutan duduk, kini posisi mereka berdua sudah duduk dengan berhadapan.

__ADS_1


"A ...... apa mas El masih mencintainya?" tanya Najwa Dengan hati hati, jujur saja Najwa takut jika suaminya itu akan menjawab masih mencintai mantan kekasihnya itu, Najwa sampai memejamkan matanya saat suaminya ingin menjawab pertanyaannya.


"Jujur aku udah betekat untuk melupakannya dan sekarang setelah aku bertemu lagi denganya perasaanku sudah beda, sudah tidak seperti dulu lagi" jawab El.


"Yang Najwa tanyakan mas El masih mencintainya atau tidak? Najwa cuma butuh jawaban iya atau tidak" ujar Najwa yang ingin jawaban pasti dari suamimya.


"Tidak" jawab El dengan tegas sehingga membuat Najwa menjadi sedikit lega tapi tetep saja Najwa gak suka suaminya mengejar wanita lain tepat di depannya.


"Mas El gak bohongkan?" tanya Najwa memastikan.


El mengambil kedua tangan istrinya lalu di genggamnya. "Bener sayang aku gak bohong, perasaanku ini sudah hilang untuknya jadi aku mohon kamu jangan marah lagi ya sama aku" jawab El, sedangkan Najwa jadi luluh mendengar penjelasan dari suaminya yang terdengar lembut di telinganya, apalagi suaminya itu pakai memmanggilnya sayang yang terdengar memelas dan mendayu dayu di telinganya sehingga mudah membuat hati Najwa luluh lantah di buatnya.


"Kok perasaan mas El mudah bnaget sih melupakan orang tercinta" ujar Najwa sedangkan El jadi bingung dengan perkataan istrinya, jujur aja salah apalagi bohong begitu fikirnya, padahal El sudah jauh sebelum menikah dengan Najwa memang sudah berniat melupakan mantan kekasihnya itu di tambah dengan kehadiran Najwa yang membuat El berhasil melupakan mantannya itu.


Kehadiran Najwa dalam hidupnya memberikan warna tersendiri untuk hidupnya, istrinya itu orang yang penuh kasih sayang sehingga mudah untuk El mencintainya, selain itu istrinya itu juga lembut dan sangat cantik membuat sejuk setiap mata yang memandang.


"Sebenernya aku juga butuh waktu sayang untuk melupakannya, aku sudah berniat untuk melupakannya jauh sebelum menikah dengan kamu, apa lagi sekarang aku sudah punya kamu jadi gak ada alasan untuk tidak melupakannya, memangnya mau apalagi kan dia duluan yang sudah ninggalin aku jadi bukan salah aku dong sayang" ujar El.


"Terus apa alasannya sehingga wanita itu memilih pergi meninggalkan mas El?" tanya Najwa sedangkan El hanya menggidikkan bahunya tidak tau.


"Aku juga gak tau sayang waktu aku tanya dia gak jawab" balas El.


"Iya pentinglah sayang, karena aku gak mau nantinya dia akan merusak rumah tangga kita karena beranggapan jika hubunganku dengannya belum berakhir, biar semuanya cepat clear dan gak ada alasan lagi untuknya yang ingin kembali lagi denganku" jawab El, sedangkan Najwa membenarkan perkataan dari suaminya bahkan kemarin Najwa dengar sendiri jika wanita itu masih mencintai suaminya.


"Terus apa yang akan mas El lakukan selanjutnya dengan wanita itu?" tanya Najwa.


"Ya aku akan meluruskannya jika diantara aku dan dia sudah berakhir karena aku sudah memiliki istri yang cantik seperti kamu"


NYESSS


Uhhhh sungguh perkataan suaminya barusan membuat hati Najwa menjadi adem, gimana Najwa gak mudah untuk mencintai suaminya jika perlakuan laki laki itu terlalu manis terhadapnya.


"Mas El gak akan ninggalin Najwa kan nantinya hanya karena mantan kekasih mas El sudah di temukan?" tanya Najwa.


Jujur saja Najwa sangat takut jika suatu saat suaminya itu akan meninggalkanya karena sekarang Najwa sudah mencintai suaminya hanya saja Najwa gak berani bilang dengan suaminya, Najwa malu mengakuinya duluan sedangkan Najwa belum tau perasaan suaminya yang sesungguhnya karena suaminya belum pernah menyatakan cintanya, tapi kalau di lihat dari Sikapnya suaminya itu seakan sudah mencintainya buktinya suaminya itu selelu cemburu jika dirinya dekat dengan laki laki lain.

__ADS_1


El menangkup wajah cantik istrinya dengan kedua tangannya. "sayang dengerin aku baik baik, sampai kapan pun aku tidak akan pernah meninggalkanmu, kamu wanita satu satunya yang akan menjadi istriku sekarang dan selamanya" ujar El dengan menghapus air mata istrinya dengan ibu jarinya sedangkan Najwa langsung menghambur ke pelukan suaminya.


"Sayang kamu jangan mengabaikanku lagi ya, aku sudah biasa apa apa di layani sama kamu, tadi aku kesusahan lo sayang apa apa ambil sendiri terus pakai sendiri" ujar El dengan membalas pelukan dari istrinya.


"Iya maafin Najwa ya mas" balas Najwa.


"Ya udah sekarang aku mau nanya, katanya kamu sedang datang bulan terus kok tadi malah sholat?" tanya El, El mengira istrinya itu mbohonginya hanya karena gak mau melayaninya.


"Najwa gak bohong kok mas, memang kemarin Najwa keluar darah tapi sedikit terus seharian ini gak ada keluar lagi jadi Najwa kramas terus Sholat" jelas Najwa sedangkan El hanya menganggukkan kepalanya mengerti.


"Berarti sekarang sudah boleh ya sayang" ujar El dengan tangannya yang sudah mulai bergerilnya menyentuh kedua bongkahan kenyal kesukaannya.


"Ah, mas El mesum banget sih"


"Mesum dengan istri sendiri bolehlah sayang dari pada mesum dengan wanita lain ntar kamu ngamuk lagi" ujar El yang seketika mendapat plototan dari istrinya.


"Awas aja kalau sampai mas El berani" balas Najwa yang ingin mencubit perut suaminya sedangkan El dengan sigap langsung menahannya karena jujur saja cubitan istrinya itu gak main main.


"Bercanda sayang"


El melepas hijab yang di kenakan oleh istrinya lalu setelah itu El juga membuka dress panjang yang di kenakan istrinya sehingga kini Najwa hanya mengenakan tangtop dan dengan bawahan celana dalaman pendek.


El segera melepas semua kain yang tersisa di tubuh istrinya sehingga Najwa kini bener bener polos, tubuh istrinya itu bener bener indah nan molek, putih,mulus apalagi kedua asetnya yang besar padat dan berisi itu tanpak menggantung dengan indahnya, belum lagi daerah intinya yang tanpak bersih dengan di tumbuhi bulu bulu, istrinya bener bener pintar merawat dirinya terbukti sampai ke sela sela kakinya juga nampak bersih.


Tanpa aba aba El langsung mengangkat tubuh istrinya ke atas pangkuannya. "Sayang kamu bener bener menggairahkan" ujar El sedangkan Najwa nampak malu malu.


Jujur saja Najwa juga tifak munafik Njawa juga menginginkannya karena sentuhan sentuhan dari suaminya itu membuatnya mabuk kepayang, suaminya itu bener bener pandai sekali membahagiakannya, kini Najwa sudah siap di ajak suaminya untuk terbang ke awang awang.


BERSAMBUNG


AYO DONG MANA DUKUNGANNYA BUAT AUTHOR, JANGAN LUPA


LIKE


KOMEN

__ADS_1


VOTE


TERIMAKASIH


__ADS_2