Menikah Karena Dijebak

Menikah Karena Dijebak
Pengen makan bakso


__ADS_3

Ketika tengah malam tiba tiba saja Najwa merasa lapar sehingga Najwa terbangun dari tidurnya.


"Uh kok tiba tiba perut aku jadi laper banget ya" gumam Najwa yang sebenernya malas untuk bangun tapi perutnya terasa sangat lapar sehingga mau gak mau Najwa harus terpaksa bangun, dilihatnya jam dinding yang menunjukkan pukul 1 dini hari.


Najwa lebih memilih untuk melaksanakan sholat tahajud terlebih dahulu, Najwa segera masuk ke dalam kamar mandi lalu mengambil wudlu setelah itu baru Najwa melaksanakan sholat tahajud, setelah selesai sholat tahajud Najwa memilih membangunkan suaminya untuk menemaninya makan karena jujur saja perutnya semakin terasa lapar, maklum karena ada kehidupan lain di dalam perutnya yang perlu di kasih makan.


"Mas El bangun dong" ujar Najwa dengan menggoyangkan lengan suaminya tapi suaminya itu hanya berdehem saja.


"Hemmmm"


"Ih mas El ayo dong bangun" panggil Najwa lagi dengan menggoyangkan lengan suaminya karena suaminya itu tak kunjung bangun juga, Najwa berharap suaminya cepat bangun, Najwa ingin makan dengan di temani oleh suaminya, jujur saja Najwa takut turun ke dapur sendiri karena rumah suaminya itu sangat besar.


"Apa sih sayang aku ngantuk banget nieh" jawab El dengan masih memejamkan matanya.


"Mas aku laper banget nih, baby kita minta makan"


Mendengar nama baby di sebut El langsung bangun dari tidurnya. "Gimana sayang baby kita laper?" tanya El yang kini sudah bangun dan duduk di atas ranjang.


"Iya mas laper banget?" jawab Najwa dengan nada manja banget sehingga membuat El gemes.


"Kamu gemesin banget sih sayang"


El mencubut kedua pipi Najwa dengan kedua tangannya karena gemes. "Ya sudah kamu ingin makan apa sayang?" tanya El dengan lembut sedangkan Najwa nampak berfikir.


"Memangnya mas El bisa memasak?" tanya Najwa.


"Hehehe, gak bisa sayang" jawab El dengan cengengesan.


"Ya udah deh kalau mas El gak bisa masak, Najwa malah ingin makan bakso aja" jawab Najwa yang membuat El menganga, pasalnya itu udah tengah malam tapi istrinya malah minta bakso, pertanyaannya beli dimana?.


"Bakso jam segini cari dimana sayang, yang lain saja ya" El mencoba merayu istrinya supaya mau makan yang lain.


"Gak mau ah Najwa maunya makan bakso kan babynya yang ingin makan bakso"


"Makan baksonya besok aja ya sayang lagian mana ada yang jualan bakso dini hari begini"


"Tapi aku pengennya makan bakso mas" ujarnya dengan manyun.


Akhirnya dengan terpaksa El mau mencarikan istrinya Bakso, katanya kalau lagi ngidam harus dituruti kalau gak nanti babynya bisa ileran makanya El berusaha mencarikan istrinya Bakso walaupun di jam 1 dini hari.


"Ya udah deh sayang aku cariin tapi kalau gak ada besok gak pa pa kan" ujar El.


"Beneran mas El mau cariin aku bakso?" tanya Najwa gak percaya.


"Tadi katanya ingin makan bakso makanya aku cariin mau gak?"

__ADS_1


"Iya mau mas" jawab Najwa dengan tersenyum senang karena suaminya mau mencarikannya bakso.


El langsungbsegera masuk ke dalam kamar mandi untuk membasuh wajahnya supaya nggak ngantuk lalu setelah itu El meraih jaketnya.


"Ya udah sayang aku pergi dulu ya" ujar El dengan mencium bibir istrinya sekilas.


"Mas El hati hati ya" balas Najwa sedangkan El hanya menganggukkan kepalanya.


El segera mengendarai kuda besinya untuk mencarikan istrinya bakso, El sudah muter kesana kemari tapi tak juga menemukan adanya orang jualan bakso, restoran pun sudah pada tutup semua.


"Pasti nanti Najwa kecewa banget aku pulang gak bawa bakso" gumam El dengan berfikir bagaimana caranya dia bisa mendapatkan bakso.


"Kalau beli sudah pasti gak akan dapet nih, kalau bikin gimana ya? tapi aku gak bisa bikin, gimana kalau aku suruh pelayan di rumah saja ya buat bikin bakso lagian gak pa pa kan darurat" gumam El yang akhirnya mendapatkan ide supaya bisa dapat bakso.


El memutar kuda besinya untuk kembali pulang, El akan menyuruh pelayannya saja untuk membuatkan bakso di rumah.


Sesampainya di rumah El langsung menyuruh salah satu penjaga di rumahnya untuk membangunkan seorang pelayan.


Dengan sigap penjaga itu langsung melaksanakan perintah dari tuannya untuk membangunkan pelayan.


Tok .... tok ...... tok


penjaga itu mengetuk ngetuk pintu kamar salah seorang pelayan, cukup lama pelayan itu akhirnya membuka pintu kamarnya.


"Iya ada apa ya, kok tumben malam malam begini saya di bangunkan?" tanya pelayan itu dengan mata masih mengantuk.


"Ada apa ya kok saya di panggil?" tanya pelayan itu.


"Saya juga gak tau, udah buruan temuin tuan muda El sana nanti keburu marah orangnya karena kelamaan menunggu" ujar penjaga itu yang langsung di angguki oleh pelayan itu.


Dengan tergopoh gopoh pelayan itu segera menghampiri tuan mudanya. "Maaf tuan ada apa ya tuan memanggi saya?" tanya pelayan itu.


"Owh iya sebelumnya saya minta maaf bik karena sudah bangunin di jam segini, saya mau minta tolong" jawab El dengan meminta maaf karena merasa gak enak sudah mengganggu waktu istirahat pelayannya.


"Minta tolong apa ya tuan?" tanya pelayan itu penasaran.


" Tolong bibik buatkan bakso dong bik buat istriku, tadi istriku bangun dan tiba tiba pengen makan bakso, saya sudah mencari kesana kemari tapi tidak mendapatkannya" jawab El.


"Owalah tak kirain ada apa tuan, iya tuan saya akan bikinkan bakso buat non Najwa, kalau orang lagi ngidam itu memang begitu tuan maunya yang aneh aneh kalau gak di turutin nanti bisa ileran tuan, tuan tunggu sebentar ya biar bibik bikinkan dulu" jawab pelayan itu dengan lega sedangkan El hanya menganggukkan kepalanya, ternyata majikannya cuma mau di buatkan bakso dikiranya ada apa sehingga membuat pelayan tadi sedikit takut untuk menghampiri majikannya tadi.


pelayan itu mulai membuka kulkas dan alhamdulillahnya bahanya lengkap jadi bisa buat bakso pakai daging sapi, pelayan itu membutuhkan waktu satu jam untuk membuat baksonya jadi.


"Hemmmm akhirnya jadi juga bakso buat non Najwa" gumam pelayan itu dengan tersenyum puas karena melihat hasil masakannya yang enak.


Sedangkan El malah ketiduran didepan televisi yang menyala akibat menunggu bakso terlalu lama sehingga membuat El jadi ketiduran.

__ADS_1


pelayan itu segera membangunkan El karena bakso permintaannya sudah matang. "Tuan bangun tuan, ini baksonya sudah jadi" ujar pelayan itu dengan menggoyangkan pundak El.


El yang merasa terusik pu segera membuka matanya lagian tidurnya juga kurang nyaman karena hanya meringkuk di atas kursi yang tidak bisa menopang seluruh tubuh panjangnya.


"Hemmm baunya bik harum banget" ujar El ketika bangun langsung disuguhkan aroma bakso yang sangat menggugah selera.


"Iya bibik bikinin dua sengaja buat tuan satu " jawab pelayan itu yang berharap majikannya akan suka dengan bakso buatannya.


"Terimakasih banget ya bik" ujar El dengan mengambil beberapa uang berwarna merah untuk di kasihkan ke pelayan itu. "Ini buat bibik karena sudah mau saya repotkan"


"Eh gak usah tuan saya ikhlas mengerjakannya" jawab pelayan itu yang menolak uang pemberian dari El.


"Udah bibik ambil saja, anggap saja ini rezeki buat keluarga bibik" paksa El yang memang tidak suka di tolak dan Akhirnya pelayan itu menerimanya dengan senang hati.


El segera membawa dua mangkok bakso itu ke dalam kamarnya, setelah sampai di dalam kamarnya El melihat istrinya malah sudah tertidur.


"Hey sayang bangunlah, ini bakso pesanan kamu sudah datang" ujar El dengan menepuk pipi Najwa lembut.


"Uhhh mas El apa sih Najwa ngantuk" balas Najwa yang membuat El kecewa pasalnya El sudah susah susah mendapatkan bakso itu pakai bangunin pelayan segala dan sekarang istrinya bilang ngantuk.


"Sayang terus bakso pesanan kamu ini gimana?" tanya El.


"Ya udah buat mas El aja" jawab Najwa dengan gampangnya sehingga membuat El kesal.


"Apa tadi katanya buat aku, setelah aku susah susah mendapatkanya dia malah seenaknya buat aku, wah gak bisa di biarin nih" Gumam El dalam hati yang merasa kesal dengan istrinya.


Kerana kesal El langsung menindih tubuh istrinya dan El juga langsung menyerang bibir istrinya yang selalu nampak menggoda di matanya.


"Emmmmmm" gumam Najwa yang bibirnya sudah di bungkam oleh bibir milik El.


"Ih mas El apa sih main cium aja" protes Najwa yang terusik dengan tidurnya karena ulah suaminya yang asal menindih tubuhnya serta mencium bibirnya.


"Abis kamunya ngeselin aku udah capek capek kesana kemari mencari bakso keinginan kamu eh setelah dapat malah kamu tinggal tidur gitu aja" gerutu El yang merasa usahanya sia sia karena istrinya gak mau memakannya.


Najwa yang merasa kasihan dengan suaminya akhirnya mau juga memakan baksonya. "Ya udah mana Baksonya Najwa mau makan mas"


"Nah gitu dong sayang" El segera mengambil nampan lalu memberikannya kepada Najwa. "Ini baksonya sayang"


"Hemmm kayaknya enak nih mas, kok dua mas Baksonya?" tanya Najwa.


"Buat aku satulah sayang" jawab El sedangkan Najwa hanya menganggukkan kepalanya.


Akhirnya mereka makan bakso berduaan di pagi buta.


BERSAMBUNG

__ADS_1


MANA SEMANGATNYA BUAT AUTHOR JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, TERIMAKASIH


__ADS_2