
Jam makan siang pun tiba dan akhirnya Lia memberanikan diri untuk menelfon mas Rizki karna pesan nya tak kunjung di balas.
"Halo mas?Lagi apa?" tanya Lia setlah telfon itu tersambung.
"Nongkrong bareng teman,knapa?" mas Rizki menjawab dengan singkat
"Oh aku ganggu gak?" Lia bertanya dengan hati hati karna merasa ada yang salah dengan sikap mas Rizki.
"Biasa aja,ada apa?" Lia merasa ada yang aneh pada sikap mas Rizki, tidak biasanya di menjawab singkat seperti itu.
"Nanti kalo aku udah pulang ketemu ya" Lia sebenar nya orang yang tidak ingin membahas masalah di telfon maka dari itu dia mengajak mas Rizki bertemu.
"Mau apa?besok juga ketemu di tempat kerja"
__ADS_1
mas Rizki tidak biasanya menolak ajakan Lia untuk bertemu. biasanya Rizki slalu semangat jika lia mengajaknya bertemu.
"Ada yang mau aku tanyakan, itu juga kalo mas Rizki ada waktu" sebenar nya dia cuma ingin tau apa yang membuat sikap mas Rizki seperti itu
"ya sudah liat nanti aja" lalu mas Rizki menutup telfon nya.
Aulia kembali bekerja dengan sejuta fikiran yang menghantuinya.
apa aku berbuat salah.apa karna kemarin aku tidur di mobil?apa karna pulang malam?apa karna aku. . . . . ????? Lia bertanya2 dalam fikiran nya.
Waktu pulang pun tiba.tidak di sangka mas Rizki pun sudah menunggu di depan. Lia senang melihat mas Rizki menunggunya.
"Cieee baru sebentar gak ketemu udah di jemput aja" Ledek mba ira yang keluar bersamaan dengan Lia
__ADS_1
"Nanti di jemput orang lain bahaya ra" mas Rizki menjawab.
"ya elah tenang aja kali ki,Lia itu gak bakal selingkuh.boro2 selingkuh.pacaran aja baru pertama sama kamu"mba ira menepuk pundak mas Rizki
Rizki menjawab nya dengan tertawa kecil dan di jalan dia berfikir."ada benar nya juga ucapan si ira.meski Lia wanita yang berani,tapi dalam masalah Pria dan pacaran dia memang lugu sekali" mas Rizki tiba2 tertawa karna sikap nya.motor pun sampai di kontrakan Lia dan mereka berdua masuk untuk mengobrol.
"Mau minum gak? aku punya minuman . . ." Belum selesia Lia berbicara Mas Rizki tiba2 memeluk nya dari blakang. "Knapa Mas?"Lia bertanya karna bingung
"Maaf ya sayang soal sikap aku yang dari tadi malam" Mas Rizki membalikan badan Lia menghadap ke arah nya. "Aku sebenar nya Cemburu karna semalam kamu bersama Pria lain dan kamu juga di sana sampai larut malam" mas rizki menambah sembari memeluk lia kembali.
"Kan aku udah bilang kemarin aku ketidurna di kontrakan teman ku.kalo gak percaya kita bisa kesana skarang.disana juga aku bertemu dengan ibu kost.a kamu bisa tanyakan kepadanya kalau tidak percaya"Lia mencoba menjelaskan dan meyakin kan mas Rizki.
"Masalah Pria itu.aku memang tidak mengenal nya.kita hanya bertemu di depan toserba itu dan aku juga duduk di sana tidak lama kok" Lia hanya menceritakan itu karna kalo dia menceritakan semunya apa lagi masalah di kampus dia bisa salah paham.
__ADS_1
"Hemmmmmm aku percaya kok sama kamu" mas Rizki memeluk Lia dengan erat dan Lia pun membalas nya.