Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
49 Terkejut


__ADS_3

Lia bangun dari tidur nya. Jam menunjukan pukul 6 sore.Dia bergegas mandi dan menuju kamar bosnya.


Setelah selasai berbenah Lia menuju kamar Bosnya. Lia mengetuk pintu namun tidak ada jawaban. sebenar nya mereka mempunyai kunci kamar satu sama Lain.tapi karna Lia takut di kira tidak sopan Lia pun tetap mengetuk pintu.sudah 10 menit namun tidak ada jawaban. Lia akhirnya ambil kartu kunci kamar bosnya. Lia pun membukanya.Namun pas Lia masuk Lia berteriak terkerjut.


"Aaaaaaaaaaaa. . .. . . " Lia menutup matanya sambil membalikan badanya, di sana bosnya baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakn anduk di pinggang nya.


"Lo bisa gak ketuk pintu dulu,jangan sembarangan masuk kamar orang saja" Rey baru keluar dari kamar mandi menggunakan Haduk di pinggang nya. Dia bertelanjang Dada.


"maaf bos,Tadi aku sudah mengetuk pintu lebih dari 100x namun tidak ada respon,saya takut pak bos jatuh terus pinsan" Lia menjawab dengan posisi membelakang Rey, sebenar nya dia mengira Rey ketiduran,jadi dia bisa marah kepada Rey karna tidur.


habisnya dia kesal karna rey yang marah marah tidak jelas kepadanya tadi siang.

__ADS_1


Rey meraih kaos dan celana lalu memakainya. Di sana rey tersenyum melihat ada wanita yang membelakngi nya saat dia berpakaian.


"Sudah selesai sini" Rey menyuruh Lia untuk duduk di sofa dan mulai meeting dengan Riko dan Fitri.


Akhirnya mereka menyelesai kan Meeting mereka. Rey masih saja marah marah karna dia di perlakulan seperti tadi siang.Rico dan Fitri sudah menduganya.Rico dan Fitri merasa kasihan kepada Lia yang harus menenang kan Rey jika dia marah.pekerjaan Riko dan fitri berjalan lancar. semua pemilik cabang yang ada di Bogor setuju dengan mereka.


saat Lia hendak pergi dari kamar bosnya karna merasa sudah tidak ada kepentingan lagi. tiba tiba Rey mencegah nya.


"Eh mau kemana? " Rey bertanya karna Lia hendak pergi


"Kita belum makan malam, gw sudah pesan sebentar lagi datang" Rey menyuruh Lia untuk duduk kembali. dan menunggu makanan yang Rey pesan.

__ADS_1


Lia akhirnya duduk kembali, Lia melihat Rey masih di depan Laptop nya.Dia masih menyelesaikan pekerjaan yang Rico kirim lewat email.


Pria itu memang kasar dan pemarah,Namun dia juga pekerja keras. Lia baru menyadari itu.


Saat Lia sedang asik memandang Rey tiba tiba makanan datang. Lia pun membuka pintu dan membayar makanan itu dengan uang yang Rey berikan.


Rey dan Lia menyantap makanan mereka. Jam sudah menunjukan pukul 09.30. Lia sudah lelah sekali,rasanya di ingin menuju tempat tidur dan beristirahat.


"aku sudah selesai makan,pegi dulu ya" Lia berdiri hendak pergi, karna perut nya sudah kenyang dan dia sangat mengantuk.


"Ehhh tunggu dulu. coba sini ada yang mau gw tunjukan" Rey menunjukan sesuatu di Laptop nya. Lia dengan malas menuju tempat duduk Rey.

__ADS_1


dalam hatinya berkata " Sudah malam, masih saja memikirkan pekerjaan,huh gak cukup apa tadi seharian penuh" Lia meng grutu di dalam hatinya.


Rey menunjukan bahwa pemilik cabang yang tadi siang menolak mereka ternyata sudah di Suap oleh lawan nya.


__ADS_2