
Lia terkejut ada orang yang memanggil namanya. Suara itu nampak tidak asing di telinga Lia. seperti orang yang cukup akrab dari masa lalunya.
"Ritaa. . . . " Wanita yang memanggil nama Lia adalah Rita adiknya Alm Rizki.
"Aku gak nyangka bisa bertemu lagi sama mbak" Rita memeluk Lia, Rita sangat ingin bertemu lia,merka hanya berkabar lewat ponsel, tidak sekali pun bertemu,setelah 4 tahun lamanya.
"Kamu kok a ada di sini? " suara Lia terbata bata, Lia tidak menyangka orang yang dia temui adalah Rita.
"Ini restoran milik Mas Dani, aku bekerja di sini" Mas Dani adalah kakanya Rizki dan Rita.
mereka 3 bersaudara dan Rizki adalah anak kedua,sekarang merka tinggal 2 bersaudara karna Rizki telah tiada.
Lia pernah dengar kalau kakanya sedang membuka restoran pada saat itu namun Lia belum sempat mengunjungi restoran tersebut.
__ADS_1
ternyata restauran yang sedang dia kunjungi adalah restauran milik kakanya Rizki,sungguh kebetulan yang aneh.
restauran itu sangat besar,seperti nya cukup sukses selama 4 tahun ini,Lia senang keluarga Rizki bisa melanjutakn hidup mereka,dan bangkit dari kesedihan.
Lia antara bingung dan senang bertemu Rita. mereka masih berhubungan satu sama Lain lewat sosial media. meski Lia tidak pernah satu kali pun pergi ke kota itu.
"Sampai di sini kapan? Knapa tidak kabari aku dulu kalau mau kesini" Rita tidak menyangka Lia akan ke jogja karna Rita tau keadaan Lia.
"Kemain sore Ta, Aku sedang ada tugas dari kantor kunjungan Luar Kota" Rita dan Lia mengobrol di tempat lain meninggal kan Rey sendiri si sana.
Lia tidak ingin Bos nya tau apa yang terjadi kepada Lia,lagi pula seperti nya pak Rey juga tidak peduli akan masalah pribadi Lia.
Mereka bercerita banyak,Rita bercerita kalau ibunya slalu menanyakan kabar Lia, knapa tidak pernah berkunjung.namun Rita slalu menjawab bahawa Lia sedang sibuk berkuliah dan Bekerja. Ibunya pun mengerti bahwa Lia harus melanjutkan Hidup nya.Tanpa tau Lia merasakan penderitaan yang sama dengan mereka.
__ADS_1
"Mau ketemu mas Rizki gak mbak?" yang di maksud Rita adalah mengunjungi Kuburan Rizki, Rita tahu kalau Lia menderita slama ini,tapi karna sudah di sini jadi dia menawarkan untuk berziarah ke kuburan mas Rizki.
"Aku mau,tapi takut dia marah karna tidak pernah berkunjung" Lia memang tidak pernah sekalipun mengunjungi kuburan Rizki,Namun Namanya slalu tidak pernah absen dalam setiap do"a Lia.
Lia slalu bilang bahwa dirinya baik baik saja meski setiap berdoa dia akan slalu meneteskan air matanya.
"Tidak kok,Mas Rizki pasti mengerti " Rita dan Lia memang seperti teman,dan perbedaan umur mereka juga tidak jauh.
Lia mencoba meminta izin kepada Rey untuk libur setengah hari.
"Pak, Saya bisa izin setengah hari tidak? Kita lanjutkan besok, saya ada kepentingan mendadak" Lia izin kepada Rey setelah mereka selesai makan.
"Baiklah lagi pula kita masih punya waktu disini" Rey bukan tipe orang yang ingin ikut campur maslah orang lain, jadi dia tidak bertanya apa yang terjadi kepada Lia.
__ADS_1