Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
72 Gagal


__ADS_3

Rey, Lia, Rico dan Fitri akhirnya kembali ke jakarta, banyak sekali yang terjadi di Bali.


mereka memang pasangan kekasih namun saat mereka kerja mereka sangat profesional.


1 bulan telah berlalu mereka sudah siap mengadapi rapat pertama , mereka sangat yakin kalau mereka akan memang. mereka juga sudah mendapatkan 1 investor besar yang akan membuat mereka menjadi sangat yakin untuk menang.


saat 1 jam lagi menuju rapat ada masalah yang terjadi.


"Rey,knapa pak Herman membatalkan investasi nya, bagaimana ini? jika investor besar kita mundur, akan berpengaruh kepada investor cabang kita" Rico panik karna ternyata pak Herman berinvestasi hanya untuk menarik nya kembali untuk menghancur kan mereka.


Rey hanya diam memikirkan apa yang harus mereka lakukan. Rapat di mulai 1 jam lagi. Rey cemas jika mereka akan gagal di rapat nanti.


"Bagaimana ini bisa terjadi,knapa dia membatalkan investasi nya begitu saja" Fitri dan Lia masuk kedalam ruangan Rey.

__ADS_1


"Dari awal aku sudah tidak setuju dengan orang itu , kita tidak pernah bisa mendapatkan investor besar jadi sejak awal juga dia sangat mencurigakan jika dia mau memihak kita dengan mudah" Fitri dan Lia semapat tidak setuju dengan keputusan Rey dan Rico terhadap pak Herman.


"Sudah, kita tidak perlu menyalahkan satu sama lain, lagi pula keputusan kita menerima pak Herman juga kita putuskan bersama" Lia kasian melihat Rey yang sangat kebingungan.


Akhirnya mereka kalah dalam rapat pertama mereka, meski begitu masih ada rapat terakhir 2 bulan lagi.


"Bagaimana ini Pak,kita tidak mau kalau kita rugi,kalian sudah kalah" pemilik cabang yang datang protes kepada Rey dan yang lainnya karna kalah dalam rapat.


"Terang semanya, kita masih punya waktu 2 bulan sampai finish, kita akan pastikan kita berhasil" fitri mencoba menenangkan para pemilik cabang yang kecewa kepada mereka.


bagaimana kalian akan berhasil" mereka semakin protes.


Keributan semakin tak terkendali di sana.mereka meminta ganti rugi karna mereka takut semua akan sia - sia.

__ADS_1


"Kalian percaya kepada kamu karna investor besar itu atau karna kemampuan kami?" nada bicara Rey tinggi membuat semua orang di sana diam.


"Aku akan pastikan kalian semua tidak akan rugi, aku akan bertanggung jawab atas semuanya" Rey berbicara dengan nada cukup tinggi agar mereka semua diam.


Rey pergi meninggal kan mereka semua, Lia menyusul Rey dan mengikuti kemana perginya Rey.


Rico dan fitri mencoba menenangkan para pemilik cabang.


Rey ternyata pergi ke atap grdung untuk mencari udara segar. Hari sudah sore dan pemandangan atap gedung cukup bagus dengan langit yang mulai memerah.


"Ini salah ku, harus nya aku mendengar kan kamu untuk memikirkan kembali tentang investor besar itu" Rey merasa bersalah karna Lia pernah memintanya untuk tidak terburu - buru menerima tawaran pak Herman.


"Bukan sepenuh nya salah kamu, itu kemputusan kita bersama, tidak baik terus menyalahkan diri sendiri lebih baik kita mencari solusi lain ya" Lia tidak mau Rey menyalahkan dirinya sendiri

__ADS_1


Lia memeluk Rey, Lia tahu beban nya sangat berat sebagai atasan. Rey tidak boleh sampai menyerah, jika Rey menyerah semua usaha mereka akan sia - sia.


__ADS_2