Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
66 Di antar Adit


__ADS_3

Pagi pun tiba, Rey dan Lia akan pergi menemui beberapa pemilik cabang yang ada di Semarang.


"Terimakasih ya pak sudah di izin kan menginap, terimakasih juga untuk ibu sudah di beri makanan maknan enak" Rey pamit kepada orang tua Lia.


"Tidak perlu sungkan nak, ibu senang kamu menginap di sini" dia sangat berterima kasih kepada Rey karna sudah mau mempekejakan Lia.


"Kalian pergi menggunakan apa? " Bapak Lia bertanya.


"Nanti Lia pesan taxi pak" Lia mencoba membuka ponsel nya untuk pesan taxi online.


"pake mobil bapak saja Lia, lagi pula itu mobil tidak pernah terpakai, bapak biasa pakai motor kan" Karna jalanan sering macet bapak Lia lebih suka memakai sepeda motor untuk berangkat bekerja.


"Iya nak,itu mobil tidak terpakai, nanti Adit ya bawa,biar dia mengantar kalian" ibunya menyuruh Lia dan Rey menggunakan mobil mereka,dan kebetulan Adit juga kuliah nya Libur.

__ADS_1


"Tidak perlu pak, kita naik taxi saja" Rey meresa tidak enak jika harus terus menerus merepotkan keluarga itu, namun berbeda dengan Lia.


"Oke deh, aku panggil Adit dulu,negosiasi harga, dia pasti tidak mau kalau tidak di bayar" Lia masuk kembali kedalam Rumah untuk memanggil Adit.


Bapak Lia pamit untuk berangkat bekerja. Lia masuk kedalam Rumah untuk memanggil Adit dan di teras ada ibu dan Rey.


"Nak Rey, ibu titipin Lia ya, meski dia anak yang kuat dan pemberani tapi hatinya sangat rapuh" Ibunya berharap tidak akan ada lagi yang membuat Lia sedih.


"Lia anak yang kuat bu,dia sudah belajar dari masa lalu nya, aku yakin Lia akan siap menghadapi apa pun" Rey sedikit tau tentang masa lalu lia,karna Lia pernah cerita, namun Rey yakin Lia adalah wanita yang kuat dan pintar.


Lia Rey dan Adit pergi mengendarai mobil milik bapaknya dan menuju tempat yang akan mereka tuju.


"Maaf ya dit sudah merepotkan kamu" Rey merasa tidak enak karna adit yang menjadi supir mereka.

__ADS_1


"santai saja, lagi pula juga aku mendapatkan tawaran lumayan" Adit tersenyum karna dia akan mendapatkan uang jajan tambahan nantinya.


"Pak Rey uang sewa mobil kita, aku kasih sebagai upah Adit nganterin kita hari ini,jadi anggap saja dia supir seperti yang lain nya" Lia sedikit kesal karna adit minta bayaran mahal.


"Tidak apa - apa lah, masih mending dia mau mengantar kita" Rey seperti memihak Adit "Nanti aku tambah lagi upah kamu kalau kamu nyetir nya bener dit" Rey malah mau menambahkan upah adit yang sudah mahal.


"ehhhh tidak perlu,Dia tuh kalau punya uang buat main game terus, jadi gak belajar nantinya" Lia tidak setuju Rey menambahkan uang untuk Adit


"Mbak Lia jangan gitu donk kak Rey kan mau menambahkan dari uang dia sendiri" Jawab adit kepada Lia " Kak Rey janji ya kalau aku kerjanya bagus,kak Rey akan nambahi" Adit takut Rey akan bohong.


"Hehehehe tenang saja,nyetir saja yang bener nanti aku kasih tambahan" Lia memandang Rey memberi isyarat bahwa tidak perlu,namun Rey hanya tertawa.


Rey sangat iri dengan Lia dan Adit,meski mereka slalu tidak akur tapi itulah cara mereka menunjukan kasih sayang satu sama lain.

__ADS_1


Rey juga memiliki 1 kaka laki - laki dan 1 adik perempuan. Namun karna mereka sibuk dengan dunia mereka masing - masing itu membuat merka jarang skali bertemu.


__ADS_2