
Lia pergi bersama Rita menaiki mobil milik Rita. semenjak kakanya membuka Restauran kehidupan Keluarga mereka sangat baik.
mereka sampai di TPU tempat Rizki di kuburkan, jaraknya tidak jauh dari retauran itu.
"Beli bunga dulu ya" Lia membeli sebuket bunga mawar putih dan sebungkus bunga yang akan di taburkan di kuburna Rizki.
akhirnya mereka sampai di tempat kuburan Rizki.
"Assalamualaikum Mas, Aku datang. maaf tidak pernah berkunjung" Hati Lia lebih lega saat mengunjungi kuburan Rizki.
Lia dan Rita berdo'a disana, Lia yakin kalau Rizki sudah bahagia di sisi tuhan.
Lia tersenyum dan berkata.
"Mas, aku sudah tidak sedih Lagi, aku sudah menata hidup ku kembali, Kamu yang tenang di sana ya, tidak perlu menghawatir kan ku " Lia tidak ingin mas Rizki melihat ada kesedihan di wajah Lia, Lia ingin mas Rizki tau bahwa Rizki memberikan kenangan indah kepada Lia.
__ADS_1
luka yang dia alami, Lia berkata bahwa semua itu sudah sembuh karna kenangan indah yang dia berikan, Lia tidak mau meneteskan air mata di sana,dia akan slalu memberikan senyuman seperti dlu saat bertemu Rizki.
setelah berdoa dan memaburkan bunga,Lia dan Rita pergi dari sana, Lia berjanji jika dia akan berkunjung lagi suatu saat.
"Mbak mau kerumah gak? ketemu ibu" Rita mengajak Lia kerumah karna meningat ibunya yang slalu bertanya tengang Lia.
Lia setuju untuk ikut Rita menuju rumah dan bertemu ibunya.
Lia dan Rita melaju menuju rumah ibunya Rizki,Lia sangat lega sekali,hatinya tidak sesak lagi,air matanya juga sudah tidak keluar lagi,senyuman yang sudah lama hilang ber tahun tahun rasanya kembali lagi kepada Lia.
"Assalamualaikum bu" Rita masuk kedalam rumah. Memberi salam kepada ibunya yang sedang duduk di ruang tamu bersama pembantunya.
"Kok sudah pulang jam segini nak?" Rita bisanya pulang malam hari dari Restauran,jadi cukup aneh kalau Rita pulang jam se gitu.
"Rita bawa siapa ini bu coba Lihat" Rita mengajak Lia masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"Assalammualaikum bu" Rita mencium punggung tangan ibunya Rita. dia sangat merindukan ibunya Rizki.
"Lia. . . . Akhirnya kamu datang juga nak,ibu sangat ingin bertemu kamu" Ibu memeluk Lia dan menangis,Lia pun tidak bisa menahan tangisan nya Lagi mereka menangis bersama.
Lia sebanar nya tidak ingin lagi ada tangisan namun Lia tidak bisa menahanya.
Ibunya Rita sudah Tua bahkan dia sering sakit. karna anaknya semua sibuk jadi dia di urus pembantu saat siang sampai anak anak nya pulang bekerja.
Stelah puas menangis bersama,mereka pun mengobrol di ruang tamu.
"ibu bagai mana kabarnya? sehat kan? Maaf Lia tidak pernah berkunjung" ibu tetap meng genggam tangan Lia. seperti tidak ingin Lia pergi dari sisinya.
"Baik nak Alhamdulilah,ya begini lah paling sakit juga penyakit orang tua" ibunya sangat senang bertemu Lia.
seperti sudah lama dia menunggu kedatangan Lia.
__ADS_1
mereka mengobrol banyak di sana,mereka seperti teman yang sedang reuni,mengobrol banyak hal yang belum sempat mereka obrol kan.