Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
39 Wisuda


__ADS_3

Lia akhirnya menyelsaikan kuliah nya selama 3 Tahun. Dia mendapatkan Nilai Sempurna di kampusnya. (Cumlaude)


"Adek mas yang Cantik akhirnya bisa Wisuda juga" Mas Riki memeri Buket bunga kepada adiknya.


Lia sangat senang usahanya selama 3 tahun akhirnya membuahkan hasil.


"Makasih ya mas, sudah mendukung Lia selama ini" Lia memeluk kakaknya.


mas Riki slalu menjadi orang paling depan menjaga Lia,dia slalu mendukung apa pun keputusan Lia.


"Selamat ya nak bisa wisuda juga" ibunya memberi ucapan slamat kepada anak nya.


ibunya sangat bangga,Lia bisa melewati semua ini,dia tau betul bagaimana anak nya berjuang untuk melanjutkan hidup nya.


Lia dan keluargannya ber foto bersama di sana.Lia sangat gembira karna banyak orang2 yang menyayangi dia di sekitar nya. itu yang membuat Lia kuat sampai saat ini.Kedua sahabatnya Widya dan Dina slalu mendukung Lia.

__ADS_1


"Akhirnya Sahabat aku wisuda" Widya dan Dina datang ke Jakarta untuk mlihat sahabat nya Wisuda.


meski merka di pisahkan oleh jarak,tapi mereka slalu memberi semangat kepada Lia,slalu ada saat dia ingin menangis,slalu ada saat Lia ingin bercerita,meski hanya melalui ponsel.


Lia sangat bersyukur mempunyai sahabat seperti mereka,mereka slalu memahami Lia dan membantu Lia dalam hal apa pun.


"Terimakasihh banyak ya kalian memang sahabat terbaik aku" Mereka bertiga berpelukan.


Setelah Wisuda Lia akan pulang untuk memikirkan dia akan berkerja di mana.


Lagi pula dia juga ingin beristirahat sejenak.


"Nanti aku cariin lowongan ya buat kamu,istirahat dulu saja di Kampung" Mas Riki sudah menjadi Manager di sebuah perusahaan dan dia juga sudah Menikah.


iyah mas, aku juga mungkin gak lama di kampung nanti aku hubungi mas Riki lagi" Lia memang tidak berniat untuk beristirahat lama itu hanya akan membuat nya mengingat kenangan lama yang hanya membuatnya sedih.

__ADS_1


kondisi lia sudah mulai membaik,meski dia tetap tidak ingin berteman dengan siapa pun,namun dia sudah tidak menangis lagi,


tubuh dan hatinya perlahan menerima apa yang terjadi. Dia mulai berfikir kalau semua sudah recana dan kehendak tuhan,seiring dengan umurnya yang dewasa,begitu juga pemikiran nya.


Setelah berada di Rumah nya Lia tidak lagi menyendiri dia lebih memilih untuk menyibukan diri membantu ibunya.


"Bu hari ini kita ke pasar kan? Di kulkas sudah tidak ada bahan makanan" Lia mengajak ibunya ke pasar saat sedang sarapan bersama.


"Iyaa nak nanti kita ke pasar,beli sekalian apa yang menjadi kemauan kamu" Lia suka membuat kue dan berbagai cemilan lainnya.


orang tuanya membiarkan Lia melakukan sesuatu yang dia ingin kan, Orang tuanya sangat mendukung apa pun akan keputusan Lia.


Lia dan Ibunya pergi ke pasar dengan menaiki motor yang di kendarai Lia. Mereka membeli banyak bahan makanan dan bahan membuat kue.


"bu,aku kayanya nanti mau membuat pancake deh" Lia berniat membuat kue kesukaan nya.

__ADS_1


Lia sangat menikmati kegiatan saat berada di kampung halaman nya. Dia tidak lagi sering bertemu sahabatnya dikarenakan kedua sahabatnya sudah di terima di perusaan yang berbeda.Widya di Yogyakarta dan Dina di Semarang,namun itu tidak menjadikan mereka jauh,setiap hari mereka saling memberi kabar.


__ADS_2