
mereka terhanyut dalam ciuman mereka.Mas Rizki membaringkan Aulia di atas temapt tidur dengan posisi mas Rizki di atas Lia. mas Rizki ******* bibir lia dengan kehangatan.
tangan Mas Rizki mulai menuju kancing baju Lia namun lia menghentikan nya.
"Mas. . . aku gak bisa"Lia melepaskan ciuman nya dan menatap mas Rizki.mas Rizki pun berhenti dan turun dari atas tubuh Lia.
"Maaf. . . aku kelewatan" mas Rizki memeluk lia yang berbaing di sampingnya. keheningan terjadi di antara mereka.
Sebenar nya Rizki bukan tipe orang yang memperlakukan wanita seperti itu,namun ntah knapa saat bersama Lia dia seperti ingin memiliki lia seutuhnya.
Mas Rizki pun mengambil tasnya hendak pulang. karna dia rasa kalau dia tetap di situ akan aneh nantinya.
"Aku pulang dulu yaa. . . nanti aku kabari kalau sudah sampai rumah"Mas Rizki menuju motornya dan hndak pulang
"Iyaaaa. . . hati hati di jalan" Lia melambaikan tangan nya
__ADS_1
mas Riski pun pergi meninggal kan Lia sendiri.Lia bingung memikirkan apa yang terjadi padanya tadi.Lia tidak menyangka dia melakukan itu.
ini pertama kalinya Lia membalas Ciuman mas Rizki.
Rasanya seperti dia pasrah dengan apa yang akan dilakukan mas Rizki namun dia tiba tiba tersadar bahwa dia belum siap akan itu.
Saat lia sedang melamun tiba2 suara telfon memcah lamunan nya.panggilan dari ibunya menanyakan kepulangan nya besok.
"Nak besok kamu pulang jam brapa kretanya"ibu lia menanyakan kepulangan lia besok. agar orang yang akan menjemput Lia di stasiun tepat waktu
"jam 17.30 berangkat dari sini nya bu" Lia menjelaskan kepada ibunya
"iyaaa bu Lia terserah ibu saja mau di jemput siapa" Setelah menyelesai kan perbincangan nya dengan ibu.Lia menuju kamar mandi untuk menggosok gigi dan bersih2 untuk tidur.
"apa yang aku lakukan tadi ya?"Lia bertanya pada diri sendiri sembari memandang cermin di kamar mandinya.
__ADS_1
Setelah selesai bersih2 lia menuju tempat tidur nya.
satu buah pesan pun masuk di ponsel nya.
"sayangg,aku sudah sampai di rumah dengan selamat" mas Rizki mengirim pesan kepada lia mengabari bahwa Rizki sudah sampai rumah.
"iyaa mas Alhamdulilah, mandi terus istirahat" jawab lia karna dia tau kalau Rizki keleahan dan tanpa ingin membahas apa yang terjadi tadi.
"iyaaa aku mau madi dulu ya.kamu tidur saja"
karna sudah malam mas Rizki menyarankan Lia untuk tidur dan beristirahat karna besok dia harus bekerja lalu pulang kampung.
"iyaaa mas aku tidur dlu" Lia menghindari obrolan tentang apa yang terjadi tadi di kontrakanya.
Lia mencoba memejamkan matanya untuk mulai tidur.Namun di kepalanya masih berputar2 ingatan yang baru saja terjadi pada dirinya.
__ADS_1
Dia tersenym memikirkan apa yang terjadi padanya.Dia tidak percaya bisa melakukan itu.
Dia sangat mencintai Rizki namun dia fikir tidak baik melakukan itu sekarang, meski Lia yakin kalau rizki tidak akan pernah meninggal kan nya namun Lia tidak mau melakukan itu,hubungan nya dengan mas Rizki belum sedalam itu,lagi pula orang tuanya belum mengenal siapa Rizki dan Lia juga belum berniat untuk ke arah yang serius.