
Aulia dan keluarganya menghabiskan waktu bersama sepanjang hari. ini pertama kalinya mereka berkumpul setelah Lia mulai bekerja.
Lia mengantar ibunya ke pasar untuk berbelanja beberapa bahan masakan yang aka di siapkan untuk hari Raya.
Bapak Lia,Mas Riki dan Adit membantu membersihkan rumah.Lia dan Ibunya memasak di dapur.Lia dan ibu nya memasak opor ayam, Rendang, dan membuat ketupat sendiri. Tanpa di sadar hari sudah mulai sore.
ponsel Lia berdering tanda telfon masuk,Lia pun mengambil ponselnya yang dia letakan di atas lemari dekat dapur dan menuju kamarnya. Mas Rizki Video call Lia.
"Halo mas,sudah pulang kerja?" suara Lia lirih takut keluarganya mendengar pembicaraan mereka.
"Halo sayang . . . kok suaranya pelan sekali? kamu lagi di mana?" Mas Rizki bertanya karna suara lia seperti berbisiki.
"Hehehehehe di kamar,takut ada orang lain dengar,aku malu" Lia memang belum cerita kepada keluarganya kalau dia sekarang mempunyai pacar.
__ADS_1
"hahahahahaha. . . kamu tidak cerita kalau kamu punya pacar sekarang" Mas Rizki tertawa karna ekspresi lia yang lucu.
"hemmmm. . . belum nanti deh aku ceritanya aku malu soalnya" Lia belum berani cerita tentang mas Rizki, keluarganya tidak akan melarang nya tapi Lia nya saja yang belum sia memeberi tahu mereka tentang hubungan nya dengan mas Rizki.
"Ya sudah tidak apa2 lagi pula aku belum mengunjungi rumah mu" Mas Rizki sebenar nya ingin dia memperkenal kan dirinya sendiri kepada keluarga Lia namun belum bisa karna jarak yang jauh.
Lia hanya tersenyum,dia merasa tidak enak kepada mas Rizki.keluarga mas Rizki tau tentang hubungan mereka sedangkan keluarga lia belum tahu.
Rasanya dia ingin berlari keluar kamar dan memberi tahu keluarga nya bahwa dia punya pacar namun itu tidak mungkin itu sangat konyol,nanti saja kalau di tanya baru aku akan berkata jujur.
Lia bergegas ke dapur dan kembali membatu ibunya yang sedang mempersiapkan untuk buka puasa.
"Telfon siapa Lia? pacar yaaaaa?" Mas Riki meledek lia yang sedang menyajiakn makanan di meja makan.
__ADS_1
"Apaan sih mas Riki so tau"Lia gelagapan menjawab nyaa. dia ingin berkata ia namun tidak bisa
"Lia beneran sudah punya pacar? kenapa tidak di kenal kan kepada ibu?" Ibunya bertanya meledek
"Iyaaa lia punya pacar"Lia tidak mau berbohong kepada orang tuanya.
"Seriusss mba lia punya pacar? aku gak percaya tau,emang ada yang mau sama mba?"Adit bertanya meledek liaa.
"Ihhhhhh kamu yaa,aku tuh banyak yang suka tau cuma aku nya saja yang pilih2" Lia mencubit adiknya karna meledek nya.Lia memang suka mencubit Adit karna Adit sering meledek Lia.
"Ihhhhh mba Lia sakittt. . . Mba Lia gak pernah pacaran kan dari dulu makanya Adit gak percaya" Lia memang tidak pernah berpacaran karna ingin serius untuk bersekolah dulu.
Lia mencubit adit lagi dan adit meringis karna cubitan lia yang ke dua lumayan keras. Lia lari karna Adit hendak membalas cubitan lia.
__ADS_1
mereka semua tertawa melihat kelakuan Aulia dan Adit.
Buka puasa pun akhirnya tiba.mereka menikmati buka puasa terakhir mereka bersama.