Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
65 makan malam


__ADS_3

Rey sangat kebingungan knapa Lia malah membawa Rey ke rumah miliknya bukan ke hotel.


Rey menarik Lia ke luar untuk berbicara.


"knapa malah ke Rumah kamu?" Rey menarik Lia untuk berbicara di teras rumah.


"Apa ada pilihan lain, sudah 1 jam kita menunggu, namun tidak kunjung menemukan Hotel kan?" Lia merasa kalau rumah nya adalah pilihan terbaik dari pada tempat lain.


"hanya malam ini, besok kita mencari hotel, Lagi pula orang tua aku juga tidak keberatan" Lia tau kalau orang tuanya akan sangat senang jika mereka menginap.


setelah perdebatan yang begitu panjang,akhirnya Rey setuju untuk menginap di Rumah Lia, meski dengan perasaan canggung.


"Pak Rey tidak usah sungakan, anggap rumah sendiri" ibunya Lia menyodorkan minuman kepada Rey.


"panggil Rey saja bu" Rey merasa gugup karna dia juga berhadapan dengan bapak nya Lia.

__ADS_1


"maaf merepotkan, karna kita belum menemukan hotel, jadi Lia mengajak untuk menginap di sini" suara Rey sangat sopan,berbeda sekali dengan biasanya.


"Tidak apa - apa Rey, kami senang Bos Lia mau mengunjung rumah kami, dan terimakasih sudah memberikan kepercayaan kepada Lia,dengan memberinya pekerjaan" Bakap nya Lia mengobrol dengan Rey, Lia membereskan kamar yang akan di tempati Rey, sedangkan ibunya menyiapkan makan malam.


"Mari makan dulu,pasti belum makan kan?" Ibunya Lia mengajak Rey untuk makan malam.


Rey akhirnya makan malam bersama keluarganya Lia, Rey tidak pernah merasakan kehangatan makan malam bersama keluarganya.meski keluarganya masih utuh namun karna semua sibuk bekerja membuat Rey tidak pernah merasakan kehangat.


Rey melihat keluarga kecil tersebut sangat hangat dan akur, tidak ada jarak antara anak dan orang tua namun tetap menghormati.


"Nak Rey, maaf makanan kami seadanya,karna tidak tau kalau kalian akan datang,jadi ibu tidak masak banyak" ibunya menyendokan sayuran kepiring Rey.


"Terimakasih bu,ini sudah banyak, makanan nya juga enak" Rey mulai tidak canggung lagi dengan keluarga Lia.


"Makanan ibuku memang enak,aku juga jago memasak" Lia menyombong kan dirinya kalau dia bisa masak.

__ADS_1


"Aku tidak percaya, karna aku belum pernah mencobanya" Rey meledek Lia.


"kalau kamu mencicipi makanan ku,kamu bisa saja jatuh cinta kepada ku" Lia tidak biasanya se percaya diri ini. Itu membuat Ibu,bapak dan Adit tertawa, Rey pun tertawa aneh mendengar ucapan Lia.


setelah makan malam selesai,Rey menuju kamar yang sudah Lia bereskan tadi, Rey menempati kamar Mas Riki.


di Ruang televisi, Lia dan orang tuanya sedang berbicang.


"Bagaimana pekerjaan di jogja nak? lancar kan?" maksud ibunya ingin menanyakan keadaan Lia karna pergi ke jogja.


"Lancar bu, aku juga mengunjungi kuburan ?mas Rizki dan juga mengunjungi ibunya mas Rizki,aku sekarang baik - baik saja" Lia memang sudah baik - baik saja.


"Syukurlah,ibu sudah yakin kamu pasti bisa melewati semua ini nak, ibu bangga sama kamu" Lia cukup beruntung dalam hidup nya,karna menurut psikolog banyak skali kasus seperti Lia, bahkan ada yang sampai bunuh diri karna merasa hidup nya tidak berarti lagi.


Namun karna Lia di kelilingi orang - ornag yang sayang dan mendukung nya,jadi Lia bisa melewati semua ini.

__ADS_1


Keluarga nya sangat senang karna Lia sudah kembali ke diri Lia yang sesungguh nya, Lia yang ceria dan berani akan apa pun.


catatan Aulia : "Semua yang datang pasti akan pergi" Semua yang merasa memiliki pasti akan kehilangan, ntah itu karna orang lain atau kematian"


__ADS_2