
Lia terbangun dari tidur nya,kepalanya sangat sakit karna semalam cukup banyak Lia minum, Lia melihat tidak ada siapa pun di kamar itu, hanya dia seorang.
Tiba - tiba Lia teringat akan kejadian tadi malam.
"Aku akan menjaga kamu, aku akan membuatmu aman di sisiku" Rey memeluk Lia, Rey adalah pria baik yang tau akan batasan, Dia tidak mau memanfaat kan keadaan juga.
Dia tau Lia hanya gadis polos yang butuh cinta yang tulus, Rey tidak menyentuh Lia malam itu, Rey hanya mencium nya. Rey tidak mau terburu - buru akan hal itu, meski jika Rey melakukan itu, mungkin Lia tidak akan menolak, namun Rey sadar bahwa dia ingin menjaga Lia bukan memanfaat kan keadaan.
Saat Lia teringat perkataan dan perlakuan Rey tadi malam membuat nya tersenyum bahagia.
Lia memilih pria yang tepat, pria yang akan menjaganya bukan memanfaat kan nya.
"Smalam mimpi tidak ya" Lia tersenyum melihat cermis sambil menepuk pipinya.
Lia sangat bahagia pria yang di temui adalah Rey, tuhan memang slalu baik kepadanya, dengan slalu mengadirkan pria yang begitu luar biasa. Di balik penderitaan dan perjuangan nya Lia mendapat kan hasil yang sangat indah.
__ADS_1
Lia keluar dari kamar, dia hendak berenang di kolam renang depan kamar nya.
"Slamat Pagi" Saat Lia hendak keluar Rey sudah di depan pintu dengan membawa nampan sarapan.
"Pagi pak Rey" Lia tersenyum melihat Rey seperti pelayan yang akan mengantar kan makanan kepada tamunya.
"Knapa masih pakai kata pak si sayang, tidak ingat semalam?" Lia tetap memanggil nya pak Rey karna dia sudah kebiasaan memanggil itu.
" Pagi juga sayangku" Lia mencium pipi Rey, tidak tau knapa dia bisa se berani itu sekarang.
"mau sarapan di kolam renang saja?" Rey bertanya karna Lia sudah berpakaian renang.
"oh iya, pak Rico sama Mbak Fitri kemana?" Lia bertanya karna sejak bangun Lia tidak melihat mereka.
"Kamar atas" Rey menjawab singkat.
__ADS_1
"Bukannya kamar atas cuma satu?" di lantai 2 villa mereka hanya ada 1 kamar, dan lumayan besar.
"iya,mereka tidur bersama" ternyata semalam terjadi sesuatu juga dengan mereka,di tambah mereka berdua mabuk berat.
"Apa? kamu serius?" Lia tidak percaya mereka tidur bersama,meski Lia tau mereka saling suka tapi Lia tidak menyangka tadi malam terjadi sesuatu kepada mereka.
"Sudah tidak perlu di urus, mereka saling suka, cuma sama - sama tidak berani mengungkapkan" Rey sangat tau kalau kedua sahabatnya sudah saling mencintai sejak kuliah,namun karna mereka terikat dalam persahabatan mereka tidak mau saling mengungkap kan, mereka takut membuat persahabatan mereka akan berantakan nantinya, jadi mereka lebih memilih memendam perasaan masing - masing.
Lia dan Rey selesai berenang dan masuk kamar masing - masing untuk mandi dan berganti pakaian.
Saat Lia keluar dari kamar mandi, fitri masuk kedalam kamar.
"ohhhh jadi gitu" Lia meledek fitri saat fitri masuk kedalam kamar dengan senyum - senyum sendiri.
"Ihhhh Lia apaan sih" fitri salah tingkah saat Lia meledeknya.
__ADS_1
"Akhirnya ya setelah bertahun lamanya" Lia senang melihat fitri salah tingkah.
mereka tertawa bersama,mereka merasakan persaan yang sama, namun menuju orang yang berbeda, Fitri menceritakan kejadian yang dia alami tadi malam, Lia pun sama, dia juga menceritakan apa yang terjadi.