Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
63 paman Dito


__ADS_3

Lia sampai di hotel tepat waktu, namun disana dia tidak menemukan keberadaan Rey, Dia mencari Rey di kamar nya namun tidak ada, akhirnya Lia memutus kan untuk menghubungi Rey.


"Haloo . . . pak Rey di mana?" Lia menanyakan keberadaan Rey karna saat dia tanya resepsionis Rey belum kembali ke hotel


"Masih di rumah paman aku, baru mau jalan" Rey menjawab santai.


"Apaa? knapa baru mau jalan? jam brapa skarang?" Lia kesal karna dia sudah berusaha agar tidak telat namun Rey sangat santai.


"Aku langsung ke bandara saja, kamu tolong bawakan koper punya aku, aku tunggu di bandara" Rey mematikan telfon nya tanpa mengizin kan Lia untuk menjawab.


"Ehhhhh tunggu . . aku ke bandara sendiri ?" Sayang nya telfon itu sudah mati. "Ihhhhhhhh menyebal kan sekali ini orang" Lia kesel karna Rey berbuat se enak nya.


Lia lalu pergi ke kamar untuk mengambil koper milik nya,dan juga mengambil koper milik Rey. koper itu sudah siap hanya tinggal membawa nya saja.


Dengan perasaan kesal Lia menuju bandara dengan di antarkan sopir Hotel yang bisa mengantar mereka.

__ADS_1


"Awas saja nanti kalau bertemu, akan aku beri dia pelajaran" Lia sudah kesal karna Rey tidak memberi tahu kalau Rey mengenal Lia, di tambah dia juga membuat Lia ter buru - buru dan menyuruh se enak nya.


setelah perjalanan cukup lama karna macet,akhirnya Lia sampai di bandara. Lia mendorong 2 koper besar milik nya dan Rey masuk kedalam.


"Aku tau dia bos nya,tapi aku kan buka asisten nya yang harus bawa - bawa koper miliknya" Lia menendang koper milik Rey karna kesal.


Dia dalam lia melihat Rey sedang berbincang dengan 2 pria yang Lia tidak kenal. yang 1 pria parubaya dan yang satu seperti seumuran dengan nya.


"Nihh, bawa sendiri berat tau" Lia mendorong koper ke arah Rey.


"Kenal kan, ini paman aku,dan ini sepupu aku" Rey mengenal kan 2 pria yang sedari tadi duduk di depan nya.


"Halo om, halo mas, Saya Aulia, sekertaris nya Pak Rey" Lia seperti malu karna sudah mendorong koper milik Rey dengan nada bicara yang sedikit kasar.


"Ohh ini yang kamu ceritakan Rey, Cantik anak ini" Om Dito tersenyum.

__ADS_1


Lia hanya membalas senyuman nya, Lia curiga apa yang di ceritakan Rey kepada paman nya. Setelah berbincang cukup lama,


akhirnya Rey dan Lia harus masuk ke dalam karna pesawat yang mereka tumpangi akan segera berangkat. Lia dan Rey pamit kepada Paman dan sepupunya.


saat Lia dan Rey sudah masuk kedalam pesawat,Lia langsung bertanya kepada Rey.


"Apa yang kamu bicarakan tentang aku kepada paman Dito?" Lia bertanya curiga.


"Dia hanya bertanya aku bersama siapa, ya aku jawab aku brsama kamu" Rey menjawab se adanya namun Lia tetap curiga.


"Terus apa lagi" tatapan Lia seperti orang yang sedang meng introgasi.


"Tidak ada, hanya itu" Rey menyenderkan badan dan memejamkan mata nya, namun Lia tidak percaya.


Karna Lia rasa mereka sedang di dalam pesawat,tidak mungkin kalau Lia menanyakan masa lalu mereka,bisa ribut jadi nya. Lia memutuskan untuk menanyakan itu nanti saat sudah sampai, agar dia bisa memberi Rey pelajaran sekaligus.

__ADS_1


__ADS_2