
Lia dan Rey sampai di kota tujuan mereka, jam menunjukan pukul 6 sore. Lia dan Rey lupa kalau ternyata Mbak Fitri belum memesan hotel untuk mereka.
"mobil jemputan kita mana?" Rey bertanya kepada Lia karna biasanya Lia yang atur semuanya.
"Aku lupa belum pesan hotel" Lia benar - benar tidak ingat kalau mbak Fitir belum memesan hotel untuk mereka.
"Biasanya Fitri kan yang pesan hotel untuk kita" karna biasanya mereka terima beres,semua di atur mbak Fitri ,tapi karna beberap hotel yang di pesan mbak Fitri semuanya tidak bisa,akhirnya Mbak Fitri meminta Lia untuk mencari hotel sendiri namun Lia lupa.
"Mbak Fitri tadi nyuruh aku buat pesan hotel sendiri,tapi Lupa" Lia membuka ponsel nya hendak mencari hotel yang akan mereka tempati.
"knapa bisa lupa? Ya ampunn teruss kita bagaimana?" Rey mulai kesal. "cepat pesan hotel" Lia tau kalau Rey merasa lelah karna perjalanan mereka. namun Lia juga bukan sengaja untuk dia lupa memesan hotel.
Saat Lia mulai memesan hotel,sayang nya semua hotel itu tidak bisa, ada pun yang bisa itu kamar yang cukup mahal, karna budget mereka terbatas tidak mungkin mereka memilih hotel tersebut.
"Bagaimana sudah ada hotel nya? sudah mau jemput kita kan?" Rey bertanya kepada Lia yang sedari tadi sibuk memesan hotel.
__ADS_1
"belum dapat, pada gak bisa, aku lagi cari yang lain" Lia mulai bingung knapa banyak sekali hotel namun jawaban nya tetap tidak bisa.
"Dari sekian banyak hotel masa tidak bisa semua,kamu ngapain saja dari tadi?" Nada bicara Rey mulai tinggi.
"Aduhhhh,aku juga sedang berusaha, sabar knapa" Lia juga mulai kesal, karna Rey tipe orang yang tidak mau hotel yang jelek dan juga tidak bisa hotel yang mahal karna budget.
setengah jam berlalu namu Lia belum juga menemukan hotel yang pas untuk mereka, Rey mulai marah dan kesal.
Rey sudah menghubungi Fitri namun Fitri juga tidak kunjung memberikan kabar tentang hotel yang akan mereka datangi.
"Besok kita harus berangkat pagi,aku ingin istirahat" Rey mulai merengek seperti anak kecil yang sudah ingin tidur. Lia baru mengetahui sisi Rey seperti itu.
"Aku punya ide,ayo pergi" Lia mengajak Rey untuk menaiki taxi online.
"Kmana? udah dapat Hotel ?" Rey bertanya,namun Lia tidak menjawabnya.
__ADS_1
"sudah ikut saja" Lia dan Rey menaiki taxi online menuju suatu tempat.
Lia dan Rey tiba di sebuah Rumah.
"ini Rumah siapa?" Rey bertanya heran karna bukan sebuah hotel yang mereka datangi.
Lia tidak menjawabnya, dia langsung mengetuk pintu Rumah tersebut.
"Assalamualaikum bu" pintu terbuka dan Ibunya Lia membukakan pintu.
Ternyata Rumah yang mereka kunjungi adalah Rumah Lia.
"Waalaikumsalam nak, knapa tidak bilang kalau mau kesini, kamu bilang menginap di hotel" ibunya Lia mengajak anak nya masuk di sertai Rey di belakang nya.
"Pak ini rumah saya, Dari pada kita tidak kunjung menemukan hotel, ini tempat terbaik pilihan saya" Lia berkata sambil tersenyum melihat ekspresi wajah Rey yang kebingungan
__ADS_1
"Silahkan masuk pak, anggap rumah sendiri, tidak perlu sungkan" Ibu Lia menyuruh Rey untuk masuk dan duduk.
"Baik bu, maaf merepotkan" Rey sangat sopan, sikap nya sangat berbeda dari bisanya. Lia pun tersenyum.