Menikahi Bosku

Menikahi Bosku
51 Knapa Harus Yogyakarta


__ADS_3

Mereka telah mnghabiskan makanan. Lia tidak tahu tujuan selanjut nya menuju kota mana karna yang mengatur semua adalah mbak fitri.Lia hanya terima tugas dari kantor pusat. Mbak Fitri mengirimkan pesan dan Tiket yang sudah mbak Fitri pesan lewat aplikasi Lia hanya perlu menunjukan pesan yang di kirim mbak fitri.


"Eh mbak fitri sudah kirim materi nya nih untuk menuju kota slanjut nya,ada tiket nya juga" Lia membuka pesan dari Mbak Fitri namun dia terkejut karna tujuan mereka adalah YOGYAKARTA.


"ayo berangkat sekarang,tunggu di Bandara saja" Rey beranjak pergi namun Lia tetap menatap ponsel nya. dia sangat syok ketika melihat tiket yang tertulis kota tersebut.


"Hey knapa melamun? Ayo pergi" Rey membayar makanan mereka, dan mengajak lia untuk segera pergi dari tempat itu.


Ingatan Lia kembali dari masa lalu.Hatinya mulai sesak.Dia sudah 4 tahun menghindari Kota itu.Dia tidak menyangka akan pergi ke sana Lagi.


Di mobil Lia hanya terdiam. " akan kan aku baik baik saja?" dia bertanya pada dirinya dan hatinya.Dia tidak mungkin menolak untuk pergi ke sana.Dia juga tidak tahu alasan apa agar dia tidak pergi ke sana.

__ADS_1


Lia bukan tipe orang yang tidak bertanggung jawab atas pekerjaan nya, apa lagi itu tentang masalah pribadi nya.


tapi Lia juga tidak ingin pergi ke kota tersebut,bayangan mas Rizki seperti sudah ada di depan matanya.


Mobil sampai di bandara,mereka masih punya waktu 1 jam sampai pesawat berangakt.


"gw bakal duduk di sana,lo tukerin tiket nya ya" Lia hanya termenung fikiran nya penuh dengan sesuatu yang dia tidak tau apaa..


dia merasa bingung apa yang harus dia lakukan,apa dia sanggung melewati semua yang terjadi di sana nantinya.


tatapan nya tiba tiba kosong,otak nya berputar dengan banyak kekhawatiran.

__ADS_1


Lia menuju ketempat penukaran tiket online. Lia bingung apa dia harus pergi atau tidak.Dia sudah berusaha sekuat hatinya untuk bangkit.


akhirnya Lia memutuskan untuk ikut pergi,Lia menuju ke arah Rey yang sedang duduk.


"Ini sudah aku tukarkan" Lia menyerahkan tiket nya kepada Rey.


akhirnya Lia masuk dan menyimpan koper nya di bagian bagasi.Mereka menuju ruang tunggu.


" Materi nya sudah fitri kirimkan semua kan? coba kirim ke gw juga" rey meminta materinya,agar Rey bisa mempelajari nya.


Lia membuka ponselnya,dan mengirim materi yang di kirim kan mbak fitri kepada Rey.

__ADS_1


hatinya mulai sesak,konsentrasinya mulai terpecah, ingatannya mulai kembali,dia sudah berjanji kepada dirinya sendiri untuk membuat semuanya menjadi kenangan indah,namun apa dia akan sanggup menghadapi semua ini, apa luka hatinya sudah sembuh dalam waktu 4 tahun ini,dia tidak yakin akan dirinya sendiri,kalau misal kan dia belum menerima semuanya bagai mana? bagai mana pekerjaan nya? fikiran Lia sangat kacau di sana.


Lia di sana hanya bengong memikirkan nasib apa yang akan dia alamai di sana? akan kah dia mengingat kembali setiap tempat yang pernah di kunjungi bersama Rizki atau kenangan itu hanya kenangan indah tanpa ada kenangan mengerikan di sana.


__ADS_2