
setelah Berbincang banyak dengan ibu nya Rita,Lia di ajak ke kamar yang dulu pernah di tempati mas Rizki.
kamar itu sudah di tempati ibunya,karna kamar ibunya di gunakan Rita.
merka tidak mungkin terus membiarka kamar itu kosong,karna pemiliknya tidak akan kemabli lagi.
"Nak,duduk di sini ibu mau nunjukin sesuatu buat kamu" Lia duduk di tempat tidur,sedangkan ibunya menuju lemari kecil mengambil barang.
"Ibu lupa kasih ini buat kamu" Ibunya memberikan kotak kepada Lia, Lia tidak tau apa isi kotak itu.
"Ini apa bu?" Lia membukanya, dia penasaran apa isi kotak yang di berikan ibu.
Di dalam nya terdapat kalung berbentuk Hati.kalung itu adalah kalung yang Lia ingin kan 4 tahun lalu.
"Rizki membeli ini untuk kamu nak,katanya hadiah ulang tahun,Ibu lupa memberikan kepada kamu" jawab ibu menjelaskan,dia seperti menyesal telat memberikan itu kepada Lia.
__ADS_1
Lia pernah jalan2 bersama mas Rizki dan mereka melewati toko perhiasan,Lia menunjuk kalung itu. dia berkata kepada Rizki bahwa kalung itu sangat bagus dan dia mengingin kan nya.
namun saat itu Rizki tidak ingin memeberikan nya begitu saja,pasti Lia akan menolak nya,jadi dia berencana memberikannya sebagai hadiah ulang tahun.
"Mas Rizki membeli kalung ini untuk ku bu?" Lia meneteskan air matanya. aneh sekali air matanya seperti mudah sekali jatuh di pipinya.
Satu minggu setelah kepergian mas Rizki adalah Hari ulang tahun Lia.
Rizki berniat memberikan kejutan kalung itu pas hari ulang tahun nya. Namun takdir berkata Lain.
Lia menangis lagi,Dia sangat bersyukur pernah di cintai orang seperti Rizki.
Lia sangat merindukan mas Rizki,dia rindu semua yang ada pada diri mas Rizki,penantian yang slama ini dia harapkan seperti sudah hancur, dia harus sudah terima kenyataan kalau Rizki benar benar tidak akan kembali kepada Lia selamanya.
setelah selesai menangis Lia dan ibu keluar dari kamar,Rita sudah mandi dan berganti pakaian.
__ADS_1
hari sudah mulai sore, Lia sudah cukup lama di rumah mas Rizki,meski rasanya dia ingin berlama lama di sana,namun dia juga punya tanggung jawab pada pekerjaan nya.
"Mau pulang sekarang apa nanti mbak?" Rita bertanya kepada Lia.
"sekarang saja Ta, bosku sudah menunggu,ada pekerjaan lain" Lia harus berada di Hotel sebelum Mahgrib karna biasanya setelah Mahgrib mereka akan meeting.
"Bu,Lia pamit dulu ya,kapan kapan Lia mampir lagi" Lia berpamitan dengan ibunya Rizki.
ibunya enggan melepas Lia pergi,rasanya dia ingin menahan Lia untuk tetap berada di sisinya, namun ibunya pun mengerti bahwa Lia masih mempunyai tanggung jawab dan dia juga harus melanjukan hidup nya.
namun ibunya Rizki seperti sudah lega,barang yang sangat penting bagi anak nya sudah di berikan kepada pemiliknya,jadi dia tidak punya sesuatu ganjalan lagi di hatinya.
Lia di antar Rita menuju hotel, jam menunjukan pukul 5 sore.
"Ta,sering sering kabari mbak ya" Lia berpamitan kepada Rita.
__ADS_1
"Iya mbak Lia, Aku berharap mba bisa bahagia terus" Lia dan Rita berpelukan.
Rita meninggalkan Hotel tempat Lia menginap. Lia masuk kedalam hotel menuju kamarnya.