
mereka akhirnya sampai di perusahaan.Perusahaan itu cukup besar,memiliki 8 Lantai dan memang karyawan di sana tidak banyak sepertinya sistem SDM nya tidak baik. Lia menuju Lantai 8.
setelah samapai di lantai 8 lia di bawa ke ruangan.
"Mbak Aulia tunggu di sini sebentar saya akan mengambil berkas berkas" mbak Fitri menyuruh Lia untuk menunggu di sebuah ruangan.itu seperti ruangan untuk meeting.
Lia mengangguk tanda paham.
Di ruangan Lain pak Rey dan pak Riko membicarakan tentang Lia.
"Lo knapa si terima dia? Siapa tau dia di suruh musuh kita buat pura pura deketin kita" Rey duduk di kursi nya.
dia masih saja tidak setuju akan keputusan pak Riko dan mbak fitri. dia masih curiga tentang Lia yang rela tidak di gaji jika dia gagal.
"Dia keliatan nya bukan orang seperti itu,Dia polos banget menurut gw" Riko mengambil beberapa berkas yang sudah Rey tanda tangani.
__ADS_1
Setelah mengambil beberapa berkas Riko menuju ruangan kerja nya.
Mbak fitri membawa beberapa berkas di tangan nya dia duduk di sebelah Lia dan menjelaskan isi berkas tersebut.
"Lia ini semua file yang kita kumpulkan ada di sini kamu tinggal mempelajari di rumah nanti nya" Mbak fitri memberikan satu buah flasdisk
"Baik mba,Terimakasih" Lia mengambil flasdisk itu dan memasukan kedalam tasnya.
Mbak fitri menjelaskan singkat garis besar nya tentang apa yang perusahaan sedang alami.Lia pun mengerti dan paham apa yang sebenar nya terjadi di perusahaan tersebut.
"Bagai mana Mbak Aulia sudah mulai ada gambaran tentang permasalahan perusahaan ini?" Riko duduk di samping Fitri. menanyakan apakan Lia sudah tau apa yang di alami perusahaan mereka.
"Lumayan Pak Riko,saya akan memikirkan langkah apa yang akan kita ambil nantinya" Lia menjawab dengan percaya diri. lia sudah menerima penjelasan mbak fitri.
Rey hanya melihat mereka dengan tatapan tidak senang.Lia sebenar nya juga masih kesal kepada Rey karna dia meremehkan Lia.
__ADS_1
Dalam hati Lia berkata " Liat saja nanti akan aku buktikan" lia ingin membuktikan bahwa apa yang di fikirkan Rey tentangnya tidak benar,dia akan berusaha keras membuat perusahaan itu bangkit kembali.
"Aulia ini kartu tanda pengenal kamu,kamu bisa keluar masuk kantor menggunakan ini" Riko memberikan nya pada Lia.
"Terimakasih pak Rico" Lia menerima nya.
Lia sangat senang dia sekarang sudah menjadi salah satu karyawan di sebuah perusahaan dia juga sekarang mempunyai kartu nama dan tanda pengenal yang biasa nya di gantungkan di leher leher para karyawan.
perusahaan itu tidak bisa sembarangan orang masuk kedalam nya hanya yang punya Name card dengan Bar code saja yang bisa masuk tentunya hanya karyawan di sana saja.
Setelah mbak Fitir menjelaskan semuanya Lia pamit untuk pulang dan mempelajari lagi materi materi itu.
"sampai bertemu besok Lia,Kita bicarakan apaa yang sudah kamu pelajari besok" Mbak Fitiri mengantar Lia sampai Lobi.
Lia sangat baik dan sabar memberi penjelasan kepada Lia,lia pun senang bisa berbincang dan berdiskusi dengan orang seperti mbak fitri.
__ADS_1
"Baik mbak saya pamit dulu" Lia pergi meninggal kan Kantor tersebut.