
Lia mengis di sana. sudah lama sekali rasanya dia tidak menangis. Dia tidak marah kepada Rey, dia hanya merasa dirinya tidak pantas untuk Rey.
"Ayo ikut aku kedalam.aku akan bilang ke semua orang bahwa aku hanya ingin dengan mu" Rey menarik Lia masuk kembali ke dalam gedung.
"Tidak Rey. aku tidak ingin membuat semuanya menjadi kacau" Lia tidak mau membuat rekan bisnis Rey menganggap Rey sebagai pria tidak baik.
"Aku ingin semuanya tau kalau aku memiliki kamu" Rey tidak mau lagi ada kesalah pahaman.
Akhirnya Lia menurut untuk ikut Rey masuk kedalam ruangan kembali. Rey membawa Lia ke depan orang tuannya.
"Pah, Mah. aku mau memberi tahu kalian bahwa aku sudah memiliki kekasih. Dan aku juga menolak untuk perjodohan ini" Rey mengengap tangan Lia dengan erat.
"Rey kamu apa - apaan sih? knapa kamu baru bilang sekarang kalau kamu sudah punya pacar" Ayah nya merasa tidak enak dengan Pak Adiguna dan Veronica.
"Bagus deh.lagi pula gw juga menolak perjodohan ini" Veronica juga sebanr nya tidak mau di jodohkan. hanya karna dia di ancam tidak di berikan uang jajan lagi.makanya dia menurut.
__ADS_1
"Veronica. jaga bicara kamu" Pak adiguna merasa anak nya tidak sopan.
"Papah tau Lia siapa kan. aku sudah cerita banyak bagaimana perjuangan aku membuat perusahaan bangkit sampai sekarang. aku sudah bilang bahwa ada Wanita hebat di samping ku" Rey mencoba agar Ayah nya mengenal Lia.
Rey cerita kepada ayah nya bagaimana Lia membantu Rey. namun Ayah nya mengira Lia hanya berperan sebagai sekertaris nya tidak lebih dari itu.
"Dan buat kamu Lia. kamu adalah satu - satu nya wanita yang ingin aku miliki. aku ingin terus melewati semua ini bersama kamu. Dan terimakasih karna kamu masih terus mendampingi aku sampai sekarang. Aku mencintai mu" Rey mengungkap kan segalanya di sana.
Semua orang bertepuk tangan melihat Rey bersimpuh di hadapan Lia dengan setangkai bunga yang dia ambil dari dekorasi pesta tersebut.
Lia tidak tau harus menjawab apa. Lia hanya menerima bunga itu sambil menangis bahagia.
Acara berlangsung kembali. mereka menari dan bergembira bersama.
"Cieeee.. . . nangis kecewa apa nangis bahagia ini" Mbak Fitri meledek Lia.
__ADS_1
Lia hanya tersenyum dengan menunjukan bunga yang di berikan Rey.
"Mas yakin bahwa Rey sangat mencintai kamu. jangan sampai ada kesalah pahaman lagi ya" Mas Riki sudah percaya bahwa Rey akan menyelesai kan semua ini.
"Terimakasih Mas Riki sudah percaya kepada ku"Rey sangat senang mendapatkan kepercayaan dari Kakak nya Lia.
"Mas sama Mbak Nadya pulang dulu ya. kamu jangan pulang larut malam" Mas Riki dan Mbak Nadya pamit pulang karna sudah lelah.
"Baik Mas. terimaksih ya Mas, Mbak" Lia memeluk Kakak dan Kakak iparnya.
Rey, Lia, Rico dan Fitri duduk untuk minun bersama. saat mereka asik mengobrol dan minum. kakak nya Rey menghampiri mereka.
"Boleh aku gabung dengan kalian?" Kak Rendy ingin gabung dengan Rey dan yang lain nya.
"Boleh Kak. duduk sini" Lia mempersilahkan Rendy untuk duduk di samping nya.
__ADS_1
"Terimakasih" Rendy duduk di smping kursi Lia.
"Bisa juga kamu Rey dalam memilih pacar" Nada bicara Kak Rendy sedikit aneh.