
Tiga Hari sudah berlalu sejak kepergian mas Rizki.Lia pamit kepada keluarga Mas Rizki untuk pulang.
karna dia tidak mungkin untuk tinggal di rumah mas Rizki terus menerus,lagi pula dia juga bersama mas Riki.
"Bu. . Aku pamit pulang,insya Allah kapan kapan aku mampir lagi ke sini" Lia mencium punggung tangan ibunya Rizki dan memeluk nya.Tangis dua Wanita ini pecah,Di susul pelukan dari Rita adik nya Rizki.
"Nak, maaf kalau anak ibu punya salah sama kamu" Ibu Rizki menangis, Dia juga sangat mencintai Lia,karna Lia adalah wanita yang di cintai putranya.
setelah pamit dengan seluruh keluarga Mas Rizki,Lia dan kakanya melaju untuk pulang kerumah.
Di perjalanan Lia hanya memejamkan matanya hatinya sangat sakit dan fikiran nya berputar putar di isi oleh kenangan Mas Rizki.
__ADS_1
Di dalam hatinya seperti ada luka yang tidak tau harus seperti apa mengobatinya.
separuh jiwanya seperti hilang. dan dia seperti tidak punya tujuan dalam hidupnya.
setelah beberapa jam perjalanan Akhirnya Lia sampai di rumah pada sore hari. Dia di sambut orangtuanya.Lia turun dari mobil dan langsung memeluk ibunya.
"Bu. . . ." Liaa memeluk nya dan kembali menangis. sebanr nya dia tidak ingin menangis lagi,rasanya mata Lia sudah lelah meneteskan air mata,rasanya air mata Lia sudah terlalu banyak keluar. namun ntah knapa dia slalu menangis.
"Iyaa nak iyaa ibu ngerti. Jodoh,Rezki,maut semua di tangan Tuhan,kita cuma bisa bersabar atas semua kehendaknya" Ibu lia menuntun lia masuk kedalam rumah.
selama beberapa hari Lia hanya berdiam diri di kamarnya,dia keluar hanya untuk makan dan ke kamar mandi,tubuh lia semakin kurus karna dia kehilangan nafsu makannya.
__ADS_1
satu minggu pun berlalu. Lia hanya berbaring di kamar mengunci diri dan sesekali air matanya masih saja jatuh. Lia berhenti dari perkerjaan nya.Lia tidak bisa lagi tinggal di sana terlalu banyak kenangan yang hanya akan membuat Lia sedih di sana.Pihak Mall pun memaklumi apa yang jadi keputusan Lia.Semua karyawan juga merasakan kesedihan atas kepergian Mas Rizki.Rizki di kenal sebagai sosok yang sangat baik dan pekerja keras.
Saat Lia mencoba untuk mencari ponsel miliknya di Laci,yang dia temukan malah ponsel mas Rizki.
Lia melihat galeri yang di penuhi foto mereka berdua.Dan pesan yang hanya ada satu yaitu darinya.Dia tidak pernah mengapus satu pesan pun dari mulai pertama kali mengirim pesan kepada Lia,di situ ada semua.
"hay,aku Rizki, makasih ya udah bolehin nyimpen nomer ponsel kamu" itu adalah pesan pertama kali yang Rizki kirimkan kepada Lia, semuanya masih tersimpan rapih di ponsel nya.
bahkan Lia saja sudah menghapus beberapa pesan yang di kirim mas Rizki kepadanya.
Lia membaca kembali percakapan mereka di di WhatsApp. Lia memandangi gambar yang ada di Walpaper depan ponsel nya yaitu foto mereka.
__ADS_1
Lia baru sadar bahwa Rizki sangat mencitai nya, dia baru menyadari itu sekarang,
Tanpa di sadar air Lia pun kembali membasahi wajahnya.