
Aulia menjalani pekerjaan nya dengan lancar.karena sifat yang dingin dan acuh dia pun hanya meperhatikan dirinya dan pekerjaan nya dia tidak butuh teman.meski dia tau banyak yang iri dengan nya karna dia adalah junior dan langsung mendapat kan posisi sebagai kasir di sana.dia tau banyak rekan kerjanya yang membicarakan dia di belakang,bahkan ada yang terang ternagan membicarakan dia di depan nya namun dia tidak memperdulikan itu.
" Dia kan anak baru knapa langsung di tempat kan di kasir enak banget ya dia" sindir metha yang sedang membereskan barang disana.
"iyah yah dia enak banget apa jangan jangan dia nyogok kepala karyawan yah" samber vina yang dari tadi melirik sinis kepada Aulia.
"Udah Lia gak usah di tanggepin dia cuma iri aja" Saut mba ira memegang tangan lia
Dia slalu di temani Mas rizki dan Mba ira. meskipun dia tidak membuka diri dengan orang baru tapi natah knapa dia mau terbuka dengan Mas rizki,sedangkan mba ira adalah teman sebelah kasir nya mereka sering ngobrol, mba Ira berteman juga dengan mas Rizki jadi mereka bertiga sering ngobrol bersama.
" Lia besok libur mau kmana?" tanya mas Riski saat makan siang bersama,kebetulan besok jadwal Lia libur
" Gak tau mas mungkin istrahat aja di kontrakan sambil beres - beres" Lia menjawab
__ADS_1
" aku juga libur bareng kamu besok gimna kalo kita jalan2 ? kamu belum pernah keliling yogyakrta kan" kebetulan mas Rizki adalah asli orang yogyakarta jadi dia tau banyak tempat wisata di sana.
mas Rizki slalu bersikap baik kepada Lia.
" aku fikir2 dulu ya mas gak janji bisa pergi" lia memang berencana untuk istirahat saja di rumah, tapi dia juga tertarik untuk jalan2 karna dia belum pernah.
akhirnya waktu pulang kerja pun tiba. mas Rizki menghampiri Lia.
" Nanti malam aku kabarin ya mas jadi apa nggak nya aku masih fikir2 " jawab lia sambari menganbil tas dari loker nya.
Lia masih ragu karna dia tidak begitu ingin jalan2.
" ya sudah aku tunggu jawaban kamu ya nanti malam awas loh lupa" mas rizki pun pergi dengan motornya.
__ADS_1
sebenar nya lia tau kalo mas Rizki sepertinya menyukai lia namun dia tidak menghirau kan itu,meski hatinya sedikit tersentuh karna perhatin yang di berikan nya itu. ini pertama kalinya untuk Lia jadi dia tidak begitu peka kepada perasaan orang lain.
Banyak memang pria yang menyukai nya saat masih SMA namun dia tidak pernah menghirau kan itu karna dia fikir dia hanya akan fokus skolah.
Lagi pula untuk Lia pria bukan segalanya. itu yang di fikirkan dia dulu.
tapi beda dengan mas rizki ini dia sedikit membuat hati Lia bergetar meski dia belum yakin. dia merasakan kehangatan saat mas Rizki memberi dia perhatian lebih.
seperti ada sosok yang mengubah dari dia yang dingin menjadi Hangat. Hidup nya pun mulai berwana.
Lia merasa Mas Rizki slalu menjaganya.
Lia bukan orang yang ke geer.n saat ada orang yang perhatian kepadanya. namun dia juga akan tau kalau ada pria yang suka kepadanya. Lia tidak merasa risih dengan kehadiran mas Rizki di hidupnya.
__ADS_1