
Emi hanya bersikap cuek dengan Jully yang selalu mengejar-ngejar cintanya itu. Ia sangat bingung menghadapi laki-laki seperti Jully.
"Apa dia tidak melirik cewek lain ya, sampai segitunya" ucap Emi pelan
Emi tidak mau terlalu capek dan ia memutuskan untuk tidur. Karena besok ia akan memulai kegiatan yang baru lagi.
……""……
Keesokan harinya Emi bangun kesiangan karena alarm yang dinyalakannya lupa memencet tombol on.
"Astaga sudah pukul 07.30 wib. Aku terlambat bangun" ucap Emi lari kekamar mandi.
Emi bersiap-siap memakan waktu 30 menit. Ia segera keluar dari penginapan itu dan berlari menuju lapangan tempat acara diadakan. Orang-orang yang berada diruang penyuluhan sudah menunggu Emi. Dan Emi langsung masuk keruangan aula itu.
"Assalamualaikum. Maaf ibu-ibu, kakak-kakak sekalian saya datang terlambat karena ada keperluan mendadak ketika mau jalan kesini tadi" ucap Emi berkilah
"Tidak apa bu bidan" ucap mereka serempak.
Membuat Emi lega. Emi langsung mengadakan penyuluhan untuk hari ini tentang nutrisi ibu hamil, persiapan hamil dan nifas. Emi menjelaskan dengan detail dan sedikit memberikan contoh porsi dan hitungan gizi yang didalam porsi tersebut. Membuat semua peserta yang datang ke penyuluhan itu langsung mengerti dan mau melaksanakan anjuran oleh Emi.
Emi pun menunjuk salah satu bidan dan gizi di Puskesmas didaera itu untuk mengawasi perkembangan kemajuan agar sesuai sasaran dan juga melaporkan laporannya nanti ke Kemenkes. Tujuannya agar kasus kekurangan gizi pada ibu hamil, calon hamil, dan pada bayi yang dilahirkan. Juga kurangnya angka ke cacatan pada bayi baru lahir karena kekurangan gizi.
Setelah selesai penyuluhan Emi juga menganjurkan agar para peserta mendaftarkan diri untuk diawasi oleh bidan dan gizi dari puskesmas setempat.
Akhirnya semua kegiatan berakhir untuk hari ini dan akan dilanjutkan hari esok. Emi juga rekan rekannya sudah kembali kamar masing masing untuk istirahat.
Hari demi hari Emi menjalankan semua kegiatannya selama dibogor dan hari ini hari keenam emi juga rekan rekannya berada dibogor. Ini juga hari terakhir acara baksos (bakti sosial) itu dilaksanakan.
Setelah penutupan kegiatan Emi pergi bersama teman temannya kesuatu tempat yaitu restoran yang cukup terkenal didaera bogor. Dan ini merupakan traktiran dari kepala dinkes bogor untuk menyambut dan mengucapkan terima kasih kepada Emi dan tim yang berjumlah 10 orang.
Tapi selagi acrmara jamuan itu berjalan Emi melihat sosok yang ia kenal didalam ruangan yang sama tapi beda tempat duduk dengan mereka.
"Jully" gumam Emi
Emi akhirnya berdiri dan pamit kepada semua rekannya. "saya permisi sebentar menemui seseorang" pamit Emi
"Ya Emi" ucap teman Emi
Emi berjalan menuju meja dimana Jully duduk. ia sangat heran kenapa ada jully disini. Dari sejak kapan ia berada disini.
"Jully" sapa Emi
__ADS_1
"Hai sayang" ucap Jully tersenyum
"Kamu apa apaan si Jul. Kamu kenapa ada disini. Bukannya aku bilang jemputnya besok" tanya Emi
"Ya memang begitu. Tapi aku sudah sangat rindu kepada mu Em, makanya aku mutusin hari ini jemput kamu" ucap Jully
"Tapi aku belum bisa pulang sekarang, besok aku harus kedinkes dulu mengurus laporan" ucap Emi
"Ya aku tunggu" jawab Jully singkat
"Tapi kamu mau tidur dimana" ucap Emi
"Mau bobok sama kamu dan *** *** sama kamu" goda Jully
"Iishh mesum" ucap Emi pergi menuju meja nya tadi.
"Hanya sama kamu saja" ucap Jully pelan tapi tidak terdengar oleh Emi.
Emi baru saja duduk dimeja makannya dan ternyata semuanya sudah selesai dan memutuskan untuk bubar. Emi akan berjalan keluar tapi tiba-tiba tangan nya ditarik oleh Jully
"Emi, kamu pulang bareng aku ya. tolong" ucap Jully memohon
"Hhuufft baiklah" ucap Emi menghembuskan nafas dengan kasar
"Em, aku pesan kamar dulu ya. Di samping kamar mu ada yang kosong tidak" tanya Jully.
"Aku tidak tau tanyakan oleh resepsionisnya saja" ucap Emi
Jully berjalan kearah meja resepsionis dan menanyakan kamar kosong. Ternyata yang kosong didekat kamar Emi terdapat jarak satu kamar. Dan Jully segera mengambil kamar itu karena Jully juga sudah capek.
Mereka menuju kamar mereka serempak. Dan ketika sampai didepan pintu kamar Emi, Emi mengucapkan sesuatu.
"Jul, besok sarapan di kamarku saja. Aku juga ada yang mau dibicarakan kepada mu. Ini penting" ucap Emi
"Baiklah ratuku. selamat tidur" ucap Jully bahagia
Tapi tidak dibalas oleh Emi, Emi meninggalkan Jully sendiri berdiri didepan pintu kamarnya. dan segera menuju tempat tidurnya karena tenaganya hari ini sangat terkuras.
Emi tertidur sampai lupa untuk mengganti baju dan mandi. Ia tidur sampai ada orang menggedor pintu kamar nya.
Tok… Tok… Tok… pintu kamar Emi diketuk
__ADS_1
"Ck… Siapa sih yang ngetuk malam malam begini" ucap Emi yang tidak tau hari sudah pagi dan menunjukkan pukul 07.00 wib
Emi langsung menuju pintu kamarnya dan membukakan pintu tersebut.
"Ck… Kau lagi, ada apa. Ini masih malam" ucap Emi yang masih sedikit tidak sadar
"Emi, ini sudah pagi. udah jam 07.00 WIB. Apa kamu tidak mengganti bajumu tidur tadi malam Emi" ucap Jully
"Ooo sudah pagi. Aku ketiduran, ayo masuk. Aku pesankan makanan dulu sambil aku akan mandi sebentar ya" ucap Emi membukakan pintu itu.
Emi dan Jully masuk kekamar Emi. Emi menuju telpon disamping tempat tidurnya. Dan memesan beberapa menu sarapan pagi. Setelah selesai nelpon Emi langsung menuju kamar mandi dengan membawa perlengkapan mandi dan pakaian ganti. Emi berendam di bath up hampir 1 jam dan baru keluar.
"Benar kata orang, kalau anak gadis mandi akan memakan waktu berjam-jam" ucap Jully menggoda Emi..
"Ya begitulah. Sudah resiko jadi anak gadis" jawab Emi sekenanya
Belum lama Emi bersiap makanan pesanan Emi datang. Mereka pun segera makan dan sambil sekali kali Jully menggoda Emi yang sangat serius menikmati makanannya.
Setelah selesai makan Emi dna Jully masih mengobrol ringan. Jully juga menceritakan hasil pertemuan antara kelurga mereka berdua seminggu yang lalu.
"Em, kamu tau tidak kalau kedua orang tua kita itu ternyata bersahabat Em" ucap Jully
"Ooo ya tidak tau lah. Ini aku baru tau" ketus Emi merasakan aura lain dari ucapan itu.
"Kalau dari awal aku tau mereka bersahabat aku mintak dilamarkan langsung" ucap Jully percaya diri
"Ternyata keoercayaan diri anda sangat tinggi ya pak Jully" ucap Emi jengah
"Ya begitulah. Harus percaya diri kalau menginginkan sesuatu itu Em" ucap Jully
"Ya terserah kamu saja. Aku ada yang mau dibicarakan sama kamu, ini penting dan harus selesai sekarang juga" ucap Emi
"Ya apa, bicara apa Em" tanya Jully penasaran.
Emi diam, dan meyakinkan diri untuk mengatakan semuanya. Emi juga menguatkan diri memandang Jully dengan seksama.
*
*
*
__ADS_1
BERSAMBUNG dulu ya guys. Terima kasih kesayangan ku semua.