
Blurb :
Sebuah pernikahan yang hanya di dasari oleh cinta dari salah satu pihak, akankah berjalan mulus??
Arimbi terkejut ketika sosok KH Arifin, datang ke rumahnya bersama Pak Rio dan Bu Rio.
Yang lebih mengagetkannya, kedatangan mereka bertujuan untuk melamar dirinya menjadi istri dari putranya bernama Bima Sena Anggara, pria duda beranak satu.
Sosoknya yang menjadi idaman semenjak menempuh pendidikan di pondok pesantren milik Abi Arifin, membuat Arimbi berjingkrak dengan perjodohan itu.
Namun, tiba-tiba jantungnya seakan runtuh ketika pria itu mengatakan 'kita akan tidur terpisah'
Akankah ketulusan Arimbi pada putri semata wayang mampu membuat Bima, seorang TNI AU berpangkat Sersan Mayor membalas cintanya?
Ataukah perpisahan yang akhirnya mereka putuskan?
"Saya setuju dengan pernikahan ini, karena memang perjanjian yang saya buat dengan mami, tidak ada kaitannya dengan perasaan atau apapun itu. Jadi jangan libatkan hatimu dalam hubungan ini". (Bima Sena Anggara)
"Kata sayang, yang ku sadari hanya terucap untuk putri semata wayangnya, bukan untukku. Lantas, mau di bawa kemana hubungan kita jika stuck di sini saja, mas?" (Arimbi)
☄Arimbi☄
Bagiku, mas Bima adalah sosok pria dewasa yang irit bicara dan minim senyum. Entahlah, mungkin itu hanya berlaku untukku saja, sebab setahuku, mas Bima tak sedingin itu pada keluarga, teman-teman, juga putrinya.
__ADS_1
Aku sendiri Dewi Arimbi, usiaku dua puluh enam tahun.
Setelah lulus ujian ASN, aku bertugas di kantor perpajakan di salah satu kabupaten di Surabaya.
Sosok mas Bima yang terpaut delapan tahun denganku, sudah menjadi pemilik hati sejak aku duduk di bangku MA.
Sering sekali pria itu berkunjung ke ponpes milik kakek Arifin. Dan setiap kedatangannya selalu menarik perhatianku untuk terus menatapnya secara diam-diam.
Aku sempat menciut saat mas Bima membawa mbak Hana ke ponpes dan memperkenalkannya pada kakek Arifin sebagai calon istrinya.
Hingga beberapa tahun kemudian, aku mendengar kabar bahwa mbak Hana, yang tak lain adalah bundanya Syahla tertangkap basah sedang berselingkuh sampai melakukan hubungan suami istri di rumahnya saat mas Bima ada tugas ke luar kota.
Kepulangannya yang ingin memberikan kejutan pada mbak Hana, justru berbalik mengejutkannya.
Yang membuatnya kian sakit hati, secara terang-terangan mbak Hana lebih memilih hidup dengan pacarnya dan meninggalkan Syahla yang saat itu baru berusia tujuh bulan.
***
Ngomong-ngomong soal pernikahanku dan mas Bima, memang seperti itu adanya, kami jarang sekali berbincang-bincang. Kami hanya bicara seperlunya, itupun mengenai Syahla.
Mas Bima bahkan tak pernah meminta bantuanku untuk urusan apapun. Kalau saja aku tidak berinisiatif sendiri membantunya, seperti mencuci baju atau hanya sekedar membuatkan teh, pria itu memilih melakukannya sendiri dari pada harus menyuruhku.
Ya, kami adalah sepasang suami istri yang sah di mata hukum negara dan agama.
__ADS_1
Kami yang tinggal satu atap, bagai orang asing yang tak mengenal satu sama lain.
Pernikahan ini mungkin hanya sebatas di atas kertas, tapi aku akan tetap di rumahnya untuk putrinya yang selalu ia tinggal dinas memenuhi tugas negara.
Syahla Athalia Anggara
Bersambung.
Sekuel Menjadi selingkuhan suamiku dan Rahasia hati...
Bima Sena Anggara anak dari pasangan Rio dan Irma.
#Perlahan mencintai
#Rumah tangga
#ASN : Aparat Sipil Negara
#Konflik hidup sehari-hari
Bisa cari dengan Judul : Menikahi Sersan Mayor.
__ADS_1