
Cerita ini direvisi ulang beberapa kali untuk menghilang plot hole yang ada dan kekurangan dalam kepenulisan juga. Mungkin ada yang pernah membaca lanjutan atau menemu cerita di aplikasi baca oren juga, nah... itu juga punyaku. Alasannya simpel, karena belum paham betul aplikasi ini dan ada banyak kesibukan yang membuat cerita ini akan terbengkalai, tapi sekarang aku punya waktu banyak, hahahaha...
__ADS_1
Jadi, meskipun sudah berubah tolong hargai dan saya menerima saran dan kritik yang mendukung. Kalau bisa komen ya, aku suka bales komentar, pengen tahu juga reaksi kalian kalau seumpama diposisi si tokoh utama juga gimana, hehehe...
__ADS_1
Terima kasih atas perhatiannya semuanya.
__ADS_1