
Kini kami sudah sampai di desa yang di maksud kan oleh ardi padaku,tapi aku memilih untuk duduk berdiam saja di dalam mobil! sedangkan ardi dan ke dua anak ku sudah keluar sejak 10 menitan yang lalu.
Aku seperti ini bukanlah tanpa alasan,aku tak punya banyak keberanian untuk keluar dari mobil.Semua penduduk desa ini tiba tiba saja serentak keluar dari dalam rumah mereka setelah mendengar suara mobil kami datang mendekat.
"Tok tok tok".aku tersentak saat kaca mobil ku tiba tiba saja di ketuk oleh seorang wanita muda! yang ku tafsir usianya sama dengan ku.
"Ada apa?".tanyaku setelah membuka setengah kaca mobil
"Apa benar ini dengan ibu mayang?"
"Iya,benar! dari mana kamu bisa tau nama saya?".tanya ku penasaran
"Ohh... perkenalkan nama saya mala bu! cucu dari kek salman".ucapnya memperkenalkan diri dan melemparkan senyum ramah padaku
"Mas ardi meminta pada saya untuk memanggil ibu untuk segera masuk kedalam! karna kakek dan nenek saya sudah tidak sabar ingin bertemu dengan bu mayang!"
"O-Oh baiklah! kamu di luan saja saya akan menyusul"
"Tida apa apa bu mayang! saya akan menunggu!"
Mendengar jawabannya barusan membuat ku buru buru mengambil tas dan ponsel ku,lalu segera keluar dari dalam mobil.
"Rumahnya yang mana ya?".tanyaku pada nya
"Rumah saya ada di sebelah kiri bu yang warna putih"
"Yang itu?".tunjukku pada sebuah rumah yang berdiri tegak disana dan di balas anggukan darinya.
Kini kami berdua berjalan beriringan menuju rumah yang di maksud oleh mala,bersamaan dengan itu semua mata kini menatap ke arah ku yang membuat ku menjadi sangat tidak nyaman.
"Biarkan saja bu mayang,tidak usah dilihat! mereka memang seperti itu".ucap mala yang mungkin menyadari hal itu.
Saat sampai di ambang pintu aku mengucap salam pada semua orang yang sedang duduk di dalam.
__ADS_1
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam".sahut mereka serentak dari dalam.
Terlihat seorang wanita tua langsung bangkit dari duduknya lalu datang menghampiri ku sambil tersenyum,dan aku pun membalas senyumannya.
"Oh jadi ini yang namanya nak mayang?"
"Iya nek,saya mayang!".jawab ku tersenyum ramah sambil meraih tangan miliknya lalu menciumnya dengan takzim.
"Cantik sekali kamu nak".pujinya sambil mengelus lengan ku.
"Mari nak,masuklah ke dalam! kami sudah menunggu mu sejak tadi,tapi kamu baru mau masuk kedalam sekarang"
"Maafkan saya kek,nek! saya hanya merasa canggung saat semua orang menatap saya seperi itu".jawab ku dengan nada menyesal
"Oh,jadi itu alasannya nak mayang tidak mau masuk? kalau tau begitu kakek akan meminta pada mala untuk menjemput nak mayang lebih awal tadi".sahut seorang kakek yang ku yakini dia adalah kek salman.
"Sudahlah pak,tidak usah di bahas lagi! lagian nak mayang nya juga sudah ada disini kan?".timpal si nenek
"Ada apa sayang?".tanyaku heran,karena dari tadi anak bungsu ku ini tidak mau bicara padaku apa lagi mendekat.
"Keenan mau pulang".ucapnya tiba tiba dengan memasang wajah memelas.
"Loooh....kok sudah mau pulang si? baru juga sampai".sahut mala
"Iya sayang,kita kan baru sampai! sebentar lagi ya? tidak enak sama kakek dan nenek kalau kita langsung pulang".ucap ku mencoba memberi pengertian padanya.
"Tidak mah! keenan mau pulang".ucapnya dengan mata yang mulai berkaca kaca.
"Sebentar lagi ya sayang! mamah janji".ucap ku sambil menghapus air matanya yang kini telah terjun dengan bebas.
"Kevin?".panggil ku pada kevin yang tengah asik menyantap makanan yang di sediakan oleh mereka.
__ADS_1
"Iya mah?".jawabnya dengan mulut penuh
"Kemarilah!"
"Ada apa mah?". tanya nya menghampiri ku
"Mamah minta tolong sama kamu,untuk ajak adek keenan main di luar ya! kasian dia menangis minta pulang"
"Yaaah...mamah! tapi kevin masih mau makan roti itu".ucapnya dengan nada kesal
Aku yang mendengar jawaban darinya hanya bisa menghembuskan nafas gusar,aku bingung harus melakukan apa sekarang!
"Ada apa bu mayang?".tanya ardi mendekati ku
"Ini di,keenan minta pulang!".jawab ku lesu
"Looh,kok gitu bu? memangnya kenapa?"
"Entahlah saya juga bingung! coba kamu liat ini,tiba tiba saja dia mau bicara dan mendekat pada saya.Padahal sejak subuh tadi dia sama sekali tidak mau mendekat! jangankan untuk mendekat melihat saja ogah ogahan".jawab ku mulai kesal
Mendengar perkataan ku barusan ardi hanya tersenyum,lalu berpindah mendekati keenan.
"Keenan kenapa?"
"Keenan mau pulang om"
"Kok gitu si? memangnya kenapa? ayo bilang sama om!
"Sudahlah di, seperti nya saya harus mengajaknya keluar sekarang! saya takut kalau di biarkan seperti ini,dia jadi tantrum dan membuat semua orang jadi repot"
"Baiklah kalau begitu,saya akan tetap di sini bersama kevin"
"Tidak enak,kalau saya juga ikut keluar bu mayang!"
__ADS_1
"Iya,kamu benar di,kamu tetap lah di sini! saya akan keluar sebentar untuk sekedar membuat hatinya sedikit tenang"
"Ayo sayang kita keluar".ajak ku pada keenan dan untung nya dia tak menolak.