
Aku dan ardi hanya diam tak merespon perkataan mala yang sungguh membuatku bingung, bagaimana pun aku tidak akan terpengaruh oleh nya dan pergi dari sini.
"Sudah saya katakan bukan? jawab dulu pertanyaan saya barusan"ucap ku
Mala tampak panik dan gelisah karna aku terus mendesaknya dengan pertanyaan yang sama.
"Saya tidak bisa mengatakannya sekarang mbak! tolong percaya pada saya ayo pergi lah dari sini"ucap nya sambil memohon dan terus memegang tangan ku erat.
"Tidak!"ucap ku sambil menepis tangan nya perlahan
"Saya tidak akan pergi dari sini,begitu pun dengan ardi! kami akan tetap di sini"ucap ku mantap.
"Ayo lah bu mayang!"
"Mas ardi! ayo ikut saya mas!"desak nya pada ardi
"Pergi kemana mala? ini sudah mau magrib hari sudah mulai gelap! mau kemana kamu mengajak kami?"tanya ardi bingung
"Ke desa mas! saya akan membawa kalian semua ke desa,saya akan melindungi kalian di sana"
"Melindungi dari apa mala? saya tidak mengerti apa yang sedang kalian bicarakan"
"Jawab lah dulu pertanyaan saya dan bu mayang! siapa kah laras itu dan apa hubungannya dengan malam bulan purnama?"
"Maksud saya,apa yang akan terjadi pada malam bulan purnama mala? saya sangat tidak mengerti". Tanya ardi panjang lebar pada mala,mungkin dia sangat lah penasaran akan hal itu.batin ku
Entah apa maksud dari semua ini aku masih tidak mengerti,pertama makhluk hitam besar itu lalu? sekarang mala yang terus mendesak dan memaksa kami untuk segera pergi dari sini sebelum waktu magrib tiba.Entah kenapa perasaan ku sangat tidak enak pada wanita ini, seperti ada yang ganjal!
Tiba tiba saja mala bangkit dari duduknya lalu dengan cepat menyambar tangan kanan ku dan menarik paksa tubuh ku hingga hampir ke ambang pintu.Ardi yang menyadari hal itu pun ikut bangkit dan mengikuti kami dari belakang.
"Mala! apa apaan kamu? lepaskan bu mayang sekarang"ucap ardi tegas
Tapi wanita ini tidak menghiraukan perkataan ardi barusan,dia terus menarik tangan ku hingga berhasil membawa ku ke luar rumah.
"Lepas kan saya mala"ucap ku lirih sambil menarik tangan ku dari genggaman nya.
"Jangan terus memaksa saya untuk ikut dengan mu! karna saya tidak akan pergi dari sini"ucap ku
Setelah mendengar jawaban ku barusan,tampak wajah mala yang tadi nya sangat panik berubah menjadi datar! lalu menatap ke atas langit yang sudah mulai gelap setelah itu dia kembali menatap ku.
__ADS_1
"Hutan ini sangat berbahaya mbak!".ucap nya masih dengan wajah datar.
"Berbahaya?"tanya ku sambil menaikkan sebelah alis ku.
"Apakah hutan ini sangat berbahaya untuk kami! tapi tidak untuk mu dan kakek mu?".tanya ku yang membuat wajah nya kembali seperti semula.
"Mak-maksud mbak?"
"Apakah kamu telah melupakan apa yang kamu ucap kan pada saya dan juga ardi saat di mobil tadi?"
"Kamu mengatakan dengan mantap bahwa kamu tidak percaya tentang hal hal yang terjadi di hutan ini! lalu kenapa kamu mempercayai bahwa malam bulan purnama hutan menjadi sangat berbahaya dan dapat membahayakan keselamatan kami semua"
"Dan 1 lagi,jika seluruh penduduk desa sangat melarang keras untuk tidak membiarkan satu orang pun masuk ke dalam hutan ini! lalu bagaimana dengan kakek mu?"
"Beliau bahkan berani masuk kedalam hutan ini saat malam hari sendiri,kira kira apa yang sedang di lakukan nya di tengah hutan seperti itu? bahkan jika di pikir pikir dengan logika jarak antara jalanan hutan yang kami lalui pada malam itu sangat lah jauh dengan desa mu"
"Bukan begitu Ardi?" tanya ku pada ardi yang masih setia berdiri tegak di samping ku
"Ah,iya benar bu mayang! saya juga bertanya tanya soal itu tapi saya lebih memilih untuk tidak memikirkannya terlalu jauh!"jawab ardi
Setelah kami melemparnya dengan berbagai pertanyaan tapi entah kenapa dia tidak menjawab pertanyaan kami satu pun,yang hanya keluar dari mulutnya hanya menyuruh kami untuk ikut dengannya pergi ke desa yang dia tinggali.
"Apakah kalian akan tetap di sini? apakah kalian tidak akan menyesali keputusan kalian?".tanya nya pada ku dan ardi
"Baiklah kalau begitu saya harus pulang sekarang! yang terpenting sekarang saya sudah mengingatkan hal ini pada kalian semua!"
"Jika terjadi sesuatu pada kalian apa pun itu,maka jangan salah kan saya atas apa yang menimpa kalian"
"Tentu! saya maupun ardi tidak akan menyalah kan mu akan semua ini"
"Jadi, pergi lah dari sini jika kamu mau mala! jika tidak maka bermalam lah di sini! masih ada kamar kosong di samping kamar mandi." tawar ku pada nya
"Saya akan pergi"ujarnya
"Baiklah kalau begitu mau mu! ardi yang akan mengantar kan mu pulang"
Mala menggeleng "Tidak! saya akan pulang jalan kaki saja"
"Ba-bagaimana bisa kamu mengatakan itu mala?"sahut ardi
__ADS_1
"Hari sudah mulai gelap jalanan hutan ini juga akan gelap sekali,tidak ada penerangan di sepanjang jalan bagaimana cara mu untuk pulang"
"Mari biar saya antar kan" ucap ardi yang menawarkan diri dan ingin masuk kedalam untuk mengambil kunci mobil.
"Tidak mas! saya akan pulang sendiri!"
"Permisi"ucap nya langsung berlalu pergi begitu saja
"Mala!"panggil ardi
"Bu Mayang bagaimana jika dia kenapa kenapa bu? izin kan saya untuk mengejarnya"
"Tidak usah! biar kan saja dia pergi di,saya yakin dia akan baik baik saja" cegah ku
"Ayo masuk lah ke dalam"ajak ku
Akhirnya dengan berat hati ardi pun ikut masuk kedalam bersama ku, walaupun wajah nya tampak sangat mengkhawatirkan mala.Sejujurnya aku juga sangat mencemaskan dirinya berjalan sendirian di tengah hutan begitu.
Tapi mau bagaimana lagi? itu sudah menjadi keputusan nya,aku juga tidak bisa mencegah dirinya.
Awalnya aku memang sempat berfikir untuk segera pergi dari sini akibat perkataan makhluk tadi,tapi saat mala mengatakan hal yang sama hati yang tadi kekeh untuk pergi perlahan mulai goyah.Aku takut mala berniat buruk pada kami!
"Ardi" panggil ku
"Segera lah persiapkan diri mu kita akan solat berjamaah dan terus berzikir sampai subuh".ucap ku
"A-apa bu Mayang? sampai subuh,apa kah saya tidak salah dengar?"
Aku tersenyum kecil lalu menggeleng "Kamu tidak salah dengar di,saya memang mengatakan itu pada mu"
"Memangnya kenapa harus sampai subuh bu? maksud saya tidak bisa kah kita setelah menunaikan solat isya lalu tidur dan lanjutkan solat subuh jika sudah waktunya?"
"Saya hanya ingin berjaga jaga saja,dan meminta pertolongan dari yang maha kuasa"
"Bukan kah itu cara melindungi diri yang lebih baik dari pada kita harus lari dari jeratan mereka?"
"Benar bu Mayang saya setuju"
"Baiklah mari kita lakukan malam ini"ucapnya bersemangat lalu pergi meninggalkan ku masuk ke dalam kamar nya.
__ADS_1
Semoga saja cara ini ampuh untuk melindungi kami dari segala marabahaya yang sedang mengancam nyawa kami.
"Bismillah"