Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan

Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan
Bab 42.Jeratan


__ADS_3

"Ardi awaaaas!" teriak ku


"Aaaaaaaaaaaa"


"Bruuuk!"


"Awww!" aku meringis sambil mengusap kening ku yang terasa sangat sakit.


"Darah!" ucap ku kaget saat ku lihat ada sedikit darah di telapak tangan ku,lalu dengan cepat ku lihat ke arah belakang untuk mengecek keadaan kevin dan keenan


"Kalian tidak apa apa sayang?" tanya ku panik


"Tidak mah! tapi itu....


"Kening mamah berdarah" ucap kevin sambil menunjuk ke arah kening ku


Aku langsung menggeleng cepat dan buru buru menutup luka ini menggunakan rambut ku. "Tidak apa apa sayang! ini hanya luka kecil" jawab ku meyakinkan mereka


"Om ardi mah" timpal keenan sambil tergugu


Aku yang menyadari hal itu langsung mengalihkan pandangan ku ke arah samping untuk melihat kondisi ardi saat ini.


"Di? bangun lah" panggil ku sambil menggoncang goncangkan tubuh nya namun dia tak bergeming.


"Ardii!"


"Bangun lah! ini bukan saat yang tepat untuk becanda"


"Bangun lah" teriak ku mulai frustasi karna tubuh ardi tak bergerak sedikit pun.Dengan jantung yang berdebar debar ku angkat kepalanya perlahan lalu menyenderkan tubuh nya ke bangku.


"Astagfirullah...." ucap ku kaget sambil menutup mulut ku! saat melihat keadaan wajah ardi saat ini sudah di lumuri banyak darah.Mulai dari bagian pelipis hingga bagian telinga kanan dan kirinya juga mengeluarkan banyak darah.


"Ardiiiiii" teriak ku sambil terus mengguncang guncang kan bahu nya berharap dia akan segera bangun.


"Mamah! apa om ardi masih hidup?" tanya kevin dengan berurai air mata


Mendengar pertanyaan kevin, membuat ku dengan cepat langsung memeriksa napas dan detak jantungnya.


"Ardi bangun lah"


"Om ardi masih hidup kan mah?" tanya lagi


Aku mengangguk "Ma-masih sayang om ardi masih hidup! dia akan segera bangun!" jawab ku sambil terisak


"Aaaaaaaaaaaaa"


"Suara itu? wanita itu kembali!" ucap ku pelan dengan napas yang bergemuruh, sambil terus ku alihkan pandangan ku ke sekeliling untuk memastikan dan berharap dia tak akan mendekat ke arah kami.


"Ardi bangun lah" bisik ku tepat di telinganya namun usaha ku tetap lah sia sia! ardi tak memberi respon pergerakan sedikit pun.


"Aaaaaargh......"


"Bruuk!"


"Aku menemukan mu!"


Sontak seluruh tubuh ku menjadi kaku,mata ku melotot sempurna saat melihat sosok wanita memakai gaun merah itu berada tepat di hadapan ku saat ini.


"Per-pergilah!" ucap ku dengan bibir gemetar


"Aaaaaaaaaa" teriaknya dengan suara melengking yang membuat robekan mulutnya semakin terlihat,serta air liur nya terus menetes dan mengalir di kaca mobil depan.


"Mamah!" rengek kevin dan keenan dengan suara yang tercekat! mungkin saat ini mereka sangat ketakutan sekaligus shock melihat sebuah pertunjukan yang sangat menyeramkan di depan mata mereka.

__ADS_1


"Aku menemukan mu!" ucap nya kembali sambil memiringkan wajahnya serta tersenyum lebar pada ku memperlihatkan semua gigi gigi nya yang tajam serta mengeluarkan air liur bewarna kehitaman.


"Hueeeek!


"Bau sekali" batin ku sambil menutup hidung


Sekarang aku baru menyadari bahwa bau busuk yang tercium saat kami masih ada di rumah tadi, berasal dari air liur sosok ini!


Tak hanya sampai di situ,sosok itu perlahan naik dan merayap ke atap mobil ku lalu....


"Bruk!"


"Bruk"


"Bruuk!"


Seketika aku langsung mendongak ke atas! betapa terkejutnya aku saat melihat atap mobil ku sudah mulai penyok akibat hantaman yang di lakukan oleh makhluk itu.


"Mamah! kevin takut" Rengek nya kembali yang membuat ku hampir gila dengan semua ini


"Aaaaaaaaa" lengkinya kembali


"Bruk!"


"Bruk"


"Aaaaaargh" erangnya


"Ardi bangun lah!"


"Bangun lah ardi!"


"Bangun" teriak ku dengan berurai air mata sambil terus memukul mukul dada nya dengan sangat keras.


"Haaah...haaah! aaaargh!" rintih nya dengan nafas tersengal sengal


"Ardi? kamu sudah sadar?"


"Aaaahk! sakit sekali bu mayang!" keluh nya sambil memegang dada nya yang terasa sakit akibat pukulan yang bertubi tubi dari ku


"Maaf kan saya ardi! sa-saya hanya berusaha membuat mu agar tersadar kembali!" jawab ku terbata bata


"Makh-makhluk itu...." ucap dengan tenggorokan tercekat dan tak mampu melanjutkan perkataan ku pada nya karna dada ini terasa sangat sesak sekali.


"Apa bu mayang?" tanya ardi dengan suara lemas serta mencoba untuk bangkit namun tubuh nya kembali luruh dan membuat nya kembali bersender di bangku.


"Di-dia ada di atas di....


"Di atas mobil kita!" lanjut ku


Bersamaan dengan ucapan ku barusan tiba tiba saja aku mencium aroma melati yang sangat kuat kembali masuk ke dalam indra penciuman ku.


"Keluarlah saya akan membantu mu" suara bisikan itu tepat di telinga ku


"Laras!" lirih ku


"Keluar mbak!" bisik nya lagi yang kali ini berhasil membuat bulu kuduk ku merinding


Dan sedetik kemudian kembali terdengar suara hantaman dari sosok itu,namun kali ini dia berhasil membuat sebuah lubang yang cukup besar di atap mobil kami.


"Aaaaaaaaaaaaaa" teriak nya melengking dan tangan nya ingin meraih tubuh kevin.


"Mamaaaaaah" teriak nya histeris

__ADS_1


"Jangaaaaan" teriak ku dan dengan cepat ku tarik tubuh kevin untuk menjauh dari nya


"Kemarilah" ucap nya dengan suara lembut namun sangat menyeramkan.


"Sini sayang!" pintaku pada mereka untuk berpindah ke bangku depan lalu meminta mereka untuk duduk di pangkuanku.Namun keduanya menolak dengan alasan aku akan terbebani jika harus memangku mereka sekaligus! karna tubuh mereka cukup berat.


"Tidak apa apa sayang kemarilah" ajak ku sambil terus menatap ke arah makhluk itu


"Praaaang!" Tiba tiba saja tangan nya meninju kaca mobil dan membuat kaca itu berserakan di sekitar bangku tempat anak sulung ku duduk saat ini.


"Dapaaaaat"


"Hahahahaha"


"Mamah! toloooooong!" teriak kevin


"Lepas kan tangan mu dari tubuh anak ku! wahai iblis terkutuk" hardik ku


"Diam laaaah" jawabnya yang perlahan mengangkat tubuh anak ku keluar melalui jendela mobil yang sudah di pecahkan kacanya olehnya.


"Keviiiiiin" teriak ku


Entah mendapat keberanian dari mana,aku langsung membuka knop pintu mobil,lalu berlari ke luar menghampiri sosok itu untuk menyelamatkan kevin dari jeratannya.


"Lepaaaaaas" teriak ku frustasi melihat tubuh anak ku yang di angkatnya hingga membuat kevin ketakutan setengah mati dan membuat nya tak mampu lagi berkata kata.


"Bu mayang! mundurlah" pinta ardi yang kini ikut keluar dari mobil bersama ku sambil terus berusaha untuk menahan tubuh ini untuk tidak mendekat ke sosok itu


"Tidak ardi!"


"Lepas kan saya" teriak ku yang berusaha melepaskan tangannya.Namun usaha ku sia sia! tenaga ardi lebih kuat dari ku.


"Lepas di!"


"Kevin sedang berada dalam jeratan makhluk itu"


"Lepaaaaaas" teriak ku keras dan sedetik kemudian kaki ku luruh ke aspal! karna kaki ini tak mampu lagi menahan tubuh ku.


"Keviiiiiin" Teriak ku lagi tanpa melakukan apa pun selain menangis.


Sedetik kemudian tampak keenan keluar dari dalam mobil lalu berlari dan memeluk erat tubuh ini.Dia terus memanggil nama ku tetapi aku tak merespon panggilannya! saat ini fikiran serta pandangan ku berpusat pada kevin yang terus saja menangis tanpa bersuara!


Sedangkan ardi masih berdiri tegak di belakang ku tanpa melakukan apa pun! yang membuat ku sangat sangat kesal padanya.


"Ardi kenapa kamu diam saja?" teriak ku yang kini masih beringsut di aspal! dan tak peduli dengan air mata serta cairan yang keluar dari dalam hidung ku terus mengalir! aku hanya mengusapnya sesekali dengan kasar.


"Tolong bantu kevin!"


"Bantu dia ardiiiii"


"Aaaaaahg!!!" erang ku kesal karna ardi tetap tak bergeming,dan tanpa sadar aku menyingkir kan tubuh keenan dari tubuh ku dengan kasar sampai Membuat tubuh nya terjatuh ke aspal


"Mamah!" panggil nya pada ku! serta menatap ku tak percaya bahwa aku tega melakukan itu pada nya.


Aku yang baru menyadari hal itu,ingin datang menghampiri nya! tetapi ku urungkan niat ini saat kevin berteriak sangat keras


"Aaaaaaaaaaaa"


Bersama dengan itu tampak dari arah belakang,aku melihat sekelebat bayangan bewarna putih terbang lalu menghantam sosok gaun merah itu dengan sangat keras! yang berhasil membuat tubuhnya terpental dan membuat ardi langsung berlari ke arah kevin dan berhasil menangkap tubuh nya.


"Aaaaaaaaaaaa"


Terdengar kembali teriakan sosok itu yang bergema memenuhi hutan ini! yang membuat ku refleks melihat ke belakang,dan betapa terkejut nya aku saat melihat nya merangkak sangat cepat menuju ke arah ku.

__ADS_1


"Kemari kaaaau"


__ADS_2