
"Ada apa di?' tanya mbak poppy
Aku hanya menggeleng pelan dan terus menerobos ke dalam,"Bagaimana kondisi bu mayang buk? apakah sudah mulai membaik?" tanya ku pada bu ismi yang sedang mengoleskan obat baru pada setiap luka bu mayang
"Belum mas!" sahut bu ismi dengan lesu
"Huuuuft"
Kembali ku hembuskan nafas berat serta mendaratkan bokong ku untuk duduk di lantai!
Ku lirik sedikit bu mayang menggunakan ekor mata ku! sungguh aku sangat merasa kasihan pada nya,aku tak bisa membayang kan rasa sakit seperti apa yang di rasakan bu mayang saat ini!
"Mas ardi sarapan lah dulu" pinta bu ismi
Aku menggeleng lemah "Tidak buk! saya masih belum berselera" sahut ku
Untuk kesekian kali nya bu ismi kembali menghembuskan nafas gusar,karna setiap penawaran yang ia berikan pada ku selalu ku tolak dengan cepat!
Sebenar nya aku juga merasa tak enak hati,terus terusan menolak penawaran dari nya! tapi sungguh,aku tak memiliki selera untuk makan apapun untuk saat ini.
Bukan hanya aku saja,pak nanda,pak bayu, serta pak restu juga merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan saat ini! bahkan,lebih parah nya pak restu tidak makan apa pun sejak siang kemarin!
Kini pandangan ku beralih menatap kevin dan keenan yang sedang asik bermain dengan mbak daniar,kini akhir nya aku bisa bernafas lega saat melihat mereka kembali ceria! walaupun, masih bisa ku lihat ada titik kesedihan di mata mereka berdua.
Tapi,tak apa lah! yang terpenting sekarang suasana hati mereka mulai membaik,dan itu sudah cukup untuk ku!
"Sudah nan! saya bilang cukup!" Teriak pak bayu dari luar sana yang membuat ku meraup wajah dengan kasar!
"Saya tau apa yang sedang kamu rasakan saat ini,saya paham akan hal itu"
"Ini bukan hanya tentang ego kamu nan! coba pikirkan keadaan istri kamu sekarang" sambung pak bayu
"Aaaaaargh!" erang pak nanda
"Saya tidak tau harus berbuat apa saat ini bay" tambah pak nanda yang terdengar mulai putus asa
Setelah itu tak lagi ku dengar suara mereka,mungkin kata kata pak bayu barusan dapat meredam sedikit amarah yang bergejolak di hati pak nanda!
Bersamaan dengan itu terlihat pak restu keluar dari kamar nya dan berjalan memasuki dapur
Bu ismi yang melihat pak restu berjalan ke arah dapur,langsung bangkit untuk menyusul pak restu! tapi sebelum itu bu ismi sempat meminta pada ku untuk melanjutkan mengoles obat ini ke tangan bu mayang
__ADS_1
Dengan rasa canggung,terpaksa ku terima obat yang di berikan bu ismi.Ku tatap obat itu sebentar sebelum benar benar mengoleskan nya di tangan bu mayang
"Sini di,biar aku aja" sahut mbak poppy menawarkan diri
Aku yang mendengar tawaran dari mbak Poppy dengan senang hati langsung menyetujui nya
"Ini mbak" ucap ku sambil menyodorkan obat itu
Dengan cepat mbak poppy langsung mengoleskan obat itu dengan lembut ke seluruh bagian tangan bu mayang.
"Seperti ini cara mengoleskan nya di"
"Iya mbak!" jawab ku
"Mau coba?" tawar mbak poppy yang membuat ku langsung menggeleng cepat
"Tidak mbak! saya tidak mau! biar mbak poppy saja yang melanjutkan nya" sahut ku yang membuat mbak poppy tertawa kecil
****
"Ardi" panggil pak nanda pada ku
"Ada apa pak?"
"Kita akan kembali ke kota sekarang!" sambung pak nanda
Aku yang mendengar itu sontak langsung bangkit dari duduk ku "Sekarang pak?" tanya ku lagi
"Iya ardi! sekarang" tegas pak nanda
"Kita harus segera membawa istri saya ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan lebih lanjut di sana"
Aku yang mendengar itu langsung mengangguk setuju,karna keputusan pak nanda untuk pulang ke kota hari ini memang lah keputusan yang sangat tepat!
Sebab, kondisi bu mayang tidak kunjung membaik sampai pagi ini!
"Baik pak! saya akan memasukkan semua barang barang ke dalam bagasi mobil bapak" sahut ku
Belum lagi aku sempat melangkah keluar,tampak pak restu datang dari arah dapur dengan langkah tergesa gesa
"Tidak pak! ini bukan lah waktu yang tepat"
__ADS_1
"Saya mohon bersabar dulu" sambung pak restu
Pak nanda terlihat mengerutkan dahi nya sambil terus menatap wajah pak restu
"Bukan waktu yang tepat apa maksud mas?"
"Keadaan istri saya sudah semakin memburuk saat ini,jika terus di biarkan saya khawatir akan terjadi sesuatu yang akan mengancam nyawa istri saya! dan saya tidak mau itu terjadi"
"Maka dari itu,saya harus cepat membawa istri saya kembali ke kota sekarang! karna di sekitar sini tidak ada rumah sakit,klinik,atau pun puskesmas" terang pak nanda
Namun,lagi lagi pak restu menggeleng cepat dan tetap menahan pak nanda untuk tetap berada di sini!
Pak nanda yang mendengar itu,tentu saja juga tetap menolak dan bersih keras untuk kembali ke kota! dengan alasan waktu cuti yang di berikan oleh atasan nya hanya 3 hari saja! dan saat ini hanya tersisa 2 hari saja.
"Tolong dengarkan saya untuk kali ini saja pak nanda!" ucap pak restu lagi dengan nada memohon
"Tapi mas......
"Bagaimana bisa saya harus menahan diri kembali,saat melihat keadaan istri saya masih belum membaik seperti itu? bahkan sampai sekarang juga belum sadar kan diri" terang pak nanda lagi yang di balas anggukan dari pak bayu yang sedang berdiri tepat di samping pak nanda!
"Benar apa yang di ucap kan nanda mas!" sahut pak bayu
"Seperti nya terlalu berisiko jika terus membiarkan bu mayang tetap dalam kondisi yang seperti itu"
"Bergantung pada obat obatan herbal saja itu tidak lah cukup!"
"Jika bu mayang di rujuk ke rumah sakit,mungkin keadaan nya akan segera membaik dengan cepat!"
Lagi lagi pak restu menundukkan kepala nya kembali yang membuat suasana kembali hening!
semua orang yang sedang berkumpul di sini hanya diam dan tak ada yang memberikan solusi apa pun akan hal ini.
Aku sendiri pun,juga merasakan hal yang sama! bukan nya tak mau memberikan solusi.Tapi aku takut apa yang aku sampai kan akan membuat suasana kembali menjadi riuh serta runyam
"Pengobatan medis tidak akan pernah membuat mbak mayang kembali sembuh seperti sedia kala pak!"
"Karna luka yang ada di sekujur tubuh nya bukan lah luka biasa,yang akan sembuh karna obat obatan kimia dari dokter"
"Penyembuhan mbak mayang tidak lah semudah itu!" terang pak restu panjang lebar
"bukan luka biasa apa maksud mas?" tanya pak nanda kembali
__ADS_1
mendengar pertanyaan dari pak nanda,lagi lagi pak restu hanya bisa menghembuskan nafas panjang lalu berkata...
"begini pak nanda,luka luka yang ada di tubuh mbak mayang itu ada kaitan nya dengan makhluk gaib,jadi bagaimana pun mbak mayang tidak bisa di sembuhkan melalui pengobatan dokter dan juga tenaga medis" jawab pak restu