Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan

Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan
Bab.44 Tak Dapat Terhindari


__ADS_3

Aku terus saja meminta serta mendesak nya! namun ardi tetap kekeh dengan pendirian nya,dia terus meminta ku untuk pergi saja meninggalkan nya.


Aku sungguh tak mengerti dengan jalan pikiran nya yang sangat sangat membuat ku hampir kehilangan akal sehat.Dalam menghadapi nya kali ini.


"Cepat lah bu mayang!"


"Pergi saja! tinggalkan saya sendiri di sini"


Ingin sekali ku tampar pipi nya itu,karena amarah yang ada dalam hati ku saat ini sangat lah membuncah! tapi,dengan sisa kesabaran yang ku miliki aku tetep terus menarik tangan nya dengan kasar untuk segera pergi dari sana.


Namun sayang! Sosok itu datang lebih cepat dari dugaan ku.Awal nya aku mengira bahwa ardi lah yang saat ini menjadi sasaran nya.Tapi perkiraan ku meleset jauh.


Karna aku bisa merasakan ada sesuatu yang mencengkram ke dua kaki ku dan sedetik kemudian tubuh ku di seret oleh nya dalam posisi telungkup


"Sreeeeeeeet"


Aku tak mampu lagi berkata kata saat ini,aku hanya bisa pasrah dengan apa yang akan terjadi pada ku malam ini.


Pakaian yang ku kenakan kini sedikit terangkat hingga setengah bagian perut ku keliatan membuat perut ku dengan bebas bergesekan dengan aspal yang berhasil membuat ku berteriak sekencang kencang nya! karna tak mampu menahan rasa sakit dan juga perih.


Penderitaan ku tak hanya sampai di situ,setelah puas menyeret tubuh ku hingga 15 meter jauh nya sosok itu kemudian dengan paksa membalik kan tubuh ini hingga posisi ku saat ini telentang di aspal dengan perut yang tergores goser serta mengeluarkan sedikit darah! tapi rasa nya sangat luar biasa.


Setelah membalik kan tubuh ku,sosok itu kembali mengerang dan sedetik kemudian dia menindih tubuh ku,dengan wajah yang berada tepat di dihadapan ku yang hanya berjarak sekitar 1 atau 2 senti saja.


Bersamaan dengan itu aku bisa melihat dengan jelas wajah nya yang begitu menyeram kan! belatung belatung yang ada di wajah nya perlahan berjatuhan tepat di wajah ku!


langsung Ku pejamkan mata ini,karna tak sanggup melihat itu semua! seluruh tubuh ku saat ini sudah sangat lemah hingga jari jari ku tak mampu di gerakkan sedikit pun.


"Kau akan mati di tangan ku" bisik nya tepat di telinga kanan ku.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu aku masih bisa mendengar suara teriakan serta isakan kedua anak ku yang mungkin saja berdiri di samping ardi dan masih setia melihat ku yang tergeletak di aspal dengan makhluk yang tepat berada di atas tubuh ku.


Aku juga bisa mendengar bahwa ardi terus berusaha mencegah ke dua anak ku untuk tidak mendekat ke arah ku!


"Mamaah! hiks hiks...


"Om ardi tolong mamah"


terdengar suara putra sulung ku yang terus memohon dan meminta pada ardi,untuk menolong ku dari jeratan makhluk ini.


Namun,ardi hanya diam dan tak melakukan apapun selain terus menenangkan mereka, serta terus meminta kepada ku untuk bangkit dan melawan sosok ini.


Andai dia tau,aku ingin sekali melawan nya tapi aku tak memiliki sedikit pun sisa tenaga saat ini!


"Aaaaargh" Erang nya kembali


Bersamaan dengan erangan nya kali ini sosok itu bangkit lalu duduk di atas perut ku.Yang berhasil membuat ku membuka mata kembali.


Mata ku kini melotot sempurna saat sosok itu kembali menekan perut ku,lalu mengangkat kedua tangannya terlihat ingin bersiap siap melayangkan bertubi tubi sayatan serta cakaran di tubuh ku menggunakan kuku kuku nya yang sangat tajam itu.


"Jika malam ini adalah akhir dari hidup ku! maka setidak nya angkat lah raga ku secara perlahan tanpa rasa sakit sedikit pun"


"Dan aku meminta pada mu agar melindungi ke dua anak ku dan juga ardi agar bisa keluar dari hutan ini dengan selamat! tanpa sedikit goresan di tubuh mereka" batin ku memohon pada sang maha kuasa


"Mamaaaaah" teriak mereka kembali yang membuat hati ku semakin terluka


Tak menunggu lama makhluk itu benar benar mencakar dan mencabik cabik seluruh tubuh ku dengan sangat agresif tak kecuali dengan wajah ku.


"Aaaaaaaaah" teriak ku sambil mengepal kan ke dua tangan ku dengan sangat erat

__ADS_1


"Mati lah kaaaaau" teriak nya


Mata ku yang tadinya terbuka sempurna kini perlahan menutup,saat ini aku masih tetap bisa mendengar suara mereka yang terus berteriak histeris.


Bersamaan dengan itu aku kembali flash back ke beberapa hari sebelum,saat mas nanda meminta izin pada ku untuk pergi bekerja di luar kota.


Sebelum pergi dia sempat memberikan sebuah pelukan hangat untuk ku lalu berkata.


"Mas akan kembali beberapa bulan lagi"


"Mas juga sudah mempersiapkan sebuah hadiah istimewa untuk mu! dan mas juga sudah membayar setengah nya"


"Apa itu?" tanya ku dengan wajah berbinar binar


Namun,saat itu mas nanda tak langsung menjawab dia malah mencolek hidung ku dan tersenyum.Lalu pergi begitu saja.


Sungguh,aku sangat penasaran di hari saat kepergian nya! aku tak bisa tidur dengan nyenyak beberapa malam karna terus memikirkan hadiah apa yang ingin di berikan nya pada ku.


Beberapa hari kemudian dia menelpon ku,untuk segera bersiap siap dan mengemas semua pakaian ku serta pakaian kevin dan keenan.


Dia juga mengatakan bahwa orang kepercayaan nya akan mengantar kami menuju rumah yang dia belikan untuk ku sebagai hadiah.


Aku tertawa dan melompat kegirangan kala itu, sebelum aku mengetahui bahwa tempat yang kami datangi serta kami tinggali itu bukan lah rumah melain kan sebuah neraka!


"Mati laaaaaah" teriak nya kembali yang membuat pikiran ku kembali seperti semula


Air mata ku terus mengalir dengan derasnya! di dalam hati aku terus meminta maaf pada kevin dan keenan! serta mengucap kan selamat tinggal pada mereka.


Ingin sekali rasa nya aku melihat mereka untuk terakhir kali nya,namun leher ku tak bisa di gerak kan sedikit pun! rasa nya perih sekali.

__ADS_1


"Siapa pun bantu lah aku" ucap ku dalam hati dan sedetik kemudian mata ku kini menutup sempurna.


__ADS_2