Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan

Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan
Bab 30.Laras


__ADS_3

"Mamah,ayo kita duduk di sana".ajak kevin meraih tangan ku dan membawa ku ke meja makan.


"Minum dulu mah!".pintanya sambil menyodorkan gelas berisi air putih yang telah di tuangkan ardi,lalu menyerahkannya padaku.


"Duduk mah!"


"I-iya sayang! terimakasih ya".ucap ku dan berusaha memberikan senyuman termanis ku padanya.


"Yaudah,sekarang kevin lanjut main lagi yah! mamah pengen sendiri dulu".pinta ku padanya


"Beneran mamah tidak apa apa kita tinggalin? entar mamah kenapa kenapa lagi".ucapnya dengan wajah yang menggemaskan.


"Tidak sayang,pergi lah!"


"Mala!". panggil ku


"Ya mbak?"


"Tolong jagain anak anak ya! ajak mereka main di luar rumah,tapi ingat cukup sampai pohon besar itu saja!"


"Kalau mereka nakal,dan memaksa kamu untuk pergi ke pohon beringin di depan jalan sana! segera katakan pada saya".lanjut ku sambil memberi peringatan padanya,apa yang boleh dan apa yang tidak boleh.


Mendengar permintaan ku barusan mala tidak lah merasa keberatan sedikit pun,dia langsung mengajak ke dua anak ku untuk bermain di luar.


"Kamu juga di,pergi lah temani mereka!"


"Loh? saya juga bu?"


"Iya! kamu juga harus ikut,saya cuma berjaga jaga saja! mala itu kan orang asing di sini,kita juga baru mengenalnya."


"Lalu bu mayang gimana?".tanyanya sedikit khawatir

__ADS_1


"Saya akan baik baik saja! jadi pergi lah,awasi mereka!"


"Huuuft...yasudah kalau itu sudah jadi keputusan bu Mayang.Saya juga tidak bisa terus menolaknya! kalau begitu saya permisi bu,kalau ada apa apa segera teriak dan panggil saya".


Kini ardi pun juga ikut keluar bersama mereka atas perintah dari ku.Aku melakukan ini bukanlah tanpa alasan,aku ingin bebas di dalam rumah ini sendirian.


Karna aku ingin menelusuri setiap sudut bagian dalam rumah ini,tak terkecuali ruangan misterius itu! entah kenapa hati ini sangat bergejolak serta meronta ronta untuk meminta ku masuk ke dalam sana! entah apa isi dari ruangan itu aku tidak tau.


"Baiklah,bagaimana pun caranya dan apa pun yang akan terjadi aku harus masuk dan menelusuri ruangan itu".ucap ku mantap


Tanpa menunggu lama aku langsung melancarkan aksi ku,mulai dari memeriksa kamar ardi tetapi tidak ada ke anehan di dalam sana,lanjut aku beralih pada kamar ku sendiri.Dengan teliti dan hati hati aku periksa setiap sudut kamar ini tetapi juga tidak ada hal aneh di sini.


Tapi,entah kenapa hati kecil ini mengatakan bahwa ada sesuatu yang entah apa lah itu,tapi yang jelas itu akan menjadi petunjuk untuk ku tentang asal usul rumah ini.


Dengan teliti dan hati hati terus ku periksa,mulai dari bawah kasur,kamar mandi,laci laci meja.Tapi aku masih belum menemukan petunjuk apa pun.


Tak mau menyerah begitu saja,kini pandangan ku mengarah pada sebuah lemari pakaian yang tertempel cermin besar hingga ke ujung bagian bawah pintu lemari.Cermin besar ini lah tempat di mana keenan jadi jadian berdiri tepat di sini dengan menghadap cermin lengkap menggunakan handuk yang di lilit ke tubuhnya persis seperti rupa keenan bagaimana kalau dia selesai mandi.


"Kreeeeeet"


Ku telusuri setiap rak kayu yang tersusun rapi dari atas hingga ke bawah,beberapa rak sudah aku isi dengan baju baju ku dan baju baju milik anak anak ku.


Saat tangan ini ingin membuka laci lemari,betapa kecewanya aku ternyata laci ini terkunci dan tak ada kunci yang tergantung di sana.Padahal hanya laci ini lah satu satu nya yang belum aku periksa isinya.


Karna aku tak tau di mana letak kunci itu,akhirnya aku memutuskan untuk memeriksa ruangan lainnya.Yaitu sebuah kamar tamu yang bersebelahan dengan kamar mandi umum.


"Cklek"


Ku putar knop pintu dan ternyata tidak terkunci,perlahan ku buka pintu ini hingga aku dapat melihat isi kamar dengan leluasa.Setelah pintu terbuka sempurna, betapa takjubnya aku saat melihat isi ruangan ini sangat lah bersih dan juga rapi! tempat tidur single size yang berbalut dengan seprai motif bunga tulip itu terlihat begitu bersih,Seperti baru saja di bersihkan.


Ku lanjutkan langkah ini untuk masuk ke dalam kamar ini,untuk ukuran kamar tamu! kamar ini memanglah cukup besar dengan kisaran lebar 3 meter dan panjang 4 meter.

__ADS_1


Di dalam sini terdapat satu set meja rias dan 1 buah nakas yang terletak di samping tempat tidur.Saat mata ku melihat ke arah dinding aku menemukan sebuah tulisan yaitu "Larasati Pangestu"


Kini perhatian ku beralih pada sebuah bingkai foto yang terletak tepat di atas tulisan itu,seorang wanita berparas ayu memakai baju kebaya bewarna putih lengkap dengan kain batik bewarna coklat yang melilit di pinggang nya lengkap dengan selendang nya.


Terus ku perhatikan wajah wanita itu dengan teliti,semakin lama aku melihatnya entah kenapa aku merasa tidak asing dengan wajah itu,tapi siapa dia? apakah aku pernah bertemu dengannya?.tanyaku dalam hati.


Tak berselang lama aku mencium aroma melati yang begitu menyengat masuk ke dalam rongga indra penciuman ku,yang membuat kepala ku merasa pusing dan tak mampu berlama lama lagi di dalam kamar ini.


Tanpa berfikir panjang,aku langsung keluar dari kamar itu lalu dengan cepat menutupnya, agar aroma itu tak menyeruak ke seluruh ruangan yang ada di rumah ini.


"Sekarang tinggal ruangan itu!".ucap ku sambil menunjuk ke arah ruangan misterius itu


Perlahan tapi pasti, kini aku sudah membuka pintu dan masuk ke dalam! sekilas tidak ada yang aneh dan spesial di dalam ruangan ini.Tempat ini lebih mirip seperti gudang karna aroma lembab yang tiba tiba menyeruak dan kembali masuk ke dalam hidung ku.


"Bruuuuk!"


"Astagfirullah...apa itu?". teriak ku sambil mengelus dada karna tiba tiba saja sebuah papan besar yang bersandar di sudut ruangan ini jatuh! dan bersamaan dengan itu aku melihat ada banyak sekali bangkai tikus di sana yang terlihat sudah hampir mengering dan baunya itu loh! menyengat sekali.


Tak berselang lama sebuah bingkai foto yang tergantung di luar dinding ruangan ini juga tiba tiba ikut terjatuh yang membuat ku berulang kali harus merasakan senam jantung.


Dengan cepat langsung ku raih bingkai foto yang sempat ku lihat tempo hari itu,yang berisikan 3 orang wanita yang ke 2 nya mengenakan baju senada bersama dengan 2 orang pria yang juga menggunakan baju senada dengan ke 2 wanita itu.Namun! 1 wanita yang di tengah mengenakan baju bewarna putih.


Saat aku ingin membalikkan posisi bingkai itu dengan kaca yang menghadap ku,betapa terkejutnya aku kaca bingkai foto itu tidak pecah sama sekali! sekedar goresan pun tidak ada! cuma ada sedikit serpihan dari pinggir bingkai ini yang jatuh di lantai.


Dengan tangan yang gemetar ku kembalikan bingkai itu ketempat semula,yang dimana seharusnya dia tergantung.


Tak berselang lama saat aku masih menatap bingkai itu,lebih tepat nya menatap wajah wanita mengenakan baju putih itu.Tiba tiba saja aku mendapatkan bayangan cepat yang memperlihat wajah wanita itu sedang tersenyum padaku.


Dan betapa terkejutnya aku saat mulai menyadari siapa sosok wajah wanita yang begitu cepat muncul di penglihatan ku,aku langsung bisa dengan yakin menyimpulkan bahwa sosok wanita yang ada di dalam bingkai ini dan bingkai yang ada di kamar itu adalah sosok wanita yang sama.


Yang mendatangi ku saat pagi hari,lalu datang lagi pada siang harinya dan malam harinya dengan tujuan ingin meminjam tubuh ku untuknya.

__ADS_1


"Laras!"


Nama itu langsung terngiang ngiang di dalam pikiran ku,serta senyumannya yang manis yang terus dia kembangkan untuk ku!


__ADS_2