Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan

Misteri Rumah Mewah Di Tengah Hutan
Bab.27


__ADS_3

Aku memilih untuk pergi menjauh dari kerumunan penduduk desa,karna aku tak mau terlibat kedalam masalah yang lebih besar lagi.


Biarkan lah mereka mau membicarakan apa pun tentang ku! karna benar yang di ucap kan ardi tidak perlu hiraukan ucapan mereka! yang penting niat dan tujuan kami ke sini baik.


Ku lihat anak laki laki bernama rifky itu mengajak anak ku masuk ke dalam rumahnya.


Dengan rasa ragu perlahan aku melangkah ke halaman rumah anak laki laki itu.


"Permisi....."


"Siapaa?".Terdengar jawaban dari dalam sana


"Maaf,tadi rifky membawa anak saya keenan masuk ke dalam".ucap ku sedikit canggung


"Kamu ibunya?".tanya nya sambil melihat ku dari atas ke bawah yang membuat ku juga ikut melihat diriku sendiri dari atas ke bawah.


"Ah iya,saya mamah nya!"


Terlihat bibir wanita itu perlahan mengembang sempurna,lalu dengan sopan mempersilahkan ku untuk masuk.Saat aku melangkah ke dalam rumah nya,bisa ku lihat keenan sedang bermain bersama rifky.


"Silahkan duduk mbak!"


"Iya, terimakasih"


Untuk beberapa saat aku merasa suasana menjadi hening,tak ada obrolan di antara kami.Aku ingin memulai obrolan juga merasa canggung begitu pun dengan wanita yang belum ku ketahui namanya itu.


"Mah..."


"Iya sayang? kenapa?".tanya ku padanya yang tiba tiba mendekat ke arah ku.


"Keenan boleh tidak main di belakang sama rifky?"


"Panggil dia abang rifky sayang! usia nya sama dengan abang kevin".ucap ku memberi tahunya


"Oh,jadi keenan ini punya abang ya mbak?".tanya wanita itu


"Iya mbak,namanya kevin usia mereka hanya berjarak 3 tahun".jelasku


"Lalu di dimana dia?"


"Dia sedang berada di rumah kek salman bersama omnya".ucap ku sambil tersenyum


Tapi entah kenapa setelah aku mengatakan hal itu membuat wajah wanita di depan ku menjadi pias,aku yang menyadari hal itu langsung menyuruh keenan untuk bermain ke belakang bersama rifky.

__ADS_1


"Me-memang nya kenapa ya mbak?"


"Tidak apa apa mbak! kalau saya boleh tau apa hubungan mbak dengan keluarga kek salman?".tanya nya dengan wajah serius yang membuat ku sedikit heran.


"Saya dengan keluarga kek salman tidak ada hubungan apa apa mbak! kami bertemu dengannya hanya kebetulan saja".jelas ku


"Lalu,apakah mbak ini adalah orang yang berasal dari kota dan mbak kesini datang bersama dengan seorang pria tinggi,kulit putih?"


Aku mengerutkan dahi mendengarnya "Ardi maksud mbak?"


"Iya mbak,namanya mas ardi! dia juga datang ke sini kemarin pagi!"


"Benar mbak saya datang ke sini karna ajakan dari nya,dan memang saya lah yang menyuruhnya untuk mencari desa ini! dan benar saja ketemu"


"Kalau boleh saya tau,nama mbak nya ini siapa ya? saya baru sadar kalau kita masih belum kenalan".ucap ku sambil tersenyum dan dia juga membalasnya.


"Saya tari mbak! kalau mbak namanya siapa?"


"Saya mayang mbak tari"


"Oooh...mayang! kalau begitu salam kenal ya mbak!".ucap nya sambil mengulurkan tangan pada ku hendak bersalaman,tanpa berfikir lagi aku langsung meraih jabatan itu dengan hangat.


Saat kami sedang asik mengobrol tiba tiba saja dari dalam kamar terdengar suara seorang pria batuk.Sontak saja wanita yang di samping ku ini langsung bangkit dari duduknya dan masuk ke dalam kamar.


Wanita yang bernama tari itu langsung membantu pria itu untuk bangkit lalu menumpuk beberapa bantal di belakang pria itu,sebagai sandaran di punggungnya.


"Minum dulu yah"


"Ti-dak tari! uhuuk uhuuuk!"


"Ayah tidak mau minum lagi! perut ayah su...


"Uhuk uhuk! su-dah kembung sekali rasanya".ucap pria itu dengan nafas yang ter-engah engah


Aku yang melihat itu sangat prihatin dengan keadaan pria setengah baya itu,bisa ku tafsir usia nya sekitar 50 an.Ingin sekali rasanya kaki ini untuk melangkah masuk ke dalam,tapi aku takut kalau aku masuk bisa membuat mereka jadi tidak nyaman.Jadi aku memilih untuk berdiam diri di depan pintu saja.


"Siapa dia tari?".tanya pria itu akhirnya saat tak sengaja pandangannya melihat ke arah ku.


"Namanya mbak mayang yah! dia datang dari kota".jawab tari memperkenalkan ku pada pria yang dipanggilnya dengan sebutan ayah.


"Kemarilah mbak tidak apa apa".lanjut tari mempersilahkan ku untuk masuk ke dalam kamar.


"Assalamualaikum pak".sapa ku pada pria itu lalu mencium tangannya.

__ADS_1


"Waalaikumsalam nak mayang! uhuk..u-uhuuk!"


"Dia adalah ayah saya mbak namanya pak rahman!"


"Oh begitu,memangnya ayah kamu sakit apa mbak? sepertinya batuk yang sedang di idap olehnya sudah terlihat parah sekali"


Tari menghembuskan nafasnya gusar."Entahlah mbak,saya juga masih bingung sampai sekarang! entah penyakit apa yang sedang di idap oleh ayah saya!"


"Kok bisa begitu mbak? apa sudah di cek ke dokter?".tanya ku sedikit merasa iba.


"Di sini tidak ada yang namanya dokter mbak seperti yang di kota kota! di sini cuma ada yang namanya orang pintar yang bisa membantu penduduk desa kalau sedang sakit"


"Saya sudah mencoba membawa ayah saya ke sana ke mari, sampai pergi ke desa sebelah untuk memanggil seorang dukun yang di percaya dapat menyembuhkan segala macam penyakit! tapi hasilnya tetaplah sia sia"


"Mereka semua telah menyerah dan angkat tangan untuk menyembuhkan ayah saya! karna penyakit yang di tubuhnya bukanlah penyakit biasa melainkan penyakit yang tidak bisa dilihat oleh mata telanjang alias gaib".jelasnya panjang lebar pada ku


"La-lalu? bagaimana bisa seperti itu mbak? mak-maksud saya,kenapa mbak bisa percaya tentang hal seperti itu?


"Saya awalnya juga tidak percaya dengan hal seperti itu mbak! tapi itu memang benar adanya!"


"Ayah saya bisa jadi seperti ini karena akibat perbuatan cucu dari kek salman! yang saya percaya bahwa wanita itu menganut ilmu gaib! tapi saya juga tidak bisa membuktikan hal itu ke semua orang mbak,karna ilmu itu gaib tak bisa di lihat bentuk dan rupanya"


Aku hanya diam mendengarkan semua ucapan yang keluar dari mulut tari,dan mencoba mencerna semua ucapannya.


Bagaimana bisa dia mengatakan bahwa mala lah yang membuat kondisi ayahnya seperti itu? dan juga menuduhnya menggunakan ilmu gaib? sebenarnya apa semua ini aku sungguh tidak bisa mencerna semuanya sekaligus di dalam otak ku!


"Kalau saya boleh kasih saran pada nak mayang! uhuk uhuk... segera tinggalkan rumah itu nak"


"Kembalilah ke kota mu! karna....uhuk uhuk! u-huuuk! tempat itu sangatlah berbahaya! hutan itu terkutuk"


"Mamah!".panggil kevin yang tiba tiba saja memeluk tubuh ku dari belakang yang membuat ku kaget bukan main.


"Ada apa sayang?"


"Ayo kita pulang! om ardi sudah menunggu di mobil"


"Kok cepat sekali sayang?".tanya ku mengelus pipinya


"Tidak tau mah! kata kakak mala mereka mau pergi ke desa sebelah sekarang!"


"Yasudah,kalau begitu kevin pergilah ke belakang rumah ini adek keenan sedang main di sana bersama rifky,ajak dia untuk pulang"


"Oke mah".ucapnya yang langsung berlari ke arah belakang rumah.

__ADS_1


Setelah kepergian kevin,hanya tersisa kami bertiga di kamar ini! dimana mereka masih saja menatap wajah ku dengan tatapan berharap dan cemas! tapi entahlah,aku juga bingung!


__ADS_2