
"Mengapa aku seperti dekat dengan gadis tadi! gumam wanita paruh baya itu sambil terus berjalan melewati ruang ICU. Sementara Claudia kembali meraih ponselnya, lalu melihat nomor ponsel yang ia harapkan dapat membantu dirinya.
Tetapi ketika ia menghubungi seseorang yang ada di layar ponselnya, Tak ada satupun yang bersedia meminjamkan uangnya kepada Claudia. Hal itu membuat Claudia semakin khawatir, darimana dia mencari uang sebesar 30 juta biaya pengobatan ayahnya. Padahal biayanya itu, belum keseluruhan selama Tuan Thomson dirawat di rumah sakit.
Claudia kembali menghampiri Cleo yang masih setia berdiri di depan ruang ICU. "Sepertinya kamu sudah lelah lebih baik kamu pulang saja dan istirahat."ujar Claudia kepada Cleo yang masih tetap berada di sana menemani dirinya.
"Bagaimana mungkin aku meninggalkan kamu sendirian di sini.
"Aku tidak sendirian di sini banyak orang yang menemaniku. Apa kamu tidak melihat para suster dan dokter banyak berlalu-lalang di sini. Aku tidak ingin menjadi bebanmu lebih baik kamu pulang saja dan jika kamu ingin mengetahui perkembangan kesehatan papaku kamu bisa kembali besok.
Claudia meminta kepada Cleo untuk meninggalkannya saja di rumah sakit. tetapi Cleo tidak ingin meninggalkan Claudia. "saya akan tetap di sini menunggu kamu. menunggu sampai Tuan Thomson memiliki perkembangan kesehatannya. setidaknya ia sadar.
Claudia mau minta maaf kepada Cleo karena dirinya sudah merepotkan Cleo."Aku tidak tahu lagi bagaimana harus berterima kasih kepadamu. Kau terlalu baik kepadaku, Padahal kita baru saja kenal. Sedangkan yang sudah sangat lama mengenalku belum tentu bersikap seperti kamu yang begitu perhatian. Maaf aku tidak ingin membuat kamu repot lebih baik kamu pulang saja. Lagi-lagi Claudia meminta kepada Cleo untuk segera meninggalkan rumah sakit.
Cleo menggelengkan kepalanya menatap Claudia dengan tatapan seksama. Bola mata Claudia menatap Cleo dengan tatapan sendu pikirannya terpusat Bagaimana caranya Ia mendapatkan uang secepat mungkin untuk membiayai pengobatan ayahnya.
"Terserah kamu saja kalau kamu tidak ingin pulang. Yang pasti aku tidak memintamu untuk menemaniku di sini." ucap Claudia kepada Cleo dibalas anggukan dari.
__ADS_1
Keesokan harinya Claudia menghampiri bagian administrasi untuk menanyakan rekening biaya pengobatan Tuan Thomson hingga saat itu. Tetapi ketika Claudia bertanya kepada bagian administrasi, Claudia terenyak ketika mendengar bagian administrasi memberitahu kalau pembayaran pengobatan Tuan Thomson sudah lunas dibayar. Dan masih memiliki deposit beberapa puluh juta lagi membuat Claudia pun merasa heran
"Maaf mbak, tetapi saya merasa hanya deposit 20 juta dan saat ini saya periksa m-banking saya, uang sebesar 20 juta itu kembali masuk lagi uang sebesar 20 juta yang saya transfer kan kepada kalian.
Tetapi Mengapa Anda mengatakan kalau biaya pengobatan ayah saya sudah dibayar. bahkan memiliki deposit? tanya Claudia penuh selidik. "Maaf Nona, tetapi biaya pengobatan ayah anda sudah dibayar dan masih memiliki deposit. "Tetapi Siapa orang yang membayar biaya pengobatan saya." tanya claudia masih tidak mengetahuinya siapa. "Maaf Nona, orang yang membayar biaya pengobatan Tuan Thomson tidak ingin jati dirinya diketahui siapapun.
"Siapa yang membiayai pengobatan papa? gumamnya dalam hati sembari berjalan meninggalkan ruang administrasi berniat menghampiri Tuan Thomson, yang sudah berada di ruang rawat inap. Karena kondisi kesehatan Tuan Thomson sudah semakin baik.
Sementara Cleo yang sudah dibolak-balik disuruh Claudia untuk segera kembali ke rumah agar dapat istirahat dengan tenang Cleo pun kembali datang ke rumah sakit untuk sekedar melihat kondisi kesehatan Tuan Thomson. Cleo akhirnya bernapas Lega karena saat ini Tuan Thomson tidak berada di ruang ICU lagi, itu pertanda kondisi kesehatan Tuan Thomson sudah semakin membaik.
Bagaimana kondisi ayah kamu apa sudah baik-baik saja? Tanya Cleo kepada Claudia yang masih setia duduk di samping ayahnya.
Sementara Kenzo yang berada di rumah sakit menatap kebersamaan Cleo dan juga Claudia di sana.
tersembunyi rasa demi rasa, dalam belenggu jiwa Kenzo. Tersirat lewat air mata, mengalir seakan tak terasa. berharap bisa menutupi semua luka. ketika jemari terdiam membasuh air mata membenamkan wajah yang merah.
"Semoga lembaran-lembaran cinta antara Kenzo dengan Claudia dapat bertemu kembali dan bersama mengarungi lautan kehidupan. "gumam Kenzo dalam hati.
__ADS_1
Kenzo duduk di kursi ruang tunggu tanpa sepengetahuan Claudia dan Cleo. Ia tetap setia datang ke rumah sakit untuk memantau perkembangan kesehatan Tuan Thomson.
Kenzo menghela nafas panjang. bayang-bayang masa lalu yang ia jalani dengan Claudia terengangiang indah dipikirannya. Mengapa harus seperti ini? kesalahpahaman yang selama ini harus segera diselesaikan. Kenzo ingin sekali menjelaskan kepada Claudia. Mengenai apa yang terjadi antara hubungan Kenzo dengan Claudia di masa lalu.
"Entahlah apa yang terjadi sehingga hubungan antara Kenzo dengan Claudia kandas begitu saja. Padahal hubungannya dengan Kenzo bukanlah waktu yang singkat. menjalani hubungan selama 3 tahun itu tidak mudah. Membuat Claudia sulit melupakan penghianatan yang dilakukan oleh Kenzo terhadapnya. Lebih parahnya lagi Kenzo dituduh berselingkuh oleh Claudia dengan kakak sepupunya Norin.
Walaupun Kenzo berusaha untuk menjelaskan kepada Claudia, Claudia yang sudah terlanjur melihat Kenzo berpelukan dengan Norin. Tak ingin mendengar penjelasan Kenzo terlebih. Karena Claudia berpikir, dia pasti akan memberikan alasan yang tidak masuk di akal. Membuat Claudia pergi begitu saja meninggalkan Norin dan juga Kenzo di taman itu sekitar 10 bulan yang lalu.
Jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi. Kenzo memilih untuk meninggalkan Rumah Sakit, berlalu ke kantor ia selama ini ia Pimpin. Mengingat ia harus melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai CEO di perusahaan milik keluarganya. Sementara Cleo masih saja setia berada di rumah sakit.
Entahlah Apa memang bener tulus menemani Claudia di rumah sakit atau ada maksud terselubung, hanya Cleo yang tahu apa yang ada di dalam isi hatinya. Yang pasti saat ini,hati Claudia sangat damai ketika berada di dekat Cleo. Karena hanya Cleo yang memahami apa yang ada di dalam isi hati Claudia.
Claudia berlalu masuk ke ruang rawat inap Tuan Thomson. "Bagaimana kabar Papa saat ini apa baik-baik saja? tanya Claudia kepada Tuhan Thomson.
"Papa sudah agak baikan Kamu jangan terlalu mengkhawatirkan papa. lebih baik kamu istirahat sepertinya wajahmu sangat kusam itu artinya kau kurang tidur." ujar Tuan Thomson.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓