
Tuan Thomson sudah berusaha untuk mencari pekerjaan. Setelah aset miliknya sudah disita pihak bank. Tetapi di usia Tuan Atmaja yang sudah tidak muda lagi membuat setiap perusahaan enggan untuk mempekerjakannya.
"Sulit sekali mendapat pekerjaan saat ini!"
"Apa yang harus aku lakukan sekarang?
Ketika larut dalam lamunannya, Tuan Thomson melihat seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah mantan istrinya. Yang duduk di sebuah mobil mewah, bersama seorang pria yang saat ini menjadi suaminya.
"Riana!" gumam Tuan Thomson ketika melihat Nyonya Riana sedang duduk di mobil Lamborghini bersama seorang pria yang tidak lain merupakan salah satu pengusaha kaya raya di kota negara ini.
Tuan Thomson terus memperhatikan interaksi Nyonya Riana bersama suaminya yang tertawa lepas. Yang entah apa yang mereka tertawakan yang pasti Tuan Atmaja sama sekali tidak mengetahui.
Ketika mobil Lamborghini itu melewati Tuan Thomson, Tuan Thomson memilih untuk memalingkan wajahnya berharap Nyonya Riana tidak melihat dirinya disana. Setelah satu harian penuh,Tuan Thomson mencari pekerjaan. Tetapi tak kunjung mendapatkannya,ia memilih untuk kembali ke rumah.
Berharap putrinya yang selama ini ia besarkan sendiri,sudah tiba di rumah. tetapi Ketika tuan Thomson sudah tiba di rumah. Claudia belum juga pulang. Tuan Thomson melirik jarum jam sudah menunjukkan pukul 18.15. Seharusnya Claudia sudah pulang Tetapi, hingga saat ini Claudia belum tiba di rumah. Membuat Tuan Thomson mengkhawatirkan Claudia.
Tuan Thomson kembali meraih ponselnya. ingin menghubungi Claudia. Tuan Thomson melihat list kontak nomor ponsel milik Claudia. setelah Tuan Thomson menemukannya ia langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Berharap sambungan telepon seluler itu tersambung kepada putri kesayangannya.
"Claudia Aulia Thomson, Dimana berkas yang saya berikan kepadamu? tanya Kenzo kepada Claudia padahal Jam sudah menunjukkan pukul 18.00 lewat. Kedatangan Kenzo ke meja kerja Claudia, membuat dirinya terhenyak melihat lelaki yang ada di masa lalunya menghampiri dirinya.
"Dasar pria hidung belang datang datang marah-marah!" gumamnya dengan nada pelan tetapi Kenzo masih dapat mendengarnya.
"Apa?
"Tidak! Claudia langsung menggelengkan kepala ketika Kenzo kembali bertanya kepadanya.
__ADS_1
Lalu Claudia memberikan Yang Tumpukan file dan yang sudah ia perbaiki.
"Apa ini?
"Saya meminta kamu untuk revisi ini semua!"
"Maaf Tuan Kenzo yang terhormat. Tetapi setelah saya teliti, file-file ini sudah beberapa tahun yang lalu tidak digunakan lagi. untuk apa saya revisi lagi karena tidak akan digunakan. Tolong pakai akal sehat Tuan, jika Tuan membenci saya. hukum saya sesuai dengan kesalahan saya.
Dan untuk kali ini jam kerja Aku di kantor ini sudah selesai. Bahkan sudah lewat jam kerjanya. Anda boleh saja membenci saya, masalah pribadi tidak boleh dibawakan ke masalah pekerjaan. Anda melakukan itu berarti Anda tidak profesional dalam bekerja. Padahal anda menuntut saya untuk profesional kerja." sorot mata Claudia menatap Kenzo dengan tetapan Tajam.
Claudia bangkit berdiri lalu mereka sandang yang ada di atas meja karena ia Melihat jarum jam sudah menunjukkan pukul 19.30. itu artinya jam kerja Sudah lewat dari hal biasanya. Claudia melangkahkan kakinya melewati Kenzo begitu saja. Sementara Cleo sudah menunggu Claudia.
"Ini sudah malam lebih baik kamu saya antar. tidak bagus perempuan malam-malam jalan sendiri." tiba-tiba saja suara Cleo terdengar jelas di telinga Claudia. Claudia mengira kalau Cleo sudah pulang terlebih dahulu, ternyata Cleo menunggu Claudia diluar dari ruang kerjanya.
"Pak Cleo! kok pak Cleo belum pulang?
"Ayo kita pulang kamu saya antar." Cleo langsung meraih tangan Claudia keluar dari kantor sehingga Claudia sama sekali tidak bisa menolak.
Tatapan mata Kenzo menatap Cleo berpegangan tangan dengan Claudia begitu tajam bagaikan silet. Mereka sama sekali tidak mengetahui dari kejauhan kalau kentut memperhatikan interaksi keduanya. Ketika tiba di parkiran Cleo membuka pintu mobil miliknya dan meminta kepada Claudia untuk duduk di bangku depan tepat di sampingnya.
Claudia mengembangkan senyum manis membuat Cleo begitu nyaman menatap senyuman Manis dari Claudia. "Dimana alamat rumah kamu? Cleo bertanya kepada Claudia karena memang benar Cleo belum mengetahui Dimana tempat tinggal Claudia walaupun sudah dua minggu lamanya mereka berteman.
"Lurus saja, baru belok kanan di perempatan ada jalanan masuk komplek dari situ masuknya." Claudia menerangkan kepada Cleo tempat tinggal Claudia dengan Tuan Thomson.
"Wah ternyata kamu tinggal di sini, kok aku tidak tahu ya?
__ADS_1
"Memangnya kenapa?
"Aku juga tinggal di dekat sini lokasinya tidak jauh paling sekitar 500 meter lagi. Claudia hanya mengembangkan senyumnya menatap Cleo dengan tatapan seksama.
Claudia turun dari mobil milik Cleo. Ketika mobil Cleo sudah berhenti tepat di depan rumah yang selama ini ditempati oleh Claudia dengan Tuan Thomson . Sementara Tuan Thomson yang tampak gelisah, karena menunggu Putri satu-satunya kembali bekerja. Ia langsung menghampiri Claudia yang baru turun dari mobil milik Cleo.
"Kamu sudah pulang nak?
Claudia memberi salam kepada Tuan Thomson. sementara Cleo ikut memberi salam,
"Oh iya ayah kenalin ini Tuan Cleo, salah satu atasan Claudia di kantor. "Maaf Ayah Claudia agak telat pulang Soalnya ada kerjaan penting yang harus Claudia selesaikan di kantor.
"Tidak apa-apa, Yang penting kamu baik-baik saja kembali ke rumah itu sudah cukup bagi ayah karena hanya kamu harta kekayaan Ayah yang ayah miliki. Tuan Thomson langsung meraih tubuh Claudia memberikan pelukan hangat seorang ayah kepada putrinya.
Melihat kedekatan Claudia dengan Tuan Thomson, Cleo mengembangkan senyumnya."Om kalau begitu saya pamit dulu, Soalnya ini sudah malam. Takut mengganggu istirahat Claudia, mengingat hari ini Claudia pasti lelah satu harian beraktivitas di kantor.
Cleo masuk ke dalam mobil miliknya setelah memberi salam kepada Tuan Thomson.Ia Melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah utama keluarga Atmaja. setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit kemudian cleo tiba di rumah utama keluarga Atmaja. Disana sudah terparkir mobil Kenzo dengan manis.
"Kok mobil Kak Kenzo ada di sini? pertanyaan itu yang timbul di hati Cleo. Ketika melihat mobil Kenzo terparkir di sana. Padahal Kenzo jarang sekali pulang ke rumah utama keluarga Atmaja. Ia memilih menghabiskan waktunya tinggal di apartemen mewah miliknya, daripada harus kembali ke rumah utama.
Cleo masuk dengan Riang. Memberi salam kepada setiap orang yang ada di rumah utama itu."Hallo everybody! sapa Cleo sambil langsung melangkah masuk ke dalam kamarnya. Tanpa ada niatan bertegur sapa dengan Kenzo walaupun dirinya melihat Kenzo, duduk di sofa sedang menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta luar.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏