MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 42. TELEPON DARI RIANA_MBMM


__ADS_3

Tuan Thomson yang melihat kehadiran Claudia dan Kenzo di sana bangkit dari tempat duduknya. "Tumben kamu cepat pulang hari ini. ucap Thomson kepada Claudia yang melihat kehadiran Claudia di sana padahal jam baru menunjukkan pukul 17.15 WIB.


Aku sengaja cepat pulang karena ingin menghantarkan Ayah check up. Tuan Thomson menepuk jidatnya karena ia melupakan hal itu. "astaga Ayah lupa kalau jadwal check up ayah hari ini." ucap Tuan Thomson sambil mengembangkan senyumnya menatap Putri yang ia sayangi.


Tuan Thomson mempersilahkan Kenzo untuk duduk terlebih dahulu, sebelum dirinya bersiap untuk segera pergi ke sebuah praktek dokter spesialis yang menangani dirinya. karena karena tulang kaki Tuan Thomson belum bisa berfungsi dengan sempurna ia harus selalu sering check up ke dokter spesialis tulang.


"Silakan duduk nak Kenzo." ucap Tuan Thomson sambil berlalu ke kamar mempersiapkan diri untuk segera berangkat ke praktek dokter spesialis tulang yang biasa yang menangani Tuan Thomson.


Sementara di tempat lain, Nyonya Riana yang baru mendapat sambungan telepon seluler dari salah satu anak buahnya untuk mencari tahu tentang Claudia Aulia Thomson. Terhenyak mendengar kenyataan kalau Claudia yang bersama Kenzo datang ke kantor yang ia Pimpin selama ini, merupakan Putrinya yang ia tinggal semenjak kecil.


Nyonya Riana ingin sekali langsung menemui Claudia saat ini juga. Tetapi ia khawatir Kalau Tuan Thomson dan Claudia Aulia Thomson. tidak akan sudi bertemu dengannya lagi.


Nyonya Riana menghubungi Kenzo. Berniat untuk membicarakan rencananya mengenai rencana perjodohan antara Katy dengan Kenzo.


Di samping itu ia juga ingin menanyakan perihal tentang Claudia kepada Kenzo. Karena nyonya Riana mengetahui kalau Claudia saat ini bekerja di Atmaja group, merupakan asisten Kenzo sendiri.


Setidaknya Kenzo pasti mengetahui perkembangan Claudia selama ini. Tetapi Nyonya Riana tidak mengetahui kalau Kenzo dan Claudia saling mencintai walaupun hubungan mereka sempat kandas akibat kesalahpahaman yang terjadi antara Kenzo dengan Claudia.


Kring.....


Kring....


kring....


Suara Deringan ponsel milik Kenzo terdengar jelas di telinganya. Kenzo melihat di layar ponselnya kalau yang menghubungi dirinya Nyonya Riana. Kenzo mengerutkan keningnya. Ia tidak memahami mengapa Nyonya Riana tiba-tiba menghubungi dirinya sore itu.

__ADS_1


Kenzo menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya, agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Nyonya Riana.


Hallo assalamualaikum Sapa Kenzo di dalam sambungan telepon


"Iya selamat sore, Tuan Kenzo yang terhormat, ada sesuatu yang ingin saya bicarakan kepada Anda, Apakah Anda memiliki waktu saat ini?" tanya Nyonya Riana penuh selidik.


Berharap Kenzo malam itu bersedia menemuinya. Maaf nyonya Riana sepertinya untuk saat ini saya tidak bisa. Karena saya sedang berada di luar dengan kekasih saya." ucapnya yang mampu membuat Nyonya Riana mengerutkan keningnya


Padahal di tahun belakangan ini, ia tidak pernah mendengar kalau Kenzo memiliki seorang kekasih. Bahkan setiap kali Kenzo menghadiri pesta rekan bisnis, Kenzo tidak pernah datang berdua dengan seorang wanita Dia selalu datang bersama asistennya l ataupun Cleo saja.


"Kapan kira-kira ada waktu Tuan? ada perihal penting yang ingin saya bicarakan kepada anda." ucap Nyonya Riana berharap Kenzo miliki waktu bertemu dengan Nyonya Riana. "Memangnya Nyonya ingin membicarakan hal apa kepada saya? Saya jadi penasaran." sahut Kenzo yang merasa dirinya penasaran apa yang akan dibicarakan Nyonya Riana kepada dirinya.


Karena kalau masalah bisnis dia tidak mungkin sampai menghubunginya di sore hari.


Ketika Kenzo melihat kehadiran Claudia Aulia Thomson Disana, ia pun langsung memutuskan sambungan telepon selulernya kepada Nyonya Riana. Ia khawatir Claudia akan kesal kepadanya, Jika ia mengetahui Kenzo menerima sambungan telepon seluler dari wanita yang telah menyakiti hatinya.


Kenapa buru-buru dimatikan? Siapa yang menghubungimu apa dia kekasihmu? tanya Claudia penuh selidik. "Tidak, untuk apa kekasihku menghubungiku? karena kekasihku ada di sini sekarang." ucapnya sambil mengedipkan matanya sebelah ke arah Claudia. Membuat Claudia memonyongkan bibirnya.


"Siapa juga yang pacar kamu?" sahutnya kesal sambil memanggil Tuan Thomson agar mereka segera berangkat ke dokter spesialis yang selama ini menangani Tuan Thomson. Terlihat Tuan Thomson sudah keluar dari kamarnya menghampiri Claudia dan juga Kenzo di sana.


lebih baik kita segera pergi Nanti keburu ngantri, jika Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 malam ." ucap Claudia berharap mereka akan segera pergi menemui dokter spesialis tulang itu.


Di tempat lain tepatnya di kantor Atmaja Group. Cleo mencari keberadaan Claudia yang tidak ia temukan di meja kerjanya. "Diana Claudia dimana?


"Claudia sudah pulang duluan katanya iya buru-buru ingin menghantarkan ayahnya check up ke dokter spesialis." sahut Diana

__ADS_1


"Memangnya ayahnya sakit?


"Iya Beberapa bulan yang lalu Tuan Thomson disempret mobil, hingga membuat kakinya saat ini tidak berfungsi dengan baik. Sehingga Tuan Thomson masih membutuhkan perawatan." ucap Diana memberitahu kepada Cleo.


Tapi kenapa Claudia tidak pernah memberitahu kalau ayahnya sedang sakit?


"Kejadiannya sudah lama. Kondisi Tuan Thomson pun saat ini sudah membaik, hanya saja kakinya tidak bisa berjalan dengan sempurna. Masih butuh perawatan dari dokter, doakan saja agar Tuan Thomson segera sembuh.


Aku tahu beban yang dialami Claudia saat ini. Ia benar-benar membutuhkan dukungan dari kita teman-temannya. Setelah usaha percetakan yang dikelola oleh Tuan Thomson selama ini bangkrut, membuat Tuan Thomson saat ini tidak memiliki penghasilan apa-apa.


Hanya mengharapkan Claudia saja, untuk menghubungi kehidupan mereka sehari-hari. Diana tidak sengaja menceritakan kehidupan Claudia kepada Cleo. Membuat Cleo pun sedikit terenyuh mendengar cerita kehidupan Claudia. yang ternyata di balik keceriaan Claudia dan jutek Claudia, menyimpan luka yang dalam dan beban yang begitu berat. Cleo sungguh tidak menyangka apa yang dialami Claudia selama ini.


Cleo berniat untuk menemui Claudia di rumah sederhana yang selama ini ditempati oleh Claudia dan Tuan Thomson. Ia menghubungi Claudia melalui sambungan telepon selulernya. Ketika sambungan telepon seluler itu tersambung ia bertanya kepada Claudia keberadaan Claudia saat ini di mana.


ternyata Claudia sudah tidak ada di rumah dan berada di salah satu praktek dokter spesialis tulang. Mendengar jawaban dari Claudia Cleo mengurungkan niatnya untuk bertemu dengan Claudia.


Diana dan Cleo pun berlalu dari kantor Atmaja Group. Kau ingin pulang saat ini? tanya Cleo penuh selidik. "Iya aku ingin pulang. Kalau begitu kita bareng saja." ujar Cleo. Cleo ingin mengetahui lebih dalam lagi mengenai Claudia ia berharap mendapat informasi dari Claudia.


Tidak perlu Pak Cleo, saya membawa motor sendiri." ucap Diana menolak secara halus karena kebetulan Diana memang membawa motor miliknya yang selama ini setia menemani dirinya bepergian ke mana-mana.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


__ADS_2