
Hari ini lagi-lagi Claudia dipertemukan oleh Allah dengan Nyonya Riana. Pertemuan ini saat melakukan meeting bersama Kenzo di perusahaan yang dipimpin oleh Nyonya Riana. Kenzo dan Claudia berlalu meninggalkan perusahaan Atmaja group menuju perusahaan milik suami Nyonya Riana yang saat ini dipegang penuh oleh Nyonya Riana.
Kenzo juga sama sekali tidak mengetahui kalau Nyonya Riana itu merupakan ibu kandung dari Claudia. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit dari kantor Atmaja Group. Menuju perusahaan milik Nyonya Riana Mereka pun tiba di sana.
Claudia berjalan bersamaan dengan Kenzo. terlihat para karyawan karyawati yang bekerja di sana menatap kedatangan Kenzo dan Claudia ke perusahaan itu. "Itu kan Tuan Kenzo dari perusahaan Atmaja group, dan Yang di sebelahnya wanita itu siapa ya?" tanya salah satu karyawan yang sudah lama bekerja di perusahaan milik Nyonya Riana.
Yang mana Wanita itu sudah sangat lama menaruh hati kepada Kenzo. Tetapi sepertinya Kenzo seolah tidak mengetahuinya. wanita itu selalu berusaha untuk mencari perhatian dari Kenzo. Tetapi untuk kali ini, ia mengurungkan niatnya.
Karena Kenzo datang bersama seorang wanita. "Aku tidak akan membiarkan wanita itu dekat dengan Tuan Kenzo. Tidak ada seorang wanita pun selain aku Yang pantas mendampingi Tuan Kenzo." gumam salah satu petinggi perusahaan milik Nyonya Riana yang merupakan anak angkat dari Nyonya Riana.
Setelah melewati lorong kantor, Mereka pun tiba di ruang meeting. Terlihat Nyonya Riana sudah berada di ruang meeting,dan memberi salam kepada Kenzo dan juga Claudia. Claudia terhenyak melihat wanita yang ada di hadapannya. Ternyata Nyonya Riana ibu kandungnya sendiri. Tetapi sayangnya Nyonya Riana sama sekali tidak mengenali Claudia.
" Mama ini aku putrimu, Apakah kamu tidak mengenaliku? air bening memenuhi kedua kelopak mata Claudia ketika dirinya melihat sosok Nyonya Riana berada di hadapannya saat ini. Wanita yang selama ini dicari-cari oleh Claudia yang telah tega meninggalkannya Di Saat usianya masih kecil.
Ia sengaja memalingkan wajahnya agar Kenzo dan nyonya Riana tidak melihat air mengalir yang ada di wajah cantiknya. Dan agar orang-orang yang hadir di sana di ruang meeting tidak melihat dirinya yang sedang memikirkan sesuatu yang membuat dirinya sedih. Nyonya Riana sama sekali tidak menyadari itu. Tetapi ketika ia bersalaman dengan Claudia seolah-olah seperti ada ikatan batin di antara mereka.
"Kenapa wajah wanita ini tidak asing bagiku?" gumam NyonyaRiana sembari terus memperhatikan wajah Claudia yang duduk tepat di samping Kenzo. Terlihat Claudia sangat gelisah duduk di sana.
__ADS_1
" Kamu kenapa gelisah?" tanya Kenzo yang melihat kegelisahan di raut wajah Claudia. "Pak bisa tidak aku keluar saja? aku sudah menyiapkan bahan-bahan meeting kok.
Bapak Tenang saja, semuanya sudah aku atur. Tetapi lebih baik aku keluar dari sini." ucap Claudia membuat Kenzo merasa heran.
"Memangnya ada apa? Kenzo penasaran. Claudia langsung menggelengkan kepalanya ia tidak ingin memberitahu hal yang sebenarnya kepada Kenzo. "Ya sudah, kamu tenang saja tidak apa-apa. Tetap di sini Biarkan saya yang mempresentasikan semuanya." ucap Kenzo berusaha menenangkan Claudia.
Meeting itu telah usai dilakukan. Mereka pun sepakat tetap menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan yang dipimpin oleh Nyonya Riana. Ada senyum bahagia di wajah Kenzo dan juga Nyonya Riana, karena kedua perusahaan raksasa ini kembali meraih pendapatan yang sangat besar kalau mereka tetap menjalin hubungan kerjasama.
Setelah acara meeting itu telah usai, Nyonya Riana mengundang Kenzo dan claudia untuk mencicipi menu makanan yang sudah disediakan oleh pihak kantor yang ada di restoran yang lokasinya tidak jauh dari kantor, perusahaan yang dipimpin oleh Ia pun mengikuti Nyonya Riana bersama Claudia masuk ke salah satu restoran ternama
Ketika Nyonya Riana, Claudia dan Kenzo duduk bersama, di Satu meja yang sama. di restoran itu, terlihat Nyonya Riana memperhatikan Claudia dengan seksama. "Maaf kalau boleh tahu nama kamu siapa? sepertinya baru kali ini saya melihat kamu mendampingi Kenzo meeting bersama perusahaan ini." ucap Nyonya Riana bertanya kepada Claudia membuat Claudia seolah kesulitan untuk menjawab pertanyaan. Nyonya Riana.
Kenzo menganggukkan kepalanya pelan. Pertanda dirinya setuju memperkenalkan dirinya kepada Nyonya Riana. "Nama saya Riana Aulia Thomson Nyonya." sahut Claudia yang mampu membuat Nyonya Riana terhenyak. Seolah dia tidak percaya mendengar apa yang diucapkan wanita yang ada di hadapannya.
"Maaf siapa nama kamu tadi? Nyonya Riana kembali bertanya. Ia takut salah mendengar nama yang diucapkan oleh Claudia kepadanya.
"Nama saya Claudia Aulia Thompson." sahut Claudia sambil berusaha mengembangkan senyumnya menutupi segala apa yang ada di dalam isi hatinya.
__ADS_1
Rasa sakit yang ia rasakan pun ditutupinya.
Nyonya Riana terdiam mengingat anak kecil yang ditinggalkannya bersama mantan suaminya tuan Thomson dan memilih menikah dengan pengusaha kaya raya.
" Tapi Nyonya Riana berusaha untuk tidak menunjukkan keterkejutannya, mendengar nama Claudia Aulia Thomson
"Apa dia Putriku yang aku tinggal di bersama Thomson? gumamnya dalam hati sembari terus menatap Claudia dengan tatapan seksama.
Mereka pun menyantap menu makanan yang ada di hadapan Mereka masing-masing. terlihat Nyonya Riana terus memperhatikan sosok Claudia yang sedang menyantap menu makanan miliknya. Ingin sekali Nyonya Riana mau menanyakan sesuatu yang ada di dalam hatinya. Tetapi sepertinya ini bukan waktu yang tepat untuk menanyakan hal penting seperti yang ia rasakan saat ini.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak
__ADS_1