MY BOS MY MANTAN

MY BOS MY MANTAN
BAB 23. TAMPAN _MBMM


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 12.00 siang. ini adalah waktunya untuk semua karyawan-karyawati istirahat dan makan siang di kantin yang sudah tersedia termasuk Claudia. Gadis itu duduk berhadapan dengan Diana dan mengobrol seraya menunggu makanan yang mereka pesan datang.


Keduanya saling memandang satu sama lain sambil tersenyum manis dengan hati yang berbunga-bunga. Benar kedua gadis itu dipenuhi oleh khayalan dan angan-angan yang ingin mereka lewati bersama pasangan masing-masing. Meskipun saat ini Claudia dan Diana sedang menyandang status jomblo tetapi itu tidak masalah bagi mereka.


"Claudia, kayaknya aku jatuh cinta deh." ucap Diana sambil memegang pipinya tersipu malu.


"Ih kok bisa samaan sih? Claudia tersenyum manis menatap sahabatnya itu dengan Tatapan yang sulit diartikan.


"lihat deh, Diana menunjukkan sesuatu yang ada di dalam ponselnya kepada Claudia. Sehingga membuat Gadis itu berteriak. Terkejut melihat foto Ardiansyah dan juga Mario berada di layar ponsel milik sahabatnya itu.


"Arrght, Aku minta dong fotonya. Mau aku edit biar yang kelihatan cuman Ardiansyah saja.


"Ardiansyah?


"Yang mana?


Claudia menunjukkan foto Ardiansyah.


Syukurlah Diana bernapas lega. Untung saja pria tampan dengan senyuman manis yang Sejak pagi tadi, selalu terbayang di kepalanya tidak disukai oleh sang sahabat.


"Kalau yang ini namanya siapa?" Tanya Diana penuh selidik


"Yang ini namanya Mario, Adik paling bungsu Pak Ken. Orang paling nyebelin yang aku kenal. Jawab Claudia penuh kekesalan. karena sikap Kenzo, Cleo dan Mario sangatlah berbeda.


"Wah pantesan tampan banget. Rupanya adik Pak Ken. Diana mengangguk-anggukkan kepalanya, beda halnya dengan Claudia wajahnya tampak masam


"Tampan juga Ardiansyah, cuek-cuek gemesin gitu.

__ADS_1


"Menurutku sih, lebih tampan Mario daripada Ardiansyah


"Ardiansyah dong. teriak Claudia


"Oh no, tentunya Mario yang lebih tampan. kedua wanita itu saling memperdebatkan Siapa yang paling tampan di antara Mario dan juga Ardiansyah.


"Pak Kenzo!"


Claudia dan Diana Langsung berdiri dari Duduknya kala mendengar para karyawan wanita berteriak menyebut nama Kenzo


"Mana Pak Kenzo? tanya Claudia penuh selidik


"Ya, mana Pak Kenzo? Diana kembali mempertanyakan hal yang sama seperti yang ditanyakan Claudia kepada wanita wanita yang kebetulan ada di sana.


"Maksudnya, lebih tampan juga Pak Kenzo." sahut salah satu karyawan.


Hening....


Tidak ada jawaban sama sekali dari Claudia maupun Diana.


Claudia dan Diana terdiam. keduanya terasa seakan tak mampu mengeluarkan kata-kata untuk membalas pernyataan para karyawan lain.


Karena apa yang mereka katakan adalah benar adanya, dan tidak ada yang di lebih-lebihkan.


"Kalah kita,"gumam keduanya bersamaan sambil tersenyum. Cukup merasa mereka berdua kalah, akan penilaian yang mereka lakukan sebelumnya.


****

__ADS_1


Sore harinya Claudia dan Diana pulang bersama. Malam ini Diana akan menginap di rumah Claudia. Tak perlu menunggu waktu lama keduanya sudah sampai di kediaman Tuan Thomson, hanya dalam waktu kurang lebih 20 menit.


Setelah makan malam bersama Tuan Thomson, Claudia dan Diana duduk santai di dalam kamar sambil menikmati cemilan dan minuman dingin yang mereka beli sebelumnya di salah satu supermarket di dekat rumah.


Claudia, minta nomor ponsel Mario dong. please....., mohon Diana naik turunkan alisnya.


"Aku saja belum sempat kenalan sama Ardiansyah, gara-gara lelaki brengsek itu muncul secara tiba-tiba."sahut Claudia kesal membayangkan Bagaimana Kenzo datang tiba-tiba menghampiri ketiganya ketika dirinya ingin berkenalan dengan Ardiansyah


"Sama teman aja kamu pelit banget sih, Claudia.


"Bukan karena pelit, tapi gimana caranya coba?


kamu kan lebih dekat sama Pak Kenzo ketimbang aku, pasti mudah dong dapatin nomor ponsel Mario. Please..., bantuin ya aku udah nggak tahan nih." rengek Diana.


Claudia mengerutkan keningnya, menatap sahabatnya dengan tatapan penuh tanya. nggak tahan apaan sih? ganjen banget sih kamu.


"Nggak tahan buat nikah he....he...he." tawa Diana.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman emak.


__ADS_1


__ADS_2