
Tuan Thomson berusaha mencari pekerjaan hari itu. Tiba-tiba ia melihat salah satu perusahaan ternama membutuhkan lowongan kerja yang kebetulan dapat dikuasai oleh Tuan Thomson. Tuan Thomson dengan sigap menghubungi nomor ponsel yang tertera di di kolom pengumuman lowongan kerja itu.
Ketika sambungan telepon seluler itu tersambung Tuan Thomson langsung, mengutarakan niatnya untuk bekerja di perusahaan yang dikelola oleh salah satu perusahaan percetakan besar di negaranya.
Berharap perusahaan percetakan itu, menerima Tuan Thomson bekerja untuk dapat membiayai segala kebutuhan mereka sehari-hari. Tetapi ketika Tuan Thomson memberikan identitasnya, pihak perusahaan itu kembali menolak mengingat usia Tuan Thomson sudah tidak memenuhi kriteria bekerja di perusahaan mereka.
"Dimana lagi Aku mencari pekerjaan? gumamnya sambil melangkah Kakinya, berjalan menelusuri jalanan ibu kota. Karena larut dalam pikirannya, Tuan Thomson tidak memperhatikan langkahnya hingga mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, menyerempet tubuh Tuan Thomson hingga tubuhnya terpental ke trotoar.
Sontak orang-orang yang berada di lokasi kejadian. menghampiri tubuh Tuan Thomson yang sudah tidak berdaya berlumuran darah. sementara mobil yang menabrak Tuan Thomson pergi begitu saja melaju kencang.
"Ya ampun kasihan banget orang ini,kita langsung bawa saja ke rumah sakit. Salah satu saksi mata meminta kepada orang-orang yang ada di sana untuk segera membawa Tuan Thomson ke rumah sakit. Mereka pun langsung membawa Tuan Thomson ke rumah sakit dengan menggunakan taksi yang kebetulan mangkal di daerah itu.
****
Tuan Thomson saat ini sudah berada di rumah sakit. Terlihat dokter dan suster di sana berusaha untuk menghentikan darah yang keluar dari luka tubuh Tuan Thomson. Tuan Thomson banyak kehilangan darah karena hantaman mobil melaju kencang membuat tubuh Tuan Thomson terpental ke trotoar sejauh 5 meter.
"Tolong hubungi keluarga korban, Kami harus mendapatkan persetujuan dari mereka untuk melakukan tindakan operasi. "salah satu dokter yang bertugas menangani Tuan Thomson meminta kepada suster yang ada di sana untuk segera menghubungi keluarga korban.
Pihak kepolisian juga sudah datang ketika mendapat informasi bahwa terjadi laka lantas di lokasi tempat Tuan Thomson mengalami kecelakaan. "Pihak Kepolisian meminta kabar dokter dan suster di sana untuk segera menangani korban dan setelah diperiksa ditunggu korban terdapat sebuah ponsel dan juga dompet milik Tuan Thomson.
Pihak kepolisian memeriksa ponsel milik Tuan Thomson Berharap ada nomor yang tertera yang dapat dihubungi di sana. Terlihat di list contact ponsel milik Tuan Thomson, nomor ponsel milik Claudia. Pihak kepolisian berlangsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponsel Tuan Thomson.
kring.....
kring.....
__ADS_1
kring.....
Suara deringan ponsel milik Claudia terdengar jelas di telinganya. Ia melihat nomor ponsel Tuan Thomson yang menghubungi dirinya.
"Ada apa Papa menghubungiku? gumamnya sambil menekan tombol hijau agar sambungan telepon seluler tersambung kepadanya.
"Hello Selamat siang pa, sapa Claudia di dalam sambungan telepon selulernya.
"Maaf apa ini keluarga dari Tuan Thomson?
"Deg....
Jantung Claudia langsung berdegup kencang ketika nomor ponsel milik Tuan Thomson yang menghubungi dirinya,tetapi ketika ia menyambungkan sambungan telepon selulernya, bukan suara Tuan Thomson yang ia dengar membuat dirinya sangat khawatir.
"Begini Nona Claudia, kami dari pihak kepolisian memberitahu Kalau Tuan Thomson saat ini berada di rumah sakit karena mengalami kecelakaan dan diharapkan agar Nona Claudia segera ke rumah sakit."
Mendengar Tuan Thomson mengalami kecelakaan, rasanya langit seolah runtuh menimpa tubuh Claudia. Ia tidak mampu berkata-kata. Claudia hanya menjerit dan menangis membuat rekan-rekan kerjanya pun langsung menghampiri Claudia.
"Ada apa Claudia Apa yang terjadi? tanya Diana Langsung menghampiri Claudia karena terhenyak mendengar suara jeritan tangis Claudia. "Papaku mengalami kecelakaan, Baru saja kami ditimpa masalah sudah datang masalah baru lagi. Aku akan segera ke rumah sakit, tolong gantikan aku mengerjakan tugas-tugas ku." Ucap Claudia memohon kepada Diana agar Diana yang menggantikan dirinya mengerjakan tugas yang diberikan Kenzo kepadanya.
Claudia berlari keluar sambil terus menangis. Cleo yang melihat Claudia berlari keluar pun langsung menghampirinya. "Ada apa Claudia cerita kepadaku." teriak Cleo yang tiba-tiba datang menghampirinya.
"Aku harus segera ke rumah sakit sekarang. papaku mengalami kecelakaan." sahut Claudia sambil terus menangis berniat untuk pergi ke rumah sakit dengan menggunakan ojek online ataupun taksi online yang siapa saja yang tercepat yang dapat menghantarkan dirinya bertemu dengan papa yang paling ia sayangi.
"Sudah biarkan aku yang menghantarkan kamu.
__ADS_1
"Tapi kamu saat ini harus bekerja. Bagaimana jika Tuan Kenzo memarahi Mu.
"Sudah, tidak perlu dipikirkan yang penting sekarang kamu cepat tiba di rumah sakit. karena pihak rumah sakit membutuhkan kamu menandatangani persetujuan seperti yang kamu ucapkan sebelumnya.
Claudia mengangguk paham lalu ia pun masuk ke dalam mobil milik Cleo dan Cleo melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju rumah sakit dimana Tuan Thomson dirawat saat ini.
Saat Claudia sudah tiba disana, Ia melihat Tuan Thomson sudah berada di ruang operasi, karena pihak rumah sakit sudah mempersiapkan segalanya hanya meminta tanda tangan persetujuan dari Claudia.
"Tolong selamatkan Papa saya. hanya papa saya yang saya punya. Saya tidak memiliki siapa-siapa lagi." jeritan tangis Claudia yang mampu membuat orang orang di sana tidak mampu membendung air matanya. Termasuk saksi-saksi mata yang menyaksikan kejadian.
"Yang sabar Nona, berdoa agar Tuan Thomson dapat selamat dari masa masa sulitnya." ujar salah satu pria yang ikut membantu Tuan Thomson membawa ke rumah sakit. Terlihat raut kegelisahan dan sedih di wajah Claudia.
Ia seolah tidak menahan bobot tubuhnya lagi Hingga Ia pun terduduk menekuk lututnya duduk di dinding, sambil terus menangis berdoa berharap Tuan Thomson dapat selamat.
"Ya Tuan sembuhkanlah papaku, hanya dia satu-satunya yang aku punya." Tangisnya meratapi nasib yang ia hadapi selama menjalani hidup. Lama sudah ia tidak mendapat kasih sayang dari seorang ibu.
Setelah ibunya memilih pergi meninggalkan mereka begitu saja dan memilih menikah dengan pria lain. Sungguh sangat tragis kehidupanku, Mengapa Tuhan memberikan cobaan berat seperti ini kepadaku. Apa salahku?" Claudia membatin Dia terlihat gelisah. Cleo menghampirinya, "Aku yakin Tuan Thomson pasti dapat bertahan. percayalah."ujar Cleo menenangkan hati Claudia.
Sementara di tempat lain, Kenzo yang tidak melihat sosok Claudia di meja kerjanya, menghubungi nomor ponsel Claudia. Tetapi ketika ia menghubunginya tak kunjung diangkat. Membuat Kenzo merasa geram dan semakin emosi. Kenzo jug mencari Cleo tetapi Cleo juga tidak ada di ruangannya karena kebetulan pagi tadi Kenzo sudah memecat Cleo.
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
JANGAN LUPA, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏
__ADS_1